Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Meta Perketat Pengawasan, Orang Tua Kini Bisa Pantau Aktivitas AI Remaja

Andika Julia Perdana Putra • Jumat, 24 April 2026 | 10:32 WIB
Meta menghadirkan fitur baru yang memungkinkan orang tua memantau aktivitas chatbot AI remaja secara lebih aman. (WirtschafWoche/Pinterest)
Meta menghadirkan fitur baru yang memungkinkan orang tua memantau aktivitas chatbot AI remaja secara lebih aman. (WirtschafWoche/Pinterest)

 

RADARBONANG.IDMeta kembali memperluas fitur keamanan digital bagi pengguna remaja.

Terbaru, perusahaan menghadirkan pembaruan pada sistem pengawasan orang tua yang memungkinkan pemantauan aktivitas percakapan dengan chatbot berbasis kecerdasan buatan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Meta dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih aman di tengah meningkatnya penggunaan teknologi AI oleh kalangan muda.

Baca Juga: Banyak Jemaah Lansia, Pemerintah Tekankan Pentingnya Jaga Stamina dan Tidak Berlebihan dalam Ibadah

Fitur “Wawasan” Jadi Alat Pemantauan Baru

Melalui fitur baru bernama “Wawasan”, orang tua kini dapat melihat gambaran topik yang dibicarakan anak mereka dengan Meta AI dalam tujuh hari terakhir.

Fitur ini telah tersedia di berbagai platform utama Meta seperti Facebook, Messenger, dan Instagram. Dengan integrasi tersebut, pemantauan dapat dilakukan secara lebih luas dalam satu ekosistem.

Hanya Tampilkan Kategori, Bukan Isi Percakapan

Dalam penerapannya, sistem tidak memperlihatkan isi percakapan secara langsung.

Sebagai gantinya, orang tua hanya dapat melihat kategori besar dari topik yang dibahas, seperti sekolah, hiburan, gaya hidup, hingga kesehatan dan kesejahteraan.

Detail tambahan juga disediakan dalam bentuk subkategori. Misalnya, topik gaya hidup dapat mencakup mode atau makanan, sementara kategori kesehatan meliputi kebugaran hingga kesehatan mental.

Pendekatan ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara pengawasan orang tua dan privasi remaja.

Diluncurkan Bertahap ke Berbagai Negara

Fitur ini mulai dirilis secara bertahap di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Kanada, dan Brasil.

Meta menargetkan ekspansi ke pasar global dalam beberapa pekan ke depan.

Peluncuran bertahap ini memungkinkan perusahaan untuk mengevaluasi efektivitas fitur sekaligus melakukan penyesuaian sebelum digunakan secara luas.

Respons atas Tekanan Isu Keselamatan Anak

Langkah Meta menghadirkan fitur ini tidak terlepas dari meningkatnya tekanan hukum terkait isu keselamatan anak di dunia digital.

Perusahaan sebelumnya bahkan sempat menghentikan akses remaja terhadap fitur “karakter AI”, yaitu chatbot dengan persona tertentu.

Keputusan tersebut diambil setelah muncul kekhawatiran mengenai potensi interaksi yang tidak sesuai bagi pengguna usia muda.

Gandeng Ahli untuk Pengembangan Lebih Aman

Selain menghadirkan fitur pengawasan, Meta juga mulai bekerja sama dengan berbagai lembaga riset untuk menyusun panduan komunikasi antara orang tua dan remaja terkait penggunaan AI.

Perusahaan juga membentuk Dewan Pakar Kesejahteraan AI yang bertugas memastikan pengembangan teknologi tetap memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan mental pengguna.

Baca Juga: Nge-Gym Mati-Matian Tapi Tidur Kacau? Siap-Siap Hasilmu Mandek! Ini Fakta yang Sering Diabaikan

Upaya Jaga Keseimbangan Teknologi dan Perlindungan

Dengan berbagai pembaruan ini, Meta berusaha menyeimbangkan antara inovasi teknologi dan perlindungan pengguna, khususnya remaja.

Kehadiran fitur pengawasan yang tidak terlalu invasif diharapkan dapat membantu orang tua tetap terlibat tanpa mengganggu privasi anak.

Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan, langkah ini menjadi sinyal bahwa perusahaan teknologi mulai lebih serius dalam menghadirkan sistem yang aman dan bertanggung jawab.

 
Editor : Muhammad Azlan Syah
#keamanan digital anak #Meta pengawasan remaja #fitur AI Meta terbaru #chatbot AI remaja #Meta AI update