Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Video pendek di TikTok Lebih Diminati Gen Z dan Gen Alpha, Akankah YouTube Runtuh?

Andika Julia Perdana Putra • Senin, 12 Agustus 2024 | 02:47 WIB
Video pendek di Tiktok lebih diminati gen z dan gen alpha.
Video pendek di Tiktok lebih diminati gen z dan gen alpha.

TUBAN-Beberapa tahun lalu YouTube menjadi platform berbagi video yang memiliki jutaan pengikut.

YouTube juga menjadi tempat favorit bagi para content creator untuk membagikan karya video kepada audiens.

Youtube juga menjadi tempat untuk mencari informasi dan hiburan.

Hal ini karena beragamnya variasi konten video yang tersedia di media sosial tersebut.

Terlebih, YouTube tidak memberi batasan durasi video yang diunggah para kreator dalam platform milik Google tersebut.

Bahkan, para pengguna bisa dengan mudah menemukan video yang berdurasi lebih dari satu jam di YouTube.

Sekarang ini, kelebihan YouTube tersebut malah menjadi senjata makan tuan.

Peralihan zaman dan generasi menjadikan orang cenderung lebih memilih menonton video pendek.

Munculnya berbagai platform baru yang menyediakan video berdurasi pendek juga menjadi faktor utama menurunnya views video YouTube.

Sekarang ini, justru TikTok menjadi pionir video pendek di dunia.

Hampir semua platform media sosial memiliki fitur video pendek yang lebih mirip TikTok.

Contohnya YouTube Shorts, Instagram, dan Facebook dengan Reels.

Dari layout hingga cara kerjanya, semua dibuat semirip mungkin dengan TikTok.

YouTube yang dulu dianggap menarik dan menjadi tujuan utama pengguna untuk mendapatkan hiburan atau informasi, kini kalah bersaing dengan populernya TikTok.

Peralihan generasi menjadi salah satu faktor yang penyebab TikTok menjadi populer.

Dikutip dari froyonion.com, gen Z maupun gen Alpha lebih cenderung suka menikmati video pendek.

Karena biasanya video pendek mempunyai format konten yang to the point dan tidak bertele-tele.

Format semacam ini lebih disukai para remaja sekarang dibandingkan harus menonton video di YouTube hingga belasan menit.

Kebanyakan konten video pendek diracik sedemikian rupa hingga tidak menghilangkan nilai informatif.

Selain itu masyarakat Indonesia cenderung lebih cepat bosan.

Bayangkan belasan menit pengguna menonton video di YouTube, sementara dengan waktu yang sama dapat menonton lebih banyak konten video pendek di TikTok.

Harus diakui pada zaman sekarang ini TikTok menjadi pemain utama dalam industri berbagai video daring.

Siklus ini pasti beralih ke hal yang berbeda.

YouTube yang menguasai pasar, kini mendapat pesaing baru dengan membawa format konten baru. (*)

Kapal yang terbakar di dekat Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Minggu (11/8/2024) diketahui adalah Kapal Motor Kirana 1 milik Dharma Lautan Utama (DLU).
Kapal yang terbakar di dekat Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Minggu (11/8/2024) diketahui adalah Kapal Motor Kirana 1 milik Dharma Lautan Utama (DLU).
Editor : Dwi Setiyawan
#youtube #Gen Z #tiktok #gen alpha #video pendek #Platform Berbagi Video