Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Tizen OS, Sistem Operasi Buatan Samsung yang Pernah Bersaing dengan Android

Andika Julia Perdana Putra • Minggu, 23 Juni 2024 | 15:15 WIB
Sistem operasi Tizen OS berbasis HTML 5 dan bertujuan menggantikan sistem operasi Meego pada perangkat seluler.
Sistem operasi Tizen OS berbasis HTML 5 dan bertujuan menggantikan sistem operasi Meego pada perangkat seluler.

TUBAN-Persaingan sistem operasi mobile saat ini didominasi Android dan iOS.

Sudah banyak perusahaan teknologi ingin menyaingi kedua sistem operasi mobile Android dan iOS. Sayangnya semua berakhir gagal.

Pada era ini pesaing terdekat Android dan iOS adalah Harmoni OS buatan Huawei.

Dilansir dari news.samsung.com, banyak sistem operasi mobile yang ingin menggulingkan kekuasaan Android dan iOS, salah satunya adalah Tizen OS.

Tizen OS merupakan salah satu sistem operasi yang mungkin kurang terdengar familiar di Indonesia.

Sistem operasi ini diciptakan Samsung berbasis kernel Linux.

Pada awal peluncurannya, sistem operasi ini berbasis HTML 5 dan bertujuan menggantikan sistem operasi Meego pada perangkat seluler.

Seperti halnya Android, sistem operasi Tizen OS juga sangat fleksibel, sehingga dapat digunakan pada smartphone jam tangan pintar, smart TV, atau perangkat elektronik lainnya.

Namun, pada era sekarang, sistem operasi Tizen OS hanya bisa ditemui pada smartwatch dan smart TV milik Samsung.

Sistem operasi Tizen OS merupakan evolusi dari sistem operasi milik Samsung sebelumnya, yakni Bada OS.

Bada OS merupakan sistem operasi yang lebih dulu digunakan pada ponsel merek Samsung, jauh sebelum Samsung mengadopsi Android.

Sistem operasi Tizen OS sempat dijalankan pada perangkat merek Samsung seperti Samsung Z Series.

Samsung Z Series awalnya diperkenalkan pada 2014 dan langsung menjadi hype saat itu.

Membawa sistem operasi yang berbeda dengan Android, menuai pro-kontra di Indonesia.

Belum banyak support aplikasi yang mayoritas digunakan di Indonesia, membuat Samsung Z Series bukan menjadi pilihan yang menarik, meski dibanderol dengan harga murah.

Sistem operasi ini digadang-gadang sebagai salah satu alternatif jika Samsung sepenuhnya tidak menggunakan Android pada masa depan.

Sayangnya, tidak banyak aplikasi yang tersedia pada Tizen Store membuat sistem operasi ini menjadi sulit berkembang.

Pada era sekarang, Tizen OS dapat ditemui pada perangkat smartwatch dan smart TV milik Samsung.

Hanya pada kedua perangkat inilah desain OS mendapat kesuksesan besar.

Integrasinya dengan perangkat Samsung lainnya membuat pengguna semakin betah berada pada ekosistem Samsung.

Tizen OS awalnya digadang-gadang sebagai pesaing terdekat Android dan iOS kini berubah haluan menjadi sistem operasi yang berada pada perangkat smart TV dan smartwatch milik Samsung.

Hal ini membuktikan bahwa untuk dapat bersaing dengan Android dan iOS tidak semudah yang dibayangkan.

Sistem operasi baru yang penggunanya masih sangat kecil membuat para developer aplikasi memikirkan ulang untuk membuat aplikasinya ke sistem operasi baru tersebut.

Sangat menarik untuk ditunggu kiprah Harmoni OS yang menjadi pesaing terdekat Android dan iOS pada era sekarang. (*)

Stan batik Tulungagung saat mengikuti Pekan Batik Bojonegoro.
Stan batik Tulungagung saat mengikuti Pekan Batik Bojonegoro.
Editor : Amin Fauzie
#Meego #berbasis HTML 5 #sistem operasi #Tizen OS #ios #samsung #android