Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Apple Siapkan Siri Mirip ChatGPT di iOS 27, Bisa Hapus Riwayat Percakapan Otomatis demi Privasi Pengguna

Andika Julia Perdana Putra • Selasa, 19 Mei 2026 | 10:13 WIB
Apple santer diberitakan tengah menyiapkan Siri sebagai aplikasi mandiri yang dapat menghapus riwayat percakapan otomatis.  (Sumber: Siecle Digital)
Apple santer diberitakan tengah menyiapkan Siri sebagai aplikasi mandiri yang dapat menghapus riwayat percakapan otomatis. (Sumber: Siecle Digital)

RADARBONANG.ID Apple dikabarkan tengah menyiapkan perubahan besar untuk asisten virtual mereka, Siri, melalui pembaruan terbaru yang disebut bakal diperkenalkan dalam ajang tahunan Worldwide Developers Conference 2026 pada 8 Juni mendatang.

Salah satu fitur yang paling mencuri perhatian adalah kemampuan Siri untuk menghapus riwayat percakapan secara otomatis sebagai bagian dari peningkatan perlindungan privasi pengguna.

Laporan terbaru dari jurnalis teknologi ternama, Mark Gurman, menyebut Siri versi baru akan hadir dengan tampilan dan pengalaman penggunaan yang jauh berbeda dibanding generasi sebelumnya.

Baca Juga: Pasar Saham RI Merosot Tajam, Purbaya Yudhi Sadewa Minta Investor Tak Panik dan Fokus ke Fundamental

Siri Baru Disebut Mirip ChatGPT

Dalam laporan tersebut, Siri dikabarkan bakal tampil sebagai aplikasi mandiri dengan antarmuka menyerupai chatbot AI modern seperti ChatGPT.

Pengguna nantinya dapat melakukan percakapan yang lebih natural dan panjang layaknya menggunakan layanan chatbot berbasis kecerdasan buatan generatif.

Tidak hanya itu, Apple disebut akan menghadirkan sistem pengelolaan percakapan yang lebih fleksibel.

Pengguna bisa memilih apakah riwayat obrolan ingin disimpan selama 30 hari, satu tahun, atau bahkan permanen.

Selain itu, tersedia pula opsi untuk memulai percakapan baru tanpa membawa konteks chat sebelumnya.

Fitur tersebut dinilai menjadi langkah penting Apple untuk memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna terhadap data pribadi mereka.

Apple Fokus pada Privasi Pengguna

Pendekatan Apple terhadap pengembangan AI disebut berbeda dibanding banyak perusahaan teknologi lain.

Jika sebagian besar perusahaan AI mengandalkan data percakapan pengguna untuk melatih model kecerdasan buatan, Apple justru memilih pendekatan yang lebih ketat terkait privasi.

Perusahaan teknologi asal Cupertino itu dikabarkan menggunakan data sintetis untuk membantu pengembangan model AI mereka.

Dengan metode tersebut, data asli pengguna tidak digunakan secara langsung dalam proses pelatihan kecerdasan buatan.

Strategi ini sejalan dengan citra Apple yang selama bertahun-tahun dikenal menempatkan privasi sebagai salah satu fokus utama dalam ekosistem perangkat dan layanannya.

Banyak pengamat menilai langkah tersebut dapat menjadi nilai jual tersendiri di tengah meningkatnya kekhawatiran publik terkait keamanan data AI generatif.

Dukungan Unggah File dan Percakapan Lebih Interaktif

Selain fitur privasi, Siri generasi terbaru juga disebut membawa berbagai peningkatan kemampuan lain yang membuatnya semakin mirip chatbot AI modern.

Pengguna kabarnya dapat mengunggah file langsung ke dalam percakapan untuk dianalisis oleh Siri.

Antarmuka baru juga disebut memiliki tampilan daftar percakapan seperti aplikasi pesan instan sehingga memudahkan pengguna mengelola riwayat chat mereka.

Tidak hanya itu, Siri baru diyakini akan mendukung mode percakapan penuh yang memungkinkan interaksi lebih natural dan kontekstual.

Peningkatan ini menjadi bagian dari upaya Apple mengejar ketertinggalan dalam persaingan teknologi AI generatif yang saat ini didominasi berbagai perusahaan besar dunia.

Apple Disebut Akan Memanfaatkan Teknologi Gemini

Laporan yang beredar juga menyebut Apple kemungkinan memanfaatkan model AI Gemini milik Google untuk membantu meningkatkan kemampuan Siri.

Namun Apple disebut tetap mempertahankan kontrol ketat terhadap sistem pemrosesan data pengguna.

Perusahaan dikabarkan menjalankan proses AI melalui infrastruktur cloud pribadi mereka sendiri agar percakapan pengguna tidak langsung dikirim ke server Google untuk melatih model AI eksternal.

Langkah ini dianggap sebagai kompromi antara peningkatan kemampuan AI dan perlindungan privasi pengguna.

Apple tampaknya ingin memastikan integrasi AI tetap berjalan tanpa mengorbankan keamanan data pelanggan mereka.

Baca Juga: Insiden Neymar Ngamuk Warnai Kekalahan Santos dari Coritiba, Masa Depan di Timnas Brasil Kembali Disorot

Siri Baru Kemungkinan Masih Berstatus Beta

Meski membawa banyak fitur baru, Siri versi terbaru disebut kemungkinan masih akan dirilis dalam status beta ketika hadir di iOS 27.

Keputusan tersebut menunjukkan Apple masih berhati-hati dalam menyempurnakan teknologi AI generasi terbaru mereka.

Sebelumnya, pengembangan Siri generasi baru memang sempat dikabarkan mengalami beberapa penundaan karena Apple ingin memastikan kualitas dan stabilitas sistem sebelum dirilis secara luas.

Kini publik menantikan apakah WWDC 2026 benar-benar akan menjadi titik kebangkitan Siri di tengah persaingan ketat teknologi AI global.

Jika rumor ini terbukti benar, maka Siri berpotensi berubah dari sekadar asisten virtual biasa menjadi chatbot AI pintar yang mampu bersaing dengan layanan AI modern lainnya.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Apple Siri #Siri ChatGPT #WWDC 2026 #fitur AI Apple #iOS 27