Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Meta Hentikan Horizon Worlds di Headset VR, Pilih Fokus ke Aplikasi Ponsel

Andika Julia Perdana Putra • Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:05 WIB

Meta resmi tutup Horizon Worlds di perangkat Quest.
Meta resmi tutup Horizon Worlds di perangkat Quest.

RADARBONANG.ID - Meta Platforms sepertinya mulai memangkas habis ambisi untuk menguasai pasar VR.

Hal ini dibuktikan dengan pengumuman bahwa layanan dunia virtual Horizon Worlds tidak lagi dapat diakses melalui headset VR Quest.

Keputusan ini menandai perubahan strategis di internal Meta yang kini lebih memprioritaskan pengembangan aplikasi untuk platform mobile.

Dalam pemberitahuan ke pengguna, Meta menyebut Horizon Worlds tidak lagi tersedia di Quest Store mulai 31 Maret nanti.

Sejumlah dunia virtual yang sempat populer, seperti Horizon Central, Events Arena, Kaiju, dan Bobber Bay juga tidak akan dapat diakses oleh pemain.

Kemudian pada 15 Juni, aplikasi Horizon Worlds akan ditutup sepenuhnya oleh Meta.

Setelah tanggal tersebut, layanan ini hanya dapat diakses melalui aplikasi Meta Horizon yang tersedia di perangkat iOS dan Android.

Penutupan Fitur

Selain itu, Meta juga menghentikan beberapa fitur yang sebelumnya ada di platform tersebut.

Salah satu fitur yang ditutup adalah Hyperscape Capture, yang masih berstatus beta dan memungkinkan pengguna membuat serta berbagi pemindaian 3D dari lokasi dunia nyata.

Pengguna masih dapat mengakses hasil pindaian Hyperscape, tetapi tidak dapat membagikan atau mengunjungi lokasi tersebut bersama pengguna lain.

Seluruh fitur dalam Horizon Worlds, termasuk Meta Credit, avatar, serta item digital yang dibeli pengguna, akan dihapus bersamaan dengan penutupan platform ini untuk versi VR.

Sejarah dan Tantangan

Horizon Worlds merupakan proyek ambisius Meta dalam membangun Metaverse, sebuah dunia virtual yang terinspirasi dari novel Snow Crash karya Neal Stephenson.

Perusahaan bahkan mengganti nama dari Facebook menjadi Meta untuk menegaskan ambisinya pada proyek ini.

Namun, kenyataannya platform ini tidak pernah mencapai popularitas yang diharapkan dan sering mendapat kritik terkait desain avatar dan masalah kestabilan.

Fokus Baru Meta

Seiring waktu, Meta mulai mengalihkan investasinya ke teknologi AI dan kacamata pintar, sementara divisi Reality Labs yang mengembangkan VR mengalami pemangkasan karyawan.

Kendati begitu, Meta masih menegaskan komitmennya untuk mengembangkan perangkat VR masa depan, dan tetap menjadi salah satu investor utama di industri tersebut. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#meta #Headset VR #ios #horizon worlds #android