RADARBONANG.ID - Kecerdasan buatan (AI) OpenAI, ChatGPT, baru-baru ini mencatatkan pencapaian besar dengan mencapai 200 juta pengguna aktif mingguan.
Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan, hampir dua kali lipat dibandingkan dengan jumlah pengguna yang diumumkan OpenAI pada November 2023.
Pertumbuhan pesat ini diyakini didorong oleh peluncuran model GPT-4 mini pada Juli 2023, yang semakin memperkuat daya tarik ChatGPT di kalangan pengguna.
Selain itu, OpenAI juga melaporkan kenaikan pendapatan yang luar biasa, mencerminkan kesuksesan besar platform ini di pasar AI global.
Pada musim panas 2024 (sekitar Juni hingga Agustus 2024), OpenAI mencatatkan pendapatan sebesar $3,4 miliar (sekitar Rp54,4 triliun), sebuah peningkatan $1,6 miliar (sekitar Rp25,6 triliun) dibandingkan dengan pendapatan yang tercatat pada akhir tahun 2023.
Dengan pertumbuhan yang terus berlanjut, prospek keuangan OpenAI terlihat semakin cerah.
Berbagai perusahaan teknologi besar, termasuk Apple, Microsoft, dan Nvidia, kini sedang dalam pembicaraan untuk berinvestasi lebih lanjut di OpenAI.
Terbaru, Nvidia dan Apple dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk berinvestasi dalam putaran pendanaan terbaru OpenAI, yang diperkirakan dapat meningkatkan valuasi perusahaan ini menjadi sekitar $100 miliar (sekitar Rp1.600 triliun).
Menurut The New York Times, jika kesepakatan ini terwujud, Thrive Capital, salah satu investor lama OpenAI, diperkirakan akan memimpin putaran pendanaan tersebut.
Bloomberg pertama kali melaporkan keterlibatan Nvidia, sementara The Wall Street Journal mengungkapkan bahwa Apple juga menunjukkan minat untuk berinvestasi.
Microsoft, yang sebelumnya dilaporkan memiliki 49% saham OpenAI, mungkin juga akan berpartisipasi dalam putaran ini.
Meskipun OpenAI mencatatkan pendapatan tahunan lebih dari $3,4 miliar (sekitar Rp54,4 triliun) pada awal tahun 2024, perusahaan ini diperkirakan akan merugi sekitar $5 miliar (sekitar Rp80 triliun) pada akhir tahun karena investasi besar-besaran dalam pelatihan model AI dan ekspansi tim teknisnya.
OpenAI memiliki hubungan yang cukup erat dengan Nvidia dan Apple.
OpenAI mengandalkan GPU Nvidia untuk menjalankan dan melatih model-model AI generatifnya, sementara Apple, yang baru-baru ini mengumumkan integrasi ChatGPT ke dalam sistem operasi iOS, berencana menjadikan teknologi ini bagian dari rangkaian fitur Apple Intelligence yang akan datang.
Jika negosiasi ini berhasil, valuasi OpenAI diperkirakan dapat mencapai lebih dari $100 miliar (sekitar Rp1.600 triliun).
Apple sendiri beralasan bahwa investasi ini sejalan dengan pengembangan Apple Intelligence, yang bertujuan mengintegrasikan teknologi AI, di mana ChatGPT menjadi bagian penting dalam ekosistem AI Apple.
Langkah ini membuat Apple mengikuti jejak Microsoft, yang lebih dulu berinvestasi di OpenAI pada tahun 2019.
Meskipun hubungan antara kedua perusahaan ini semakin erat, baik Microsoft maupun Apple telah mundur dari posisi mereka di dewan direksi OpenAI.
Keputusan ini diambil setelah adanya kekhawatiran dari Komisi Eropa terkait potensi praktik monopoli yang dapat muncul akibat dominasi kedua raksasa teknologi ini di sektor kecerdasan buatan. (*)
Editor : Amin Fauzie