RADARBONANG.ID – Jawa Timur tidak hanya dikenal dengan alamnya yang memesona dan budayanya yang kaya, tapi juga dengan infrastruktur transportasi udaranya yang terus berkembang.
Provinsi ini kini memiliki sejumlah bandara strategis yang bukan hanya mempermudah akses wisatawan, tetapi juga menjadi motor penggerak roda ekonomi regional.
1. Bandara Juanda (Sidoarjo / Surabaya)
Bandara Internasional Juanda (SUB) adalah bandara tersibuk ketiga di Indonesia.
Terletak di Sidoarjo, bandara ini menjadi pusat konektivitas utama bagi wilayah Surabaya dan sekitarnya.
Selain melayani penerbangan domestik ke seluruh penjuru Tanah Air, Juanda juga membuka akses internasional ke Singapura, Malaysia, dan sejumlah negara Asia Tenggara lainnya.
Fasilitasnya lengkap, modern, dan mendukung arus barang maupun penumpang dalam jumlah besar.
2. Bandara Blimbingsari (Banyuwangi)
Terletak di ujung timur Pulau Jawa, Bandara Internasional Blimbingsari (BWX) kini menjelma menjadi pintu masuk utama ke kawasan wisata Banyuwangi seperti Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, dan Pantai Pulau Merah.
Bandara ini sudah melayani penerbangan domestik dan terbatas internasional, menjadikannya simpul penting pengembangan pariwisata.
3. Bandara Abdul Rachman Saleh (Malang)
Bandara Abdul Rachman Saleh (MLG) di Malang menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan pegunungan Bromo, Batu, dan kota Malang.
Bandara ini juga merupakan pangkalan udara militer yang dibuka untuk penerbangan sipil dengan rute ke Jakarta, Bali, dan kota besar lainnya.
4. Bandara Notohadinegoro (Jember)
Bandara Notohadinegoro (JBB) menjadi andalan Kabupaten Jember dalam memperkuat konektivitas regional.
Meski masih terbatas melayani rute domestik, kehadirannya membantu menggerakkan ekonomi lokal, sektor pertanian, dan pariwisata Jember.
Bandara ini juga mempermudah akses ke event tahunan seperti Jember Fashion Carnaval.
5. Bandara Trunojoyo (Sumenep, Madura)
Bandara Trunojoyo (SUP) adalah bandara yang melayani Pulau Madura.
Dengan rute penerbangan perintis dan koneksi ke Surabaya serta beberapa pulau kecil seperti Bawean, bandara ini mendukung pengembangan ekonomi dan pariwisata kawasan timur Madura.
6. Bandara Harun Thohir (Pulau Bawean, Gresik)
Meski tergolong kecil, Bandara Harun Thohir (BXW) di Pulau Bawean punya peran besar dalam memfasilitasi mobilitas masyarakat di daerah kepulauan.
Rute penerbangan reguler ke Surabaya dan Sumenep menjadi jembatan penting bagi warga Bawean yang jauh dari kota utama.
7. Bandara Dhoho (Kediri)
Inilah bandara terbaru dan menjadi salah satu proyek bandara swasta pertama di Indonesia.
Bandara Internasional Dhoho (DHX) resmi beroperasi sejak April 2024.
Terletak di Kabupaten Kediri, bandara ini diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan logistik di wilayah Mataraman serta alternatif kuat bagi Juanda dalam melayani wilayah selatan Jawa Timur.
Daftar Singkat Bandara Jawa Timur
- Juanda (SUB) – Internasional, Sidoarjo/Surabaya
- Blimbingsari/Banyuwangi (BWX) – Internasional
- Abdul Rachman Saleh (MLG) – Malang
- Notohadinegoro (JBB) – Jember
- Trunojoyo (SUP) – Sumenep, Madura
- Harun Thohir (BXW) – Bawean, Gresik
- Dhoho (DHX) – Kediri
Selain itu, terdapat juga lapangan udara militer seperti Iswahjudi (Madiun) dan Muljono (Malang), serta beberapa lapangan TNI lainnya.
Rekomendasi Bandara Berdasarkan Tujuan
- Surabaya & sekitarnya: Juanda paling praktis
- Ke Gunung Bromo & Malang: Pilih MLG
- Wisata Ijen & Banyuwangi: BWX terbaik
- Menuju Pulau Madura: SUP and BXW cocok untuk tujuan lokal
- Eksplorasi Kediri dan sekitarnya: Dhoho makin lengkap
Bandara-bandara di Jawa Timur bukan sekadar sarana transportasi, melainkan pintu gerbang vital yang menggerakkan ekonomi, memperkuat pariwisata, dan menghubungkan budaya daerah dengan dunia.
Masing-masing memiliki keunikan dan peran strategis.
Kini tinggal memilih bandara yang sesuai dengan tujuan, dan nikmati perjalanan yang lebih mudah dan nyaman di provinsi ini. (*)
Editor : Amin Fauzie