Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Neuralink Berhasil Tanam Chip Otak pada Manusia, Kendalikan Kursor Hanya dengan Pikiran

Adib Turmudzi • Senin, 30 Juni 2025 | 15:10 WIB

Photo
Photo
RADARBONANG.ID - Neuralink, perusahaan neuroteknologi milik Elon Musk, menuai terobosan besar dalam uji klinis manusia.

Perusahaan ini berhasil menanam chip otak pertama dan pengguna kini mampu mengendalikan kursor komputer hanya lewat pikiran.

Pasien pertama, seorang pria ALS bernama Brad Smith, telah menggunakan chip untuk mengedit dan narasi video YouTube.

Teknologi ini memanfaatkan lebih dari 1.000 elektroda di bagian motor cortex untuk membaca sinyal neural.

Brad mengatakan ia mampu menggerakkan kursor MacBook Pro hanya dengan aktivitas pikiran seperti menjepit rahang atau menggerakkan lidah.

Ia juga dapat mengetik dan melakukan pengeditan video—sebuah lompatan besar dari teknologi eye-gaze sebelumnya.

Neuralink sebelumnya telah menanamkan chip pada Noland Arbaugh, pasien pertama pada Januari 2024.

Arbaugh sempat menunjukkan kemampuan dasar seperti menggerakkan kursor sebelum beberapa elektroda kehilangan koneksi setelah jaringan menyembuh.

Bagi Brad, chip ini memberikan kembali suara dan ekspresi dirinya.

AI sintetis dikombinasikan dengan rekaman suara asli sebelum ALS membuatnya bisu, memungkinkan narasi video secara natural.

Implementasi ini memberi harapan baru bagi penderita gangguan saraf dan ALS.

Teknologi ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan interaksi sosial mereka.

Namun, tantangan tetap ada.

Operasi otak dan integrasi elektroda memiliki risiko, dan teknologi masih dalam tahap awal pengujian.

Neuralink berencana melakukan evaluasi lebih lanjut dalam lima tahun ke depan—saat chip direncanakan akan dilepas.

Hasil ujiannya akan menjadi tolok ukur keamanan dan efektivitas teknologi BCI.

Langkah ini menunjukkan kemajuan pesat di bidang neuroteknologi.

Bahwa kecerdasan AI dan biomedis bisa menyatu untuk mengembalikan kemampuan manusia yang hilang.

Ekosistem ini membuka peluang baru dalam cara berkomunikasi, belajar, dan mungkin menyembuhkan kondisi neurologis.

Namun harus didukung oleh kajian etika, privasi, dan aksesibilitas yang matang.

Editor : Adib Turmudzi
#neuralink #ai #neuralink elon musk #chip otak