TUBAN-Platform media sosial terbaru milik Meta, yakni Threads menjadi fenomena baru di kalangan netizen.
Bagaimana tidak, media sosial Threads seolah dibuat dengan menjiplak X (Twitter).
Pada awal peluncurannya, Threads sempat mengalami lonjakan jumlah pengguna hingga mencapai 100 juta unduhan selama sepekan.
Namun, lonjakan jumlah pengguna ini ternyata tak bertahan lama.
Data dari Sensor Tower yang dikutip dari Liputan6.com, menunjukkan Threads mengalami penurunan jumlah pengguna secara signifikan.
Penurunan ini mencapai 75 persen dihitung dari jumlah pengguna aktif harian dan waktu yang dihabiskan di platform media sosial ini dibandingkan waktu awal rilis.
Penurunan ini menimbulkan sejumlah pertanyaan.
Pasalnya platform besutan Mark Zuckerberg ini bakalan digadang- gadang akan menjadi pesaing media sosial X.
Dikutip dari m.tribunnews.com, para analis menduga faktor yang membuat Threads hanya populer dalam waktu yang sangat singkat sebagai berikut:
1. Berada di posisi yang tidak jelas
Meta selaku pemilik media sosial ini dinilai terlalu berambisi untuk bersaing dengan X.
Pasalnya peluncuran Threads malah banyak membuat bingung para penggunanya.
Threads terhubung langsung dengan Instagram. Bahkan, para pengguna Threads tak perlu membuat akun baru, hanya dengan login menggunakan akun Instagram.
Posisi Threads saat ini dibilang sulit. Pasalnya banyak pengguna justru lebih memilih bertahan di Instagram daripada mencoba Threads.
Populernya Instagram tak membantu banyak Threads.
2. Konten yang kurang menarik
Para konten kreator cenderung hanya membuat konten untuk Instagram. Karena besarnya pengguna dari Instagram, maka membuat para konten kreator mudah mendapatkan audience.
Hal ini berbeda dengan Threads, karena baru seumur jagung Threads kurang memiliki konten yang menarik serta menghibur.
Tidak tersedianya konten-konten ini membuat penggunanya menjadi semakin jenuh menggunakan Threads.
3. X hadir lebih dulu
X atau sebelumnya bernama Twitter merupakan media sosial yang populer dari dulu.
Hal ini membuat X lebih dulu dikenal banyak kalangan. X terkenal sebagai platform media sosial yang menjadi tempat bagi para pencetus ide, penulis, atau bahkan hanya curhat untuk mencurahkan semua isi pikirannya di sini.
Sedangkan Threads, sama sekali belum berada di level ini.
Umurnya yang masih seumur jagung membuat hanya sedikit orang yang masih mengenal media sosial ini.
4. Base pengguna yang bermodal FOMO
Faktor utama menurunnya jumlah pengguna Threas adalah penggunanya yang hanya bermodalkan Fomo.
Threads hadir di saat X tidak sedang dalam kondisi yang baik.
Peluang ini dimanfaatkan Meta untuk membuat media sosial pesaing X. Banyak user X segera pindah menuju Threads.
Namun, saat kondisi X mulai menunjukkan kestabilan, saat itulah jumlah pengguna Thread semakin hari semakin menurun.
Intinya, pengguna Threads hanya sekadar pengungsi dari X yang sedang karut marut.
Sejak itu, Threads seperti dilupakan banyak penggunanya.
Meski demikian, media sosial Threads masih tetap eksis hingga sekarang. (*)