RADARBONANG.ID - Geely kembali mencatat tonggak sejarah dalam proyek Geely Future Mobility Constellation (GEESATCOM) dengan meluncurkan 11 satelit sekaligus ke bidang orbit keempat.
Peluncuran dilakukan dari perairan dekat Rizhao, Provinsi Shandong, Tiongkok, dan seluruh satelit dilaporkan telah menempati orbit yang ditetapkan serta beroperasi secara normal.
Keberhasilan ini menjadi langkah penting dalam pengembangan komunikasi Internet of Things (IoT) berbasis Low Earth Orbit (LEO), yang menjadi tulang punggung ekosistem mobilitas terpadu Bumi–Antariksa milik Geely Group.
Anak perusahaan dirgantara komersial Geely, Geespace, mengembangkan teknologi ini untuk mendukung otomatisasi dan konektivitas kendaraan melalui komunikasi satelit dan pemetaan presisi.
Jaringan satelit GEESATCOM memberikan suplai data penting bagi sistem asisten berkendara canggih (ADAS) serta platform kendaraan terkoneksi.
Tujuannya, meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan kenyamanan berkendara.
Selain itu, Geespace telah memasarkan chip komunikasi satelit serta modul posisi presisi yang kini terpasang di berbagai lini kendaraan Geely Group.
Dengan peluncuran terbaru ini, Geespace kini mengoperasikan 41 satelit aktif.
Target tahap pertama adalah 72 satelit pada akhir 2025, dengan rencana percepatan peluncuran hingga mencapai 64 satelit beroperasi dalam dua bulan ke depan.
Cakupan jaringan dirancang hampir global, hanya mengecualikan wilayah kutub.
Komunikasi satelit LEO yang dikembangkan GEESATCOM dirancang tidak hanya untuk kendaraan darat, tetapi juga untuk mobilitas udara perkotaan, operasi maritim, alat berat konstruksi, hingga infrastruktur energi.
Teknologi ini memungkinkan integrasi lintas sektor melalui jaringan IoT satelit yang selalu terhubung, memberikan layanan komunikasi andal bagi pengguna di seluruh dunia.
Hingga kini, Geespace telah menggandeng operator telekomunikasi di lebih dari 20 negara, termasuk di kawasan Timur Tengah, Asia Tenggara, Afrika, dan Amerika Latin.
Uji coba komersial menunjukkan tingkat keberhasilan 99,15 persen dengan ketersediaan jaringan yang menembus 99,97 persen.
Pencapaian ini selaras dengan visi Zhejiang Geely Holding Group, induk perusahaan Geely Auto Indonesia, untuk merevolusi pengalaman transportasi global melalui ekosistem mobilitas terpadu yang menghubungkan Bumi dan antariksa. (*)
Editor : Amin Fauzie