TUBAN-Siapa yang tidak kenal Canva, salah platform komunikasi visual yang banyak digemari pengguna.
Pada acara yang bertajuk Canva Create yang digelar di Los Angeles, Amerika Serikat pada 23 Mei lalu, Canva mengumumkan peluncuran Canva Enterprise.
Canva Enterprise merupakan respons dari Canva terhadap meningkatnya penggunaan platform digital dan permintaan desain yang lebih terfokus untuk dunia kerja.
Canva ingin menyederhanakan ekosistem serta meningkatkan alat desain yang digunakan para profesional di sebuah perusahaan.
"Kami sangat senang meluncurkan tampilan baru Canva dengan serangkaian produk yang dirancang untuk membantu setiap tim memuluskan alur kerja mereka," ujar Melanie Perkins, co-founder dan CEO Canva dikutip dari nextren.grid.id.
Dilansir dari yangcanggih.com, berikut fitur baru yang dihadirkan mulai dari penyimpanan awan (cloud), tools yang lebih terorganisir, dan juga perlindungan Keamanan yang lebih kuat.
Canva Enterprise dirancang digunakan oleh organisasi atau perusahaan besar yang menuntut keamanan, sistem pelaporan, administrasi, dan alur management yang lebih terstruktur.
Dengan menggunakan Canva Enterprise, perusahaan dapat membuat konten visual dalam jumlah besar dan meningkatkan kolaborasi dengan mudah.
Canva juga menjanjikan pengawasan merek perusahaan yang lebih ketat terhadap template dan elemen yang berada di canva, termasuk juga mengendalikan siapa saja yang mendapatkan akses berbagi konten secara eksternal.
Di sektor keamanan, Canva mengklaim akan memberikan keamanan yang lebih ketat untuk menjaga kerahasiaan perusahaan.
Canva menggunakan alat seperti MFA, SCIM, SSO, dan Canva Shield untuk melindungi rahasia perusahaan.
Tampilan antarmuka Canva Enterprise juga turut dibenahi agar lebih mudah digunakan para penggunanya.
Canva juga menyediakan template yang siap digunakan khusus dari berbagai departemen seperti HR, penjualan, pemasaran, serta tim kreatif.
Canva juga menyertakan Canva Courses, dan Canva Work Kits.
Canva Courses dan Canva Work Kits dirancang untuk memfasilitasi pembelajaran penggunanya dan mempermudah kolaborasi di tempat kerja mereka.
Dengan Canva Courses pengguna dapat membuat desain materi pembelajaran yang lebih interaktif.
Sementara Canva Work Kits, menyediakan berbagai template desain yang dapat di sesuaikan tergantung kebutuhan di berbagai departemen.
Canva juga memperkuat posisinya dengan mengumumkan mengakuisisi Affinity.
Bersama pengumuman tersebut, Affinity juga resmi meluncurkan Affinity versi 2.5.
Versi terbaru Affinity menawarkan pengeditan lanjutan yang mendukung chipset ARM64.
Dengan meluncurkan banyak fitur serta inovasi baru, Canva berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan desain dan komunikasi visual di dalam lingkup dunia kerja.
Inovasi ini juga akana meningkatkan produktivitas dan mudahnya kolaborasi antar tim di sebuah organisasi. (*)