Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Resmi Meluncur, Polytron Luxia: Laptop Lokal Rasa Global, Diproduksi di Kudus dengan TKDN 30%

Amin Fauzie • Rabu, 6 Agustus 2025 | 06:25 WIB
Peluncuran laptop Polytron Luxia di Jakarta Pusat pada Selasa (5/8).
Peluncuran laptop Polytron Luxia di Jakarta Pusat pada Selasa (5/8).

RADARBONANG.ID – Satu lagi gebrakan datang dari perusahaan elektronik lokal yang sudah melegenda di Indonesia.

Polytron resmi memperkenalkan lini laptop perdananya bertajuk Luxia, menandai debutnya di pasar laptop yang selama ini didominasi merek-merek luar negeri.

Peluncuran ini dilakukan pada Selasa, 5 Agustus 2025, di Jakarta, tepat menjelang ulang tahun ke-50 perusahaan tersebut.

Berbeda dari kebanyakan produk pesaing yang dirakit di luar negeri, seluruh seri Polytron Luxia diproduksi langsung di pabrik Polytron di Kudus, Jawa Tengah.

Menariknya, laptop ini sudah mengantongi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30 persen, membuktikan komitmen Polytron dalam mendukung industri nasional.

Berdsarkan keterangan perusahaan, Luxia bukan produk instan. Polytron telah melakukan riset mendalam sejak lima tahun terakhir untuk merancang laptop yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Riset itu bahkan telah dimulai sejak masa pandemi COVID-19.

Namun, peluncurannya baru direalisasikan tahun ini karena perusahaan menilai bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat, bertepatan dengan masa siklus pergantian laptop yang biasanya terjadi setiap 5 hingga 10 tahun.

Untuk urusan dapur pacu, Polytron Luxia tak main-main.

Ketiga modelnya dibekali dengan chipset Intel generasi ke-12, menjadikannya laptop lokal dengan performa yang mampu bersaing secara global.

Chip ini dipilih karena dinilai memiliki efisiensi dan tenaga optimal untuk penggunaan harian maupun kerja berat, sesuai dengan gaya hidup digital masyarakat masa kini.

Tiga Varian, Tiga Segmen

Luxia hadir dalam tiga varian yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang beragam:

Polytron memulai produksi Luxia dengan kapasitas 2.000 unit per bulan, namun fleksibel untuk ditingkatkan sesuai dengan respons pasar.

Langkah ini dinilai realistis untuk menguji permintaan, sembari terus memperluas jangkauan di tengah dominasi laptop impor.

Meski menjadi pemain baru di kategori laptop, Polytron percaya diri bersaing dengan merek-merek besar internasional.

Modal utamanya? Loyalitas konsumen yang telah terbangun selama lebih dari lima dekade kehadiran mereka di industri elektronik nasional.

Dengan kehadiran Polytron Luxia, pasar laptop Indonesia mendapat warna baru dari produsen dalam negeri yang sudah berpengalaman.

Laptop ini bukan sekadar produk baru, tapi juga simbol kebangkitan industri lokal di tengah persaingan global.

Kini, saatnya masyarakat Indonesia mendukung produk anak bangsa yang tak kalah dari buatan luar negeri. (*)

Editor : Amin Fauzie
#chipset Intel generasi ke 12 #segmen #laptop Indonesia #Performa #varian #Polytron Luxia