Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Ternyata Radiasi Smartphone Tidak Ada Hubungan dengan Kanker Otak, Ini Hasil Studi WHO

Andika Julia Perdana Putra • Sabtu, 23 November 2024 | 01:05 WIB
Ilustrasi pengguna smartphone.  Sebuah hasil studi menunjukkan tidak ada hubungan antara radiasi smartphone dengan kanker otak.
Ilustrasi pengguna smartphone. Sebuah hasil studi menunjukkan tidak ada hubungan antara radiasi smartphone dengan kanker otak.

RADARBONANG.ID - Investigasi yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) terhadap risiko kanker otak yang ditimbulkan oleh penggunaan smartphone dalam jangka panjang menuai hasil.

Dalam studi yang melibatkan data dari 63 penelitian yang dianalisis antara tahun 1994 hingga 2022, tidak ditemukan bukti konklusif yang mendukung hubungan antara radiasi frekuensi radio dengan pertumbuhan sel kanker otak.

Seperti yang dilaporkan oleh Reuters pada 4 September 2024 dengan judul "No link between mobile phones and brain cancer, WHO-backed study says," studi ini melibatkan 11 peneliti dari 10 negara, termasuk otoritas perlindungan radiasi dari pemerintah Australia.

Studi tersebut tidak hanya mengamati kanker otak, tetapi juga mengamati berbagai jenis kanker lainnya, seperti kanker kelenjar pituari, kanker kelenjar ludah, dan kanker darah atau leukemia.

Meski setiap tahunnya penggunaan ponsel semakin meningkat, insiden kanker otak relatif tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Kekhawatiran terhadap dampak radiasi smartphone mungkin saja hanyalah asumsi yang tidak berdasar sama sekali.

Meski begitu, WHO dan badan kesehatan lainnya terus melakukan penelitian lanjutan.

Penelitian lebih lanjut ini dilakukan untuk menyingkirkan segala risiko yang mungkin timbul akibat radiasi frekuensi radio yang ditimbulkan oleh smartphone dan perangkat elektronik lainnya.

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) masih menggolongkan radiasi smartphone ke dalam kelompok 2B.

Kelompok ini berisi kemungkinan adanya hubungan radiasi terhadap pertumbuhan sel kanker.

Semakin banyaknya perangkat seluler dan nirkabel lainnya, semakin penting untuk selalu mengikuti perkembangan dan temuan ilmiah yang dilakukan oleh WHO atau badan kesehatan lainnya guna menjaga kesehatan dari dampak negatif yang tidak diinginkan. (*)

Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : Amin Fauzie
#radiasi #who #studi #kanker otak #smartphone