Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Apa Itu Payment ID Bank Indonesia? Berikut Penjelasan Manfaat dan Risiko yang Perlu Diwaspadai

Amin Fauzie • Selasa, 12 Agustus 2025 | 01:10 WIB
Payment ID, sebuah inovasi yang menghubungkan identitas transaksi digital dengan NIK yang akan diuji coba BI mulai 17 Agustus 2025. Foto adalah ilustrasi.
Payment ID, sebuah inovasi yang menghubungkan identitas transaksi digital dengan NIK yang akan diuji coba BI mulai 17 Agustus 2025. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID - Mulai 17 Agustus 2025, Bank Indonesia (BI) akan menguji coba sistem Payment ID, sebuah inovasi yang menghubungkan identitas transaksi digital dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Sistem ini diharapkan membawa transparansi dan efisiensi pada ekosistem keuangan, sekaligus menjadi fondasi penting dalam Indonesia Payment Systems Blueprint 2025 dan 2030.

Namun, di balik potensi besarnya, ada tantangan dan risiko yang wajib diantisipasi.

Apa Itu Payment ID?

Payment ID adalah identitas unik yang merekam setiap transaksi keuangan individu.

Basis datanya terintegrasi dengan NIK dan disimpan di pusat data milik BI.

Dengan persetujuan (consent) dari pemilik data, informasi ini dapat diakses oleh pihak ketiga seperti bank atau lembaga keuangan untuk berbagai keperluan, mulai dari penilaian kredit, verifikasi transaksi, hingga penyaluran bantuan sosial.

Manfaat Payment ID

Risiko Payment ID

Perlindungan Data dan Mekanisme Keamanan

BI memastikan setiap akses Payment ID memerlukan persetujuan dari pengguna.

Sistem ini juga tunduk pada UU Perlindungan Data Pribadi (UU No. 27 Tahun 2022), sehingga pemanfaatannya diawasi secara ketat.

Tahap awal Payment ID difokuskan untuk memverifikasi data penerima bansos non-tunai.

BI menegaskan bahwa implementasi penuh membutuhkan waktu beberapa tahun, disertai pengujian keamanan dan regulasi tambahan.

Pungkasnya, Payment ID adalah langkah strategis menuju ekosistem pembayaran digital yang lebih aman, terintegrasi, dan efisien.

Namun, tanpa perlindungan data yang kuat dan kesadaran literasi digital masyarakat, manfaatnya bisa tertutupi oleh risiko kebocoran data dan ancaman keamanan siber. (*)

Editor : Amin Fauzie
#Perlindungan Data #Mekanisme Keamanan #manfaat #bi #Apa Itu #nik #bank indonesia #Payment ID #identitas transaksi digital