TUBAN-Game merupakan salah satu media entertainment yang membuat pengguna bisa berinteraksi langsung di dalam dunia game.
Maraknya developer yang mengeluarkan game dengan banyak inovasi dan mekanisme gameplay, membuat industri ini semakin populer tiap tahunnya.
Dari segi grafik pun, game zaman sekarang sudah meningkat pesat. Dari awalnya 8 bit, kini game mampu menghadirkan kualitas layaknya sebuah film.
Dulu game hanya bisa dimainkan dengan menggunakan konsol atau mesin arcade.
Sekarang semua telah berubah.
Game bisa dimainkan di mana saja menggunakan smartphone.
Para developer tak ketinggalan merilis game buatan mereka melalui Play store maupun AppStore dengan genre yang berbeda mulai dari casual sampai ke game kompetitif.
Tak heran muncul banyak turnamen e-sport, akibat banyaknya minat dari masyarakat.
Menjadi pemain e-sport adalah profesi baru yang banyak digandrungi anak muda.
Dikutip dari ottopay.id, berikut beberapa faktor yang memengaruhi pesatnya perkembangan dunia game mobile di Indonesia:
1. Dimainkan Secara Gratis
Game mobile menawarkan hal yang berbeda dibandingkan game konsol atau game PC.
Ketersediaannya secara gratis membuat siapa pun dapat dengan mudah memainkannya.
Karena game konsol maupun game PC menjadi kalah pamor dibandingkan game mobile di Indonesia.
Game mobile umumnya juga menawarkan pembaharuan secara gratis juga.
Walau di dalam game masih terdapat micro transaction, namun pengguna tidak wajib untuk membeli sebuah item dari game tersebut.
Namun, bukan berarti tidak ada game mobile yang berbayar.
Beberapa game portingan dari konsol dapat ditemui di AppStore dan play store.
Bedanya, biasanya developer game tersebut mematok harga tertentu.
2. Mudah Dimainkan
Selain karena gratis, kebanyakan game mobile tidak menawarkan kompleksitas layaknya game PC atau konsol.
Dengan demikian mulai anak-anak hingga kalangan orang dewasa dapat memainkan game mobile tersebut.
Mudahnya dimainkan di mana saja membuat game mobile semakin populer di tanah air.
Bermain bersama dengan teman bisa dilakukan dengan berkumpul di suatu tempat.
Kita pasti pernah melihat anak anak muda nongkrong dan memainkan sebuah game mobile.
Kemudahan inilah yang tak bisa di temui di game platform lain.
Di kala game konsol maupun PC du haruskan bermain dari rumah, hal ini tak terjadi di dunia game mobile.
3. Murahnya Harga Game Mobile
Walau gratis, kebanyakan game mobile menawarkan micro transaction di dalamnya.
Hal tersebut bertujuan untuk membeli sebuah item atau kosmetik guna membuat pengalaman bermain semakin menyenangkan.
Tak jarang para pengguna game mobile sering kali kecanduan gacha di dalam game.
Terlebih lagi kecanduan ini tak hanya dialami remaja, namun juga anak-anak usia sekolah.
Sudah banyak kasus anak-anak top up dengan nominal tak wajar menggunakan uang orang tuanya.
Namun, ada juga jenis game mobile lain yang mengharuskan pengguna membayar di awal untuk dapat memainkannya.
Game ini biasanya hanya akan meminta pembayaran satu kali dan setelah itu pengguna bebas memainkan kapan saja tanpa harus mengeluarkan uang tambahan lagi.
Pesatnya perkembangan game mobile membuat beberapa pihak menjadi untung, termasuk penjual voucher game online. Bisnis yang terbilang baru ini memiliki banyak peminat juga.
Meski demikian, kebijakan pengguna dan pemain game terhadap waktu yang di habiskan untuk bermain menjadi fokus utama.
Jangan sampai hanya karena sibuk bermain game sampai meninggalkan tanggung jawab dan tugas-tugasnya. (*)
Editor : Amin Fauzie