RADARBONANG.ID – WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur privasi baru yang memungkinkan pesan teks otomatis terhapus setelah dibaca oleh penerima.
Fitur tersebut saat ini masih dalam tahap uji coba terbatas untuk sebagian pengguna beta di perangkat iPhone.
Informasi mengenai pengembangan fitur ini pertama kali ditemukan oleh WABetaInfo, platform yang kerap membocorkan pembaruan terbaru WhatsApp sebelum dirilis secara resmi.
Baca Juga: Apa Itu Haji Khusus? Ini Perbedaan Haji Plus dan Haji Reguler yang Wajib Dipahami Calon Jemaah
Menurut laporan tersebut, fitur baru itu muncul pada WhatsApp beta iOS versi 26.19.10.72 dengan nama View-Once Disappearing Messages.
Pesan Bisa Hilang Setelah Dibaca
Fitur ini memungkinkan pengguna menentukan agar pesan teks hanya dapat dilihat sementara sebelum akhirnya otomatis terhapus.
Pengguna dapat mengaktifkannya melalui menu Default Message Timer lalu memilih opsi After Reading atau “Setelah Dibaca”.
Melalui pengaturan tersebut, pengirim bisa menentukan durasi berapa lama pesan akan bertahan setelah dibuka oleh penerima.
Pilihan waktunya cukup beragam, mulai dari lima menit, satu jam, hingga dua jam setelah pesan dibaca.
Cara kerja fitur ini dinilai cukup unik dibanding sistem pesan sementara yang sudah ada sebelumnya di WhatsApp.
Sebagai contoh, jika sebuah pesan dibuka pukul 10.10 dan pengaturan waktu yang dipilih adalah lima menit, maka pesan tersebut akan otomatis hilang pada pukul 10.15.
Hal serupa juga berlaku pada perangkat pengirim.
Pesan yang dikirim akan ikut terhapus sesuai durasi yang dipilih sejak pesan pertama kali dikirimkan.
Pesan Belum Dibuka Akan Hilang Setelah 24 Jam
WhatsApp juga menambahkan aturan tambahan untuk pesan yang belum sempat dibuka penerima.
Jika dalam waktu 24 jam pesan sama sekali tidak dibaca, maka sistem akan otomatis menghapus pesan tersebut.
Kebijakan ini dinilai dapat membantu menjaga keamanan percakapan agar tidak tersimpan terlalu lama di perangkat pengguna lain.
Fitur tersebut diperkirakan cocok digunakan untuk percakapan sensitif, informasi sementara, kode rahasia, atau pesan pribadi yang tidak ingin tersimpan permanen.
Mirip View Once untuk Foto dan Video
Konsep fitur baru ini sebenarnya bukan hal yang benar-benar asing bagi pengguna WhatsApp.
Sebelumnya, WhatsApp sudah menghadirkan fitur view once untuk foto dan video yang memungkinkan media hanya dapat dilihat satu kali sebelum hilang otomatis.
Kini konsep serupa mulai diterapkan untuk pesan teks biasa.
Langkah ini menunjukkan bahwa WhatsApp terus memperluas fitur privasi mereka di tengah meningkatnya perhatian pengguna terhadap keamanan data dan isi percakapan pribadi.
Banyak pengamat teknologi menilai fitur seperti ini akan semakin penting di era komunikasi digital modern.
WhatsApp Terus Fokus pada Privasi Pengguna
Dalam beberapa tahun terakhir, WhatsApp memang cukup agresif menghadirkan berbagai fitur keamanan tambahan.
Mulai dari pesan sementara, penguncian chat, perlindungan tangkapan layar untuk media tertentu, hingga peningkatan sistem enkripsi end-to-end.
Pengembangan fitur pesan teks sekali baca ini dinilai menjadi bagian dari strategi WhatsApp untuk memperkuat posisi mereka sebagai aplikasi pesan yang mengutamakan privasi pengguna.
Apalagi persaingan layanan pesan instan kini semakin ketat dengan hadirnya berbagai platform baru yang menawarkan fitur keamanan lebih canggih.
Belum Ada Jadwal Rilis Resmi
Meski fitur ini sudah muncul di versi beta iOS, WhatsApp hingga kini belum memberikan informasi resmi terkait jadwal peluncurannya secara global.
Belum diketahui pula kapan fitur tersebut akan tersedia untuk seluruh pengguna Android maupun iPhone.
Karena masih dalam tahap pengujian, ada kemungkinan WhatsApp masih akan melakukan perubahan pada sistem atau mekanisme penggunaannya sebelum dirilis luas.
Namun kehadiran fitur ini sudah cukup menarik perhatian pengguna karena dianggap mampu memberikan kontrol lebih besar terhadap privasi percakapan pribadi.
Jika resmi diluncurkan nantinya, fitur pesan otomatis hilang setelah dibaca diperkirakan menjadi salah satu pembaruan paling menarik WhatsApp tahun ini.