RADARBONANG.ID - Dunia teknologi kembali memasuki babak baru dengan peluncuran smartphone lipat generasi ke-3 yang dilengkapi dengan fitur canggih: penerjemah bahasa real-time berbasis kecerdasan buatan (AI real-time translation).
Inovasi ini diperkenalkan oleh konsorsium produsen ponsel dari Asia Timur, dipimpin oleh Technova dan Niko Mobile, dalam gelaran Mobile World Congress (MWC) 2025 di Barcelona.
Perangkat ini menandai evolusi besar dalam pasar smartphone foldable, tidak hanya dari sisi desain yang lebih ramping dan tahan lama, tetapi juga kemampuan software yang semakin pintar dan adaptif terhadap kebutuhan mobilitas global.
“Kami tidak hanya membuat smartphone yang bisa dilipat. Kami membuat perangkat yang membantu orang melintasi batas bahasa dalam kehidupan sehari-hari,” ujar CEO Technova, Kenji Matsuda.
Salah satu fitur paling revolusioner adalah AI Real-Time Translator yang tertanam langsung dalam sistem operasi.
Fitur ini memungkinkan pengguna menerjemahkan percakapan suara secara langsung dalam lebih dari 50 bahasa, dengan tingkat akurasi yang diklaim mencapai 95%, bahkan dalam kondisi bising.
Teknologi ini bekerja secara lokal (on-device) tanpa memerlukan koneksi internet, berkat prosesor AI generasi baru yang tertanam di dalam chip utama.
Desain dan Performa Lebih Canggih
Smartphone lipat generasi ketiga ini membawa beberapa peningkatan besar:
•Layar fleksibel dengan teknologi micro-LED terbaru
•Ketahanan engsel hingga 1 juta kali lipatan
•Baterai grafena dengan daya tahan 30% lebih lama
•Kamera beresolusi 200MP dengan kemampuan fotografi AI adaptif
Perangkat ini juga sudah mendukung jaringan 6G eksperimental di beberapa negara, menjadikannya future-proof untuk 3–5 tahun ke depan.
Baca Juga: Cara Download iOS 26 Developer Beta di iPhone
Respons Pasar dan Target Pengguna
Kalangan profesional multibahasa, pelancong, dan digital nomad disebut sebagai target utama dari perangkat ini.
Kehadiran fitur terjemahan real-time membuat perangkat ini sangat relevan untuk keperluan bisnis lintas negara maupun pendidikan global.
Di Asia dan Eropa, pra-pemesanan perangkat ini sudah melampaui ekspektasi awal, dengan lebih dari 800.000 unit terjual secara daring hanya dalam dua minggu sejak pengumuman resmi.
Baca Juga: Mengenal Apple Intelligence: Live Translation dan AI On‑Device di iOS 26
Tantangan dan Masa Depan
Meskipun inovatif, tantangan seperti harga yang tinggi dan ketersediaan terbatas di pasar negara berkembang masih menjadi perhatian.
Namun, perusahaan menjanjikan akan merilis versi “lite” dengan harga lebih terjangkau pada akhir 2025.
Editor : Adib Turmudzi