RADARBONANG.ID - Microsoft resmi menghentikan fitur Copilot Mode yang sebelumnya tersedia di browser Microsoft Edge.
Namun penghentian tersebut bukan berarti teknologi AI Copilot dihapus dari Edge.
Sebaliknya, Microsoft justru mengintegrasikan berbagai kemampuan Copilot langsung ke dalam browser agar pengalaman pengguna terasa lebih praktis dan menyatu.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Microsoft untuk mengubah Edge menjadi browser berbasis kecerdasan buatan atau AI browser yang mampu membantu banyak aktivitas secara otomatis.
Kini, fitur-fitur AI tersebut tersedia baik di versi desktop maupun perangkat mobile.
Baca Juga: Spotify Investigasi Bug Misterius, Chromecast dan Speaker Nest Mendadak Hilang dari Spotify Connect
Copilot Kini Bisa Analisis Banyak Tab Sekaligus
Sebelumnya, Copilot Mode dikenal karena kemampuannya membantu pengguna menganalisis beberapa tab browser secara bersamaan.
Sebagai contoh, pengguna dapat meminta AI membandingkan spesifikasi atau harga produk dari beberapa halaman web tanpa harus membuka tab satu per satu secara manual.
Meski Copilot Mode sudah dihentikan, kemampuan tersebut kini tetap tersedia dan menjadi fitur bawaan langsung di dalam Edge.
Dengan sistem baru ini, pengguna tidak lagi perlu berpindah mode khusus untuk memakai bantuan AI saat browsing.
Fitur Journeys Kini Hadir di Mobile
Microsoft juga memperluas fitur bernama Journeys ke perangkat mobile.
Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna melanjutkan aktivitas browsing yang sebelumnya sempat tertunda.
Misalnya saat sedang merencanakan perjalanan, melakukan riset, atau mencari produk belanjaan tertentu.
Edge akan mengelompokkan riwayat pencarian dan aktivitas browsing secara otomatis berdasarkan topik tertentu agar lebih mudah ditemukan kembali.
Dengan begitu, pengguna tidak perlu repot mencari satu per satu halaman yang sebelumnya pernah dibuka.
Copilot Kini Bisa Melihat Layar dan Menerima Perintah Suara
Salah satu pembaruan paling menarik hadir melalui fitur Vision and Voice di Edge mobile.
Dengan izin pengguna, Copilot dapat melihat isi layar browser dan menerima instruksi suara secara langsung.
Fitur ini memungkinkan AI membantu menjelaskan isi halaman web, menjawab pertanyaan, atau memberikan informasi tambahan tanpa pengguna harus mengetik secara manual.
Microsoft menyebut fitur tersebut dirancang untuk menciptakan pengalaman browsing yang lebih praktis dan hands-free.
AI Kini Punya “Ingatan” Lebih Panjang
Pembaruan lain yang cukup menarik adalah kemampuan memori jangka panjang pada Copilot.
AI kini dapat memanfaatkan riwayat pencarian dan percakapan sebelumnya untuk memberikan jawaban yang lebih relevan dan personal.
Artinya, Copilot dapat mengingat konteks pembicaraan terdahulu baik di desktop maupun mobile.
Dengan sistem ini, pengalaman menggunakan AI terasa lebih natural karena pengguna tidak perlu terus mengulang konteks yang sama setiap kali membuka percakapan baru.
Ada Mode Belajar Khusus untuk Pelajar
Microsoft juga menambahkan fitur khusus bernama “Belajar dan Memahami” untuk pengguna pelajar.
Mode ini memungkinkan Copilot mengubah halaman referensi menjadi sesi belajar interaktif lengkap dengan kuis dan materi terpandu.
Pengguna cukup membuka halaman tertentu lalu mengetik instruksi seperti “Kuis saya tentang topik ini”.
Setelah itu, Copilot akan membuat pertanyaan dan materi pembelajaran berdasarkan isi halaman yang sedang dibuka.
Fitur ini dinilai bisa membantu siswa maupun mahasiswa belajar dengan cara yang lebih interaktif langsung dari browser.
Bisa Membantu Menulis dan Mengubah Nada Tulisan
Selain membantu browsing dan belajar, Copilot di Edge kini juga memiliki kemampuan sebagai asisten menulis.
Pengguna dapat meminta AI membuat draft tulisan, memperbaiki kalimat, menulis ulang paragraf, hingga menyesuaikan gaya bahasa sesuai kebutuhan.
Fitur ini bekerja langsung di dalam browser sehingga memudahkan pengguna saat menulis email, tugas, atau dokumen tertentu tanpa perlu membuka aplikasi tambahan.
Tab Browser Kini Bisa Diubah Jadi Podcast
Salah satu fitur unik yang juga diperkenalkan Microsoft adalah kemampuan mengubah halaman atau tab browser menjadi podcast audio.
Dengan fitur tersebut, pengguna bisa mendengarkan isi halaman seperti mendengarkan podcast biasa.
Namun sementara ini, fitur tersebut masih tersedia untuk pasar berbahasa Inggris.
Semua Fitur Tetap Bersifat Opsional
Meski menghadirkan banyak fitur AI baru, Microsoft menegaskan bahwa seluruh fitur Copilot di Edge tetap bersifat opsional.
Pengguna bebas menentukan fitur mana yang ingin digunakan melalui pengaturan browser.
Baca Juga: Kipas Angin Diduga Jadi Penyebab Rumah Terbakar di Cirebon, Akses Jalan Sempit Hambat Pemadaman
Hal ini dilakukan agar pengguna tetap memiliki kontrol penuh terhadap pengalaman browsing mereka, termasuk soal privasi dan penggunaan data.
Microsoft Semakin Serius Jadikan Edge Sebagai AI Browser
Langkah Microsoft mengintegrasikan Copilot secara langsung menunjukkan bahwa persaingan browser kini tidak lagi hanya soal kecepatan atau desain.
Kecerdasan buatan mulai menjadi bagian utama dalam pengalaman browsing modern.
Dengan berbagai fitur baru seperti analisis tab otomatis, asisten belajar, hingga kontrol suara, Edge kini semakin diposisikan sebagai browser AI yang mampu membantu berbagai aktivitas sehari-hari secara lebih cerdas dan efisien.
Editor : Muhammad Azlan Syah