RADARBONANG.ID - Pada Sabtu sore (1/2), pengguna Google Search mengalami gangguan aneh terkait hasil pencarian nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Mesin pencari ini menampilkan angka yang jauh dari normal, yaitu Rp 8.170,65 untuk 1 dolar AS.
Padahal, pada Jumat (31/1), nilai tukar rupiah di pasar spot sebenarnya menunjukkan pelemahan sebesar 49 poin atau 0,30 persen, menjadi Rp16.305 per dolar AS, turun dari sebelumnya Rp 16.257.
Hal serupa tercatat pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, yang menunjukkan kurs di level Rp 16.312 per dolar AS, lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya yang berada di Rp 16.259.
Di sisi lain, situs Longforecast.com mencatat nilai tukar rupiah di level Rp 16.254 per dolar AS.
Namun, mesin pencari Google error. Terbukti, untuk mata uang lain, seperti euro, juga memperlihatkan kejanggalan.
Nilai tukar euro yang seharusnya berada di angka Rp 16.889, malah menunjukkan angka yang jauh lebih rendah, yakni Rp 8.348,50.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Google Indonesia tengah menyelidiki penyebab kesalahan tersebut. (*)