Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Masuk Pasar Smartphone, OpenAI Kembangkan HP Berbasis AI dengan Chip Khusus dan Fitur Revolusioner

Andika Julia Perdana Putra • Rabu, 6 Mei 2026 | 14:03 WIB
OpenAI dikabarkan serius untuk memasuki pasar smartphone dunia. (Sumber: Abdul Halim/Pinterest)
OpenAI dikabarkan serius untuk memasuki pasar smartphone dunia. (Sumber: Abdul Halim/Pinterest)

RADARBONANG.ID – Ambisi OpenAI untuk masuk ke pasar smartphone kini semakin nyata.

Perusahaan teknologi yang dikenal lewat pengembangan kecerdasan buatan ini disebut tengah mempersiapkan ponsel berbasis AI yang ditargetkan mulai diproduksi massal pada paruh pertama tahun 2027.

Informasi ini diungkap oleh analis teknologi ternama, Ming-Chi Kuo, yang menyebut bahwa timeline tersebut lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Baca Juga: Jangan Dianggap Sepele! Ini Kesalahan Perawatan Kendaraan yang Bisa Bikin Biaya Servis Membengkak

Strategi Baru di Era Perangkat AI

Percepatan ini bukan tanpa alasan. OpenAI dinilai ingin memperkuat posisinya di kategori perangkat berbasis AI agent, sebuah segmen baru yang mulai berkembang pesat.

Selain itu, langkah ini juga dianggap sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan, termasuk kemungkinan menuju penawaran saham perdana (IPO).

Dengan masuk ke ranah perangkat keras, OpenAI tidak hanya bergantung pada software, tetapi juga bisa mengontrol pengalaman pengguna secara lebih menyeluruh.

MediaTek Jadi Kandidat Utama Chipset

Dari sisi teknologi, MediaTek disebut menjadi kandidat utama pemasok chipset, menggeser Qualcomm yang sebelumnya sempat dipertimbangkan.

Chip yang akan digunakan diperkirakan merupakan versi kustom dari seri Dimensity terbaru, yang diproduksi menggunakan teknologi N2P dari TSMC.

Teknologi ini dijadwalkan mulai tersedia pada paruh kedua 2026, sehingga memungkinkan perangkat siap diproduksi setahun setelahnya.

Fokus Utama pada Pemrosesan AI

Berbeda dengan smartphone pada umumnya, perangkat ini dirancang dengan fokus utama pada kemampuan AI.

Salah satu inovasi yang disiapkan adalah arsitektur dual NPU (Neural Processing Unit), yang memungkinkan perangkat menjalankan berbagai tugas AI secara bersamaan dengan lebih efisien.

Selain itu, dukungan RAM generasi baru LPDDR6 dan penyimpanan UFS 5.0 juga akan meningkatkan kecepatan serta efisiensi kinerja perangkat secara keseluruhan.

Kamera Lebih “Pintar” dengan AI

Kemampuan kamera juga menjadi salah satu sorotan utama.

Teknologi ISP terbaru dengan dukungan HDR canggih memungkinkan perangkat memahami lingkungan visual dengan lebih mendalam.

Artinya, ponsel tidak hanya mengambil gambar, tetapi juga “mengerti” konteks di sekitarnya.

Ini sejalan dengan konsep perangkat AI yang terus memantau dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengguna.

Tanpa Aplikasi, Semua Dikendalikan AI

Perubahan paling mencolok ada pada cara penggunaan. Perangkat ini disebut tidak lagi bergantung pada aplikasi seperti smartphone konvensional.

Sebagai gantinya, AI agent akan menjadi pusat kendali utama.

Pengguna cukup memberikan perintah, dan sistem akan langsung menjalankan tugas yang dibutuhkan tanpa harus membuka aplikasi tertentu.

Integrasi antara perangkat keras dan perangkat lunak juga dirancang lebih erat, termasuk dukungan pemrosesan berbasis cloud untuk menangani tugas berat.

Keamanan Data Jadi Prioritas

Di tengah kecanggihan tersebut, aspek keamanan tetap menjadi perhatian utama.

Teknologi seperti pKVM dan inline hashing disiapkan untuk melindungi data pengguna dari potensi ancaman.

Standar ini bahkan disebut mengikuti sistem keamanan yang sudah diterapkan pada perangkat Android modern saat ini.

Target Produksi dan Masa Depan Smartphone

Jika semua berjalan sesuai rencana, pengiriman perangkat ini diperkirakan bisa mencapai hingga 30 juta unit sepanjang periode 2027 hingga 2028.

Angka ini menunjukkan bahwa OpenAI cukup serius dalam memasuki pasar smartphone dan siap bersaing dengan pemain besar lainnya.

Baca Juga: Konten AI Makin Marak, Instagram Uji Label Khusus untuk Bedakan Kreator Manusia dan Virtual

Era Baru Smartphone Berbasis AI

Kehadiran ponsel AI dari OpenAI berpotensi mengubah cara manusia berinteraksi dengan teknologi.

Jika sebelumnya smartphone berpusat pada aplikasi, ke depan interaksi bisa menjadi lebih natural melalui AI yang memahami kebutuhan pengguna secara langsung.

Langkah ini menandai awal dari era baru perangkat pintar, di mana teknologi tidak hanya digunakan, tetapi juga mampu “memahami” penggunanya secara lebih dalam.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#openai smartphone #hp ai openai #chipset mediatek ai #ponsel masa depan #Teknologi AI Terbaru