Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Xiaomi, Oppo, Vivo, dan OnePlus Diduga Siapkan Versi Android Tanpa Google, Ada Apa?

radar tuban digital • Selasa, 13 Mei 2025 | 20:25 WIB
Isu panas kembali mencuat, empat raksasa smartphone asal Tiongkok dikabarkan tengah menyiapkan proyek versi Android tanpa Google.
Isu panas kembali mencuat, empat raksasa smartphone asal Tiongkok dikabarkan tengah menyiapkan proyek versi Android tanpa Google.

RADARBONANG.ID - Isu panas kembali mencuat dari dunia teknologi. Xiaomi, Oppo, Vivo, dan OnePlus—empat raksasa smartphone asal Tiongkok—dikabarkan tengah menyiapkan proyek sistem operasi berbasis Android tanpa Google.

Langkah versi Android tanpa Google ini diduga sebagai bentuk antisipasi atas potensi konflik dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang semakin memanas.

Kabar ini muncul di tengah kembalinya Donald Trump sebagai Presiden AS.

Seperti diketahui, pada masa jabatan sebelumnya, Trump sempat memutus kerja sama perusahaan teknologi AS dengan Huawei, termasuk pencabutan lisensi Google dan akses ke Play Store.

Akibatnya, Huawei membangun sistem operasinya sendiri yang kini dikenal sebagai HarmonyOS.

Berdasarkan rumor yang beredar, keempat merek tersebut—Xiaomi, Oppo, Vivo, dan OnePlus—bersama Huawei, disebut-sebut tengah mengeksplorasi kemungkinan menciptakan ekosistem Android mandiri tanpa ketergantungan pada layanan Google.

Salah satu sinyal awal datang dari Xiaomi dengan HyperOS 3, yang kabarnya akan menjadi fondasi menuju kemandirian perangkat lunak tersebut.

Namun, sejauh mana kolaborasi ini akan berjalan masih belum jelas.

Begitu juga dengan peran Huawei, yang saat ini bahkan telah menghapus kompatibilitas aplikasi Android di HarmonyOS versi terbaru.

Belum ada informasi apakah Xiaomi dan vendor lainnya akan mengikuti langkah Huawei secara penuh, seperti mengadopsi Ark Compiler, Petal Maps, dan ekosistem aplikasinya.

Statistik terbaru menunjukkan bahwa Xiaomi saat ini menjadi produsen smartphone terbesar di Tiongkok, disusul Huawei, lalu Oppo dan Vivo.

Bersama-sama, mereka menguasai hampir dua pertiga pasar smartphone di Tiongkok pada kuartal pertama 2025.

Secara global, Xiaomi, Vivo, dan Oppo juga masih bertahan di posisi lima besar.

Artinya, jika mereka benar-benar meluncurkan smartphone tanpa layanan Google, ini berpotensi mengubah peta kekuatan industri smartphone dunia.

Meski masih sebatas rumor, isu versi Android tanpa Google ini menandakan bahwa ketegangan geopolitik bisa berdampak langsung pada ekosistem teknologi global.

Jika benar terjadi, sistem operasi Android versi Tiongkok tanpa Google bisa menjadi babak baru dalam persaingan pasar smartphone, terutama di wilayah Asia dan pasar negara berkembang.

Kita tunggu perkembangan selanjutnya—apakah Xiaomi dan rekan-rekannya benar-benar akan lepas dari bayang-bayang Google? (*)

Editor : Amin Fauzie
#Versi Android Tanpa Google #sistem operasi #harmonyos #huawei #smartphone