Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Cryonics: Teknologi Membekukan Manusia demi “Hidup Kembali”, Sains atau Sekadar Harapan?

Amaliya Syafithri • 2026-03-30 15:14:49
Cryonics menjadi simbol ambisi manusia menaklukkan kematian dengan membekukan tubuh demi harapan hidup kembali di masa depan. (Teknologi Cryonics. Sumber: Adobe Stock)
Cryonics menjadi simbol ambisi manusia menaklukkan kematian dengan membekukan tubuh demi harapan hidup kembali di masa depan. (Teknologi Cryonics. Sumber: Adobe Stock)

 

RADARBONANG.ID – Gagasan tentang manusia yang dibekukan lalu dihidupkan kembali mungkin terdengar seperti cerita film fiksi ilmiah.

Namun, teknologi bernama Cryonics atau kriopreservasi memang benar-benar ada dan telah diterapkan pada ratusan orang di dunia.

Cryonics adalah metode penyimpanan tubuh manusia pada suhu sangat rendah setelah dinyatakan meninggal secara medis.

Tujuannya adalah menjaga struktur tubuh, khususnya otak, tetap utuh hingga suatu saat teknologi masa depan mampu memperbaiki kerusakan yang menyebabkan kematian.

Baca Juga: Hakim AS Berpihak ke Anthropic, Pemerintah Trump Dipaksa Cabut Label Risiko Rantai Pasok

Proses ini umumnya menggunakan nitrogen cair dengan suhu ekstrem sekitar -196°C, sehingga aktivitas biologis tubuh praktis berhenti.

Bagaimana Proses Pembekuan Dilakukan?

Dalam praktiknya, proses cryonics dimulai segera setelah seseorang dinyatakan meninggal secara hukum.

Tubuh kemudian didinginkan secara bertahap untuk mencegah kerusakan jaringan.

Selanjutnya, darah dalam tubuh digantikan dengan cairan khusus yang berfungsi sebagai cryoprotectant, yaitu zat yang membantu mencegah pembentukan kristal es yang dapat merusak sel.

Setelah itu, tubuh disimpan dalam tangki berisi nitrogen cair untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

Harapannya, di masa depan akan ada teknologi yang mampu “membangunkan” kembali individu tersebut.

Sudah Ratusan Orang Dibekukan

Menurut berbagai laporan, saat ini lebih dari 300 orang di seluruh dunia telah menjalani proses cryonics.

Selain itu, ribuan lainnya telah mendaftar untuk mengikuti prosedur ini setelah meninggal dunia.

Salah satu tokoh penting dalam sejarah cryonics adalah James Bedford, yang dibekukan pada tahun 1967.

 

Peran Organisasi Cryonics

Sejumlah organisasi terus menawarkan layanan ini, salah satunya adalah Cryonics Institute.

Mereka berpendapat bahwa meskipun teknologi untuk menghidupkan kembali manusia belum ada, kemajuan ilmu pengetahuan di masa depan bisa saja membuka kemungkinan tersebut.

Bagi para pendukungnya, cryonics bukan sekadar eksperimen, melainkan “kesempatan kedua” untuk hidup di masa depan yang lebih maju secara medis.

Kontroversi di Kalangan Ilmuwan

Meski terdengar menjanjikan, cryonics masih menuai banyak kontroversi.

Sebagian besar ilmuwan meragukan bahwa manusia dapat dihidupkan kembali setelah mengalami pembekuan ekstrem.

Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan keberhasilan cryonics pada manusia.

Bahkan, tantangan terbesar terletak pada kerusakan sel dan jaringan selama proses pembekuan dan pencairan kembali.

Selain itu, muncul pula pertanyaan etis dan filosofis, seperti apakah identitas dan kesadaran seseorang dapat benar-benar dipulihkan setelah “kematian” yang panjang.

Antara Sains dan Harapan

Bagi sebagian orang, cryonics adalah bentuk optimisme terhadap masa depan teknologi.

Namun bagi yang lain, metode ini masih dianggap sebagai spekulasi yang belum terbukti secara ilmiah.

Cryonics berada di persimpangan antara sains, teknologi, dan keyakinan terhadap kemajuan manusia.

Ia mencerminkan keinginan mendalam manusia untuk melampaui batas alami kehidupan.

Baca Juga: Kemenyan: Antara Stigma Mistis dan Manfaat Nyata bagi Kesehatan

Mungkinkah Manusia Hidup Kembali?

Dengan segala pro dan kontra yang ada, cryonics tetap menjadi topik yang menarik sekaligus kontroversial.

Teknologi ini telah membuktikan bahwa manusia bisa “dibekukan”, tetapi belum mampu menjawab pertanyaan terbesar: apakah mereka bisa hidup kembali?

Untuk saat ini, cryonics lebih tepat dipandang sebagai eksperimen ilmiah jangka panjang yang masih menunggu pembuktian di masa depan.(*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#cryonics adalah #teknologi pembekuan manusia #kriopreservasi #hidup kembali masa depan #cryonics Institute #James Bedford