RADARBONANG.ID - Banyak pengendara di Indonesia merasa motornya cepat rusak padahal umur baru 1–2 tahun.
Padahal, biang keladinya bukan karena kualitas motor, tapi kebiasaan kecil yang dianggap sepele tapi bikin mesin menjerit diam-diam.
Dari malas ganti oli sampai lupa periksa tekanan angin ban, inilah 9 kesalahan paling sering dilakukan pemilik kendaraan bermotor, terutama motor harian:
- Telat Ganti Oli Mesin
Masih banyak yang berpikir oli cukup diganti kalau sudah terasa berat. Padahal, oli itu darahnya mesin. Gantilah setiap 2.000–2.500 km atau sebulan sekali kalau motor dipakai tiap hari. - Lupa Cek Tekanan Angin Ban
Ban kempes bikin boros bensin dan cepat aus. Cek seminggu sekali dan sesuaikan tekanan angin sesuai standar pabrikan. - Aki Mulai Lemah Tapi Dibiarkan
Kalau starter sudah mulai berat, itu tanda aki mulai soak. Aki yang dibiarkan bisa bikin motor mati mendadak. - Rantai Berisik Berarti Waktunya Pelumasan
Rantai motor yang kering bikin suara kasar dan cepat aus. Beri pelumas rantai (chain lube) minimal seminggu sekali. - Jarang Dicuci Setelah Hujan
Air hujan bersifat asam, dan kalau dibiarkan bisa bikin karat. Cuci motor minimal seminggu sekali, apalagi habis hujan atau menerobos genangan. - Rem Sering Bunyi? Jangan Cuma Disemprot
Rem yang bunyi bisa berarti kampas aus atau cakram kotor. Jangan cuma disemprot air, tapi cek kampas rem setiap 5.000 km. - Isi BBM Asal-asalan
Gunakan bensin sesuai RON yang direkomendasikan. Motor keluaran terbaru biasanya butuh RON minimal 90–92. Salah isi, mesin bisa ngelitik! - Jarang Servis Berkala, Baru Ke Bengkel Saat Rusak
Banyak yang menunggu motor ngadat dulu baru ke bengkel. Idealnya, lakukan servis ringan tiap 2.000–3.000 km, servis besar tiap 10.000 km. - Gak Punya Catatan Servis
Catatan servis bantu ingat kapan terakhir ganti oli, rem, atau aki. Ini penting banget buat motor harian maupun yang mau dijual kembali.
Merawat motor itu gak harus mahal, tapi butuh konsistensi dan kepekaan.
Dari pada keluar jutaan karena kerusakan fatal, lebih baik rutin rawat motor dari sekarang.
Ingat, motor sehat bikin lebih hemat, irit, dan jauh lebih aman di jalan. (*)