RADARBONANG.ID - Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini semakin melekat dalam kehidupan digital sehari-hari.
Bukan sekadar fitur tambahan, AI semakin dianggap alat penting bagi pengguna smartphone untuk menunjang produktivitas, kreativitas, dan interaksi sehari-hari.
Hal ini tercermin dari data terbaru penggunaan Galaxy AI pada perangkat flagship Samsung, yang menunjukkan peningkatan adopsi signifikan hingga mendekati 90 persen.
Berdasarkan data internal Samsung Electronics Indonesia, tingkat penggunaan Galaxy AI pada jajaran smartphone flagship melonjak dari 71,6 persen di 2024 menjadi 86,9 persen di 2025.
Baca Juga: Kenalan Lebih Dekat dengan Rambutan: Buah Tropis Manis yang Menyehatkan Tubuh
Angka itu berarti hampir 9 dari 10 pengguna flagship Samsung kini secara aktif mengandalkan kemampuan AI di perangkat mereka untuk membantu berbagai tugas harian.
Peningkatan ini menunjukkan perubahan perilaku konsumen dalam memanfaatkan teknologi.
AI tidak lagi dipandang sebagai gimmick, tetapi alat bantu nyata yang membantu menyelesaikan pekerjaan, mencari informasi, hingga mempercepat proses kreatif — semua tanpa harus berpindah-pindah aplikasi.
AI Bukan Sekadar Fitur Tambahan
Menurut Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, tingginya penggunaan Galaxy AI merupakan bukti bahwa AI telah menjadi bagian penting dari rutinitas digital penggunanya.
Galaxy AI membantu mempercepat proses kerja dan kreativitas dengan berbagai fitur pintar yang disediakan langsung dalam sistem operasi perangkat.
“Dalam dua tahun terakhir, Galaxy AI telah mengubah cara pengguna menyelesaikan aktivitas sehari-hari, baik untuk bekerja maupun berkreasi.
AI kini digunakan secara aktif untuk mempercepat proses, seperti mencari informasi tanpa berpindah aplikasi hingga merapikan konten dengan instan,” ujar Ilham.
Circle to Search Dominan di Antara Fitur AI
Salah satu fitur Galaxy AI yang paling populer adalah Circle to Search with Google.
Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan pencarian informasi hanya dengan menarik lingkaran di sekitar teks atau objek yang dilihat di layar.
Dengan cara ini, pengguna dapat memperoleh hasil pencarian secara instan tanpa harus keluar dari aplikasi yang sedang digunakan.
Selain Circle to Search, fitur lain seperti Photo Assist dan Generative Edit juga menjadi favorit pengguna.
Photo Assist membantu menyempurnakan foto secara cepat tanpa proses editing manual yang rumit.
Sementara Generative Edit memungkinkan pengguna memodifikasi elemen dalam gambar — seperti memindahkan objek atau memperhalus latar belakang — secara alami dan efisien.
AI Tingkatkan Produktivitas dan Kreativitas
Galaxy AI tidak hanya membantu pengguna dalam hal pencarian dan pengolahan gambar.
Fitur-fitur lain seperti Live Translate & Interpreter memungkinkan komunikasi lintas bahasa secara real-time, sangat berguna bagi mereka yang bekerja dengan klien internasional atau berkomunikasi dengan orang dari berbagai latar belakang bahasa.
Ada pula Transcript Assist, yang mampu merekam percakapan dan mengubahnya menjadi teks terstruktur secara otomatis.
Ini sangat membantu saat rapat atau diskusi penting, karena poin utama percakapan langsung terekam tanpa perlu mengetik secara manual.
Untuk membantu aktivitas sehari-hari, Galaxy AI juga menyediakan fitur Now Brief, yang secara proaktif menyajikan jadwal, pengingat, dan informasi penting dalam tampilan singkat. Hal ini memudahkan pengguna memprioritaskan tugas sejak pagi hari.
Peran Galaxy AI di Masa Depan
Integrasi AI ke dalam smartphone flagship Samsung menunjukkan tren yang lebih besar dalam industri teknologi: AI semakin menjadi elemen penting dalam perangkat mobile.
Dengan adopsi yang terus meningkat, AI membuka peluang bagi pengguna untuk bekerja lebih cerdas, bukan lebih lama.
Samsung sendiri berkomitmen untuk terus mengembangkan Galaxy AI agar lebih memahami konteks dan kebiasaan pengguna, sehingga sistem AI tidak hanya menjadi fitur tambahan, tetapi bagian integral dari pengalaman menggunakan smartphone sehari-hari.(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah