Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Privasi Makin Ketat, Discord Kini Lindungi Semua Panggilan dengan Enkripsi End-to-End untuk Jutaan Pengguna

Andika Julia Perdana Putra • Kamis, 21 Mei 2026 | 15:58 WIB
Discord resmi memperketat privasi pengguna! Kini seluruh voice call dan video call dilindungi enkripsi end-to-end, bahkan Discord sendiri tak bisa mengakses isi percakapan. (LifeHacker/Pinterest)
Discord resmi memperketat privasi pengguna! Kini seluruh voice call dan video call dilindungi enkripsi end-to-end, bahkan Discord sendiri tak bisa mengakses isi percakapan. (LifeHacker/Pinterest)

RADARBONANG.ID - Platform komunikasi populer Discord resmi memperluas sistem keamanan privasinya dengan menghadirkan enkripsi end-to-end (E2EE) untuk seluruh layanan panggilan suara dan video.

Langkah ini membuat percakapan pengguna kini hanya dapat diakses oleh pihak yang terlibat dalam panggilan, tanpa campur tangan Discord maupun pihak ketiga lainnya.

Kebijakan baru tersebut langsung menjadi sorotan di industri teknologi karena hadir di tengah tren sejumlah platform digital yang justru mulai mengurangi penerapan fitur privasi serupa.

Baca Juga: Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 305,5 Triliun hingga April 2026, Begini Penjelasan Kemenkeu soal Kondisi APBN

Discord menegaskan bahwa sistem enkripsi terbaru ini otomatis aktif untuk seluruh pengguna tanpa perlu pengaturan tambahan.

Dengan begitu, voice call dan video call kini memiliki lapisan keamanan yang jauh lebih ketat dibanding sebelumnya.

Discord Perkuat Privasi Pengguna di Tengah Tren Berbeda

Dalam beberapa tahun terakhir, isu privasi digital semakin menjadi perhatian publik.

Pengguna internet kini semakin sadar bahwa data percakapan pribadi memiliki nilai yang sangat sensitif.

Di saat beberapa perusahaan teknologi mulai mengurangi fitur enkripsi, Discord justru mengambil arah berbeda dengan memperluas perlindungan privasi secara menyeluruh.

Awal tahun ini, Meta diketahui mulai menghentikan fitur pesan terenkripsi pada DM Instagram di sejumlah layanan tertentu.

Sementara TikTok juga sempat menyatakan tidak akan menerapkan sistem enkripsi end-to-end pada layanan pesan langsungnya setelah berstatus sebagai perusahaan Amerika Serikat.

Langkah Discord ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa privasi komunikasi digital masih menjadi kebutuhan utama bagi pengguna internet modern.

Seluruh Voice dan Video Call Kini Diamankan

Discord sebenarnya telah menguji sistem E2EE sejak tahun 2024. Namun kini fitur tersebut resmi diterapkan secara luas untuk seluruh pengguna platform.

Dengan teknologi ini, isi percakapan suara maupun video tidak dapat dibaca oleh server Discord karena data hanya bisa diakses melalui perangkat pengguna yang terlibat langsung dalam panggilan.

Artinya, bahkan pihak internal Discord pun tidak dapat melihat atau mendengar isi komunikasi pengguna.

Meski demikian, Discord menjelaskan bahwa sistem enkripsi ini belum berlaku untuk layanan tertentu seperti Stage Channels yang memiliki mekanisme komunikasi berbeda.

Tidak Perlu Aktivasi Manual

Salah satu hal yang dianggap memudahkan pengguna adalah fitur keamanan ini langsung aktif secara otomatis.

Wakil Presiden Teknologi Inti Discord, Mark Smith, menyebut sistem keamanan terbaru ini sengaja dirancang agar pengguna tidak perlu repot mengatur perlindungan privasi secara manual.

Menurutnya, enkripsi kini menjadi standar baru dalam komunikasi digital modern.

Dengan pendekatan tersebut, pengguna dapat langsung menikmati perlindungan privasi tanpa harus memahami pengaturan teknis yang rumit.

Jadi Kemenangan Besar untuk Privasi Digital

Penerapan E2EE di Discord dinilai sebagai langkah besar dalam menjaga keamanan komunikasi daring.

Hal ini cukup penting mengingat Discord memiliki ratusan juta pengguna aktif di seluruh dunia yang menggunakan platform tersebut untuk berbagai kebutuhan.

Tidak hanya komunitas gamer, Discord kini juga dipakai untuk:

Karena itu, keamanan data percakapan menjadi isu yang semakin krusial.

Dengan sistem enkripsi penuh, pengguna kini memiliki perlindungan lebih baik terhadap potensi penyadapan, pencurian data, hingga kebocoran percakapan pribadi.

Industri Teknologi Mulai Terpecah Soal Privasi

Langkah Discord juga memperlihatkan bagaimana industri teknologi kini memiliki pendekatan berbeda terhadap privasi pengguna.

Sebagian perusahaan mulai memperketat perlindungan data, sementara lainnya memilih mengurangi fitur enkripsi demi alasan regulasi maupun pengawasan konten.

Apple misalnya, baru-baru ini turut memperluas sistem keamanan dengan mengenkripsi pesan berbasis RCS agar komunikasi antara pengguna iPhone dan Android menjadi lebih aman.

Situasi ini menunjukkan bahwa privasi digital kini menjadi salah satu isu paling penting dalam perkembangan teknologi global.

Pengguna Semakin Peduli Keamanan Data

Perubahan perilaku pengguna internet juga ikut mendorong perusahaan teknologi meningkatkan keamanan layanan mereka.

Kini banyak orang mulai lebih sadar bahwa percakapan digital bukan sekadar pesan biasa, tetapi bagian dari data pribadi yang perlu dilindungi.

Kekhawatiran soal:

Discord tampaknya membaca perubahan tersebut dan memilih memperkuat kepercayaan pengguna melalui sistem perlindungan privasi yang lebih ketat.

Baca Juga: Gen Z Makin Sering Menahan Perasaan Lewat Chat, Fenomena “Typing…” Disebut Bisa Merusak Hubungan

Privasi Digital Jadi Standar Baru

Keputusan Discord menghadirkan E2EE secara otomatis menandai perubahan besar dalam dunia komunikasi digital.

Jika sebelumnya fitur privasi dianggap sebagai tambahan, kini perlindungan data mulai dipandang sebagai kebutuhan utama pengguna internet modern.

Dan di tengah semakin tingginya aktivitas komunikasi online, langkah Discord ini memperlihatkan bahwa keamanan percakapan digital kemungkinan akan menjadi standar baru di masa depan, bukan lagi sekadar fitur tambahan. (*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#enkripsi end-to-end #panggilan Discord #fitur keamanan Discord #Discord #privasi digital