RADARBONANG.ID - Acer secara resmi memperkenalkan laptop Copilot+ terbarunya melalui lini Aspire 14 AI dan Aspire 16 AI.
Perangkat ini pertama kali diperkenalkan di ajang Computex dan mulai dipasarkan secara global mulai akhir Juni 2025.
Kedua laptop hadir dengan tiga varian prosesor.
Pengguna bisa memilih antara Intel Core Ultra Series 2, AMD Ryzen AI 300, atau Snapdragon X Elite.
Baca Juga: Apple Uji Coba Prototipe iPad Lipat dengan Layar OLED Fleksibel
Aspire 14 AI dilengkapi layar OLED 14 inci WUXGA dengan refresh rate 120 Hz.
Tersedia pula versi LCD dengan resolusi yang sama untuk opsi harga lebih rendah.
Sedangkan Aspire 16 AI hadir dengan layar lebih besar yaitu 16 inci.
Keduanya didesain dengan bodi logam ringan dan engsel 180 derajat yang fleksibel.
Varian AMD hadir dengan NPU yang mampu menghasilkan performa AI hingga 50 TOPS.
Hal ini memungkinkan pemrosesan AI secara lokal tanpa ketergantungan pada cloud.
Baca Juga: Meta Gandeng Oakley Luncurkan Kacamata Pintar Berbasis AI
Fitur AI yang didukung mencakup Windows Copilot+, Live Captions, Cocreator, dan Recall.
Semua fitur berjalan lancar berkat dukungan RAM hingga 32 GB dan SSD sampai 2 TB.
Versi Snapdragon lebih hemat daya dan ditujukan bagi pengguna mobile.
Laptop ini menawarkan daya tahan baterai hingga 28 jam dalam penggunaan ringan.
Harga Aspire 14 AI dan 16 AI dimulai dari €899 untuk versi Snapdragon.
Sedangkan varian Intel dan AMD dibanderol mulai dari €999 hingga €1.099.
Fitur lain yang disematkan termasuk Wi-Fi 7, dua port Thunderbolt 4, kamera FHD, dan speaker stereo AI-enhanced.
Acer juga menyematkan teknologi PurifiedVoice dan AcerSense untuk kontrol sistem dan pendinginan otomatis.
Baca Juga: Huawei Tunda Produksi Chip Akselerator AI Ascend 910C
Laptop ini menyasar segmen pelajar, kreator, dan profesional muda yang membutuhkan perangkat pintar dan efisien.
Kombinasi kekuatan prosesor, daya tahan baterai, dan dukungan AI menjadikannya pesaing kuat di pasar laptop tahun ini.
Distribusi global sudah dimulai di wilayah Eropa dan Asia.
Pasar Amerika Serikat masih dalam tahap finalisasi regulasi dan tarif.
CEO Acer menyatakan bahwa adopsi perangkat AI akan meningkat signifikan dalam 12 bulan ke depan.
Aspire AI diharapkan menjadi ujung tombak Acer di kategori AI PC yang terus berkembang.
Editor : Adib Turmudzi