RADARBONANG.ID – Peta persaingan chatbot kecerdasan buatan di Amerika Serikat mendadak berubah arah.
Claude, chatbot besutan Anthropic, resmi melesat menjadi aplikasi paling banyak diunduh di App Store AS, menyalip dominasi ChatGPT dari OpenAI dan Gemini dan Google.
Data tersebut dilaporkan IDXChannel mengutip Mashable, menandai momen langka ketika preferensi publik bergeser bukan karena fitur semata, melainkan faktor politik dan etika kecerdasan buatan.
Sentimen Publik Jadi Bahan Bakar Lonjakan Claude
Lonjakan popularitas Claude disebut dipicu reaksi keras publik terhadap kerja sama OpenAI dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat.
Bagi sebagian masyarakat AS, kolaborasi tersebut memunculkan kekhawatiran serius: potensi pemanfaatan AI untuk pengawasan massal dan pengembangan senjata otonom.
Di titik inilah Anthropic mengambil posisi berbeda. Perusahaan tersebut sebelumnya menolak bermitra dengan Pentagon, dengan alasan etika penggunaan teknologi AI.
Keputusan itu justru menjadi magnet simpati publik. Claude dipersepsikan sebagai “alternatif bermoral” di tengah kekhawatiran arah industri AI yang makin dekat dengan militer.
Trump Murka, Pemerintah AS Bereaksi Keras
Sikap Anthropic rupanya tidak diterima semua pihak. Presiden AS Donald Trump secara terbuka melontarkan kritik tajam melalui Truth Social.
“Para fanatik sayap kiri di Anthropic telah membuat kesalahan besar dengan mencoba memaksa Departemen Perang untuk mematuhi ketentuan layanan mereka alih-alih konstitusi kita,” tulis Trump.
Tekanan berlanjut dari lingkaran keamanan nasional. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bahkan dikabarkan berencana melabeli Anthropic sebagai risiko rantai pasokan terhadap keamanan nasional—status yang berpotensi menekan bisnis perusahaan secara signifikan.
Migrasi Pengguna: Dari ChatGPT ke Claude
Alih-alih meredup, tekanan politik justru mendorong gelombang dukungan publik. Banyak pengguna AS secara terbuka memindahkan loyalitas mereka dari ChatGPT ke Claude sebagai bentuk sikap.
Dampaknya langsung terasa pada angka pertumbuhan. Juru bicara Anthropic mengatakan kepada Mashable bahwa:
- jumlah pengguna gratis melonjak lebih dari 60 persen sejak Januari,
- pendaftaran harian meningkat tiga kali lipat sejak November,
- dan pelanggan berbayar tumbuh lebih dari dua kali lipat sepanjang tahun ini.
Pertarungan AI Tak Lagi Soal Teknologi
Fenomena ini menegaskan bahwa persaingan chatbot global telah melampaui urusan kecanggihan model bahasa. Isu etika, relasi dengan negara, dan kepercayaan publik kini menjadi variabel penentu.
Claude mungkin unggul hari ini di App Store AS. Namun yang lebih penting, lonjakan ini menandai satu pesan jelas dari pengguna: di era AI, nilai dan sikap perusahaan ikut menentukan siapa yang dipercaya. (*)
Editor : Muhammad Azlan Syah