RADARBONANG.ID - Google Pixel 10, generasi terbaru dari lini smartphone premium milik Google, semakin ramai dibicarakan jelang peluncurannya.
Kali ini, rumor teknologi yang mencuat berasal dari sisi pengisian daya.
Kabarnya, Pixel 10 akan menjadi smartphone Android pertama dari Google yang mengadopsi Qi2 wireless charging, sebuah standar pengisian nirkabel yang menjanjikan kestabilan dan efisiensi daya yang lebih baik.
Teknologi Qi2 sendiri merupakan upgrade dari Qi konvensional yang telah banyak digunakan di berbagai perangkat Android.
Dengan fitur magnetic alignment, Qi2 membuat proses pengisian daya nirkabel menjadi lebih presisi—mirip dengan apa yang ditawarkan oleh MagSafe Apple di seri iPhone terbarunya.
Langkah Google mengintegrasikan Qi2 ke dalam Pixel 10 disebut-sebut sebagai strategi untuk memperkuat daya saingnya di pasar premium, sekaligus membuka jalan bagi ekosistem aksesori nirkabel yang lebih luas di Android.
Hal ini bisa mendorong lebih banyak produsen aksesori untuk mengembangkan docking, car charger, dan power bank berbasis magnetik.
Belum ada konfirmasi resmi dari pihak Google, tetapi bocoran yang tersebar di komunitas pengembang Android mengindikasikan dukungan Qi2 muncul dalam versi beta Android 15 yang terpasang di perangkat prototipe Pixel.
Dengan hadirnya teknologi ini, Pixel 10 bukan hanya mengandalkan kamera dan integrasi AI-nya, tetapi juga mulai menonjolkan sisi hardware dan kenyamanan penggunaan sehari-hari—sebuah hal yang selama ini lebih dominan di perangkat Apple.
Peluncuran Pixel 10 dijadwalkan dalam event “Made by Google” pada 20 Agustus 2025, bersamaan dengan pengenalan Pixel Watch 4 dan Pixel Buds 2A.
Editor : Adib Turmudzi