Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

OpenAI Luncurkan ChatGPT Agent: AI Canggih yang Diklaim Bisa Buat Presentasi Otomatis

Amin Fauzie • Sabtu, 19 Juli 2025 | 14:25 WIB
ChatGPT Agent diklaim bisa buat presentasi otomatis. Foto adalah ilustrasi.
ChatGPT Agent diklaim bisa buat presentasi otomatis. Foto adalah ilustrasi.


RADARBONANG.ID - OpenAI kembali mencuri perhatian dunia teknologi dengan peluncuran fitur terbaru dalam chatbot andalannya, ChatGPT.

Dikenal sebagai ChatGPT agent, fitur ini dirancang untuk menjalankan berbagai tugas kompleks atas nama pengguna, dari kebutuhan personal hingga proyek profesional.

Diluncurkan pada Kamis (17/7), fitur ini menjadi langkah nyata OpenAI dalam mewujudkan teknologi AI agent yang benar-benar bisa digunakan secara luas oleh publik.

Fitur ini memungkinkan chatbot tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga melakukan aksi nyata, seperti merencanakan menu makanan, memesan bahan-bahan secara online, hingga membuat presentasi bisnis.

ChatGPT agent menggabungkan dua layanan AI yang sebelumnya sudah diperkenalkan OpenAI, yaitu Operator, yang mampu menjelajah dan berinteraksi di internet layaknya manusia, serta Deep Research, tool khusus untuk melakukan riset daring yang kompleks.

Perusahaan yang bermarkas di San Francisco ini menyatakan bahwa ChatGPT agent sudah bisa diakses oleh pelanggan berbayar versi Pro, Plus, dan Team. Untuk pengguna korporat dan institusi pendidikan, fitur ini akan diperluas pada akhir musim panas 2025.

Dalam keterangannya, OpenAI menekankan bahwa tren pengembangan agent kini jadi fokus berbagai perusahaan teknologi besar.

Selain mereka, nama-nama seperti Microsoft—yang juga investor OpenAI—dan pesaing seperti Anthropic, turut menggarap agent sebagai solusi AI masa depan.

Mengutip Bloomberg, CEO OpenAI Sam Altman bahkan menyebut agent sebagai “terobosan besar berikutnya” dalam teknologi AI.

Altman berharap, alat ini bisa membantu manusia menjadi lebih produktif dengan menyederhanakan pekerjaan yang biasanya menguras waktu.

Meski begitu, teknologi ini masih belum sempurna. Dalam demonstrasi yang dilakukan pekan lalu, Neel Ajjarapu selaku Manajer Produk OpenAI, memberikan contoh konkret penggunaan ChatGPT agent: chatbot diperintahkan menjelajahi Etsy untuk mencari lampu vintage dengan harga terjangkau dan pengiriman gratis. Setelah itu, produk terbaik dimasukkan ke keranjang dan diberikan tautannya satu per satu.

Ajjarapu juga mengungkap bahwa tool ini sudah diuji untuk membuat file presentasi dan PowerPoint.

Namun, dia menekankan bahwa hasilnya lebih berupa draf kasar awal yang nantinya tetap perlu sentuhan manusia. Ini sejalan dengan layanan AI Microsoft untuk PowerPoint yang juga memiliki fungsi serupa.

Teknologi yang digunakan oleh ChatGPT agent memungkinkan AI menjalankan browser dan komputer virtual untuk menyelesaikan tugas, dengan kemampuan menerima umpan balik pengguna selama proses berlangsung.

Namun, karena sifatnya lebih kompleks dibandingkan percakapan biasa, waktu yang dibutuhkan pun bisa beberapa menit, tidak secepat interaksi real-time biasa dengan ChatGPT.

Meski menjanjikan, ChatGPT agent tetap memunculkan kekhawatiran soal keamanan.

OpenAI telah menyiapkan sistem yang membuat agent ini secara otomatis menolak tugas-tugas tertentu seperti aktivitas finansial atau hukum.

Beberapa tindakan, seperti melakukan pembelian, juga hanya bisa dilakukan setelah ada izin eksplisit dari pengguna.

Untuk hal-hal seperti menulis email, pengguna tetap diminta melakukan pengecekan ulang.

Chief Product Officer OpenAI, Kevin Weil, pun tak menutupi kekurangan dari teknologi ini.

“Ini jauh dari kata sempurna,” ujarnya saat demonstrasi. “Tapi saya rasa, jika enam atau dua belas bulan lalu kami bilang hal ini akan mungkin dilakukan hari ini, kami pasti sudah sangat antusias.”

Dengan peluncuran ChatGPT agent ini, OpenAI seakan mempertegas arah masa depan kecerdasan buatan: bukan sekadar menjawab, tapi melakukan.

Sebuah lompatan besar yang akan mengubah cara manusia bekerja dan berinteraksi dengan teknologi di era digital. (*)

Editor : Amin Fauzie
#openai #presentasi #operator #belanja online #otomatis #ChatGPT #AI Microsoft untuk PowerPoint