Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Sega Tancap Gas Ekspansi ke Asia! Gandeng Mitra Lokal, Bidik Pasar Mobile China & Asia Tenggara

Tulus Widodo • Sabtu, 5 Juli 2025 | 02:25 WIB
Sega Corporation kini menggarap pasar mobile dan PC yang sedang booming di Asia. Foto adalah ilustrasi.
Sega Corporation kini menggarap pasar mobile dan PC yang sedang booming di Asia. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID – Raksasa game asal Jepang, Sega Corporation, mulai memperluas langkah strategisnya ke kawasan Asia, khususnya China dan Asia Tenggara, untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasar domestik yang selama ini jadi tumpuan utama.

Lewat kemitraan internasional dan strategi diversifikasi platform, pemilik waralaba ikonik Sonic the Hedgehog itu kini tak lagi terpaku hanya pada game konsol, melainkan mulai agresif menggarap pasar mobile dan PC yang sedang booming di Asia.

Langkah besar ini sejalan dengan visi Presiden Sega Shuji Utsumi, yang menegaskan bahwa Sega kini tengah dalam transisi menuju pasar global yang lebih seimbang.

“Kami sebelumnya terlalu fokus pada game konsol. Sekarang, kami memperhatikan pasar konsol, PC, dan mobile gaming secara bersamaan,” ujar Utsumi dikutip dari bloombergtechnoz.com.

Tak tanggung-tanggung, lebih dari 50 persen pendapatan sektor game Sega saat ini berasal dari segmen mobile.

Angka itu bahkan terus tumbuh pesat melampaui performa game konsol maupun PC mereka.

Pendorong utama pertumbuhan ini adalah aksi korporasi induk mereka, Sega Sammy Holdings Inc., yang sukses mengakuisisi Rovio Entertainment Oyj, pengembang di balik franchise global Angry Birds, pada tahun 2023.

Utsumi menyebut, Angry Birds akan menjadi aset kunci dalam memperkuat lini mobile Sega dan memperluas jangkauan ke pengguna global—terutama generasi muda di kawasan Asia.

Meski memiliki basis kuat di pasar Barat seperti Amerika dan Eropa, Sega mengakui tantangan besar di Asia, khususnya di China yang memiliki ekosistem game tersendiri dan regulasi ketat.

Untuk menembus pasar tersebut, Sega telah menandatangani perjanjian lisensi dengan Longtu Game, publisher game ternama di China.

Perusahaan juga tengah menjajaki mitra lokal di negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, dan Vietnam.

“Saya kira progresnya berjalan baik. Tapi kami sadar, masuk ke pasar Asia bukan perkara instan. Butuh strategi lokal yang matang,” tegas Utsumi.

Tak hanya berfokus pada ekspansi, Sega juga tengah memoles kembali sejumlah waralaba game klasik yang dulu sempat berjaya, dan mulai membuka lisensi kekayaan intelektual (IP) mereka untuk dikembangkan lebih luas oleh studio mitra.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sinergi baru antara nostalgia pemain lama dan antusiasme gamer baru di platform mobile maupun PC.

Transformasi Sega kini bisa dibilang menyentuh semua lini platform digital: dari game konsol generasi baru, PC gaming, hingga mobile games berbasis Android dan iOS.

Pendekatan ini diproyeksi akan memperluas penetrasi pasar sekaligus membuka peluang monetisasi yang lebih besar.

Dengan lebih banyak IP global, dukungan dari Rovio, dan mitra lokal yang solid, Sega tampaknya siap kembali menjadi pemain utama industri game global, termasuk di kawasan Asia yang kini jadi medan pertarungan baru industri hiburan digital. (*)

Editor : Amin Fauzie
#PC #sedang booming di Asia #sega #pasar mobile #game #pasar global