Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Jangan Salah Pilih, Lakukan Hal Berikut Sebelum Membeli Smartphone Bekas

Andika Julia Perdana Putra • Jumat, 31 Mei 2024 | 17:20 WIB
Ada beberapa tips dan trik sebelum membeli smathphone bekas agar terhindari dari resiko yang merugikan.
Ada beberapa tips dan trik sebelum membeli smathphone bekas agar terhindari dari resiko yang merugikan.

TUBAN-Dengan pertimbangan efisiensi, sebagian orang tidak membeli smartphone baru, namun memilih membeli bekas atau barang second.

Pertimbangan utamanya, dengan membeli smartphone bekas yang harganya jauh lebih murah, mereka sudah mendapatkan sebuah smartphone dengan spek yang tak kalah dengan generasi baru.

Membeli smartphone bekas bukan tanpa risiko.

Selain tidak adanya garansi resmi, faktor penggunaan juga menjadi masalah yang harus diperhatikan.

Dikutip dari laman serayunews.com, berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat akan membeli smartphone bekas:

1. Hindari Membeli Secara Online

Adanya e-commerce membuat konsumen menjadi mudah untuk membeli sebuah barang. Tanpa terkecuali smartphone.

Hanya saja saat membeli secara online, kalian tak bisa secara langsung melihat wujud barangnya.

Kita hanya bisa melihatnya melalui foto yang diberikan penjual. Tentu ini menjadi risiko tersendiri.

Jika memungkinkan belilah smartphone secara offline untuk meminimalisir risiko dan tahu wujud sebenarnya dari smartphone yang akan dibeli.

Jika terpaksa membeli secara online, carilah toko yang terpercaya.

Biasanya toko tersebut mempunyai rating tinggi dan sudah banyak menjual barang bekas.

Jangan lupa untuk membuat video saat membuka paket di rumah agar jika barang tak sesuai yang dibeli, kita bisa mengajukan retur.

2. Jangan Membeli Smartphone yang Berusia Lebih dari 3 Tahun

Usia merupakan salah satu faktor penting untuk membeli smartphone bekas.

Semakin tua usia smartphone semakin besar juga risiko yang akan diterima.

Smartphone berusia lebih dari tiga tahun berisiko sudah tidak tersegel pabrik.

Akibatnya besar kemungkinan komponen atau bagian smartphone sudah diganti dan tidak original dari pabrik.

Faktor tersebut dapat memengaruhi penggunaan smartphone dalam jangka panjang.

Bisa saja komponen yang tidak original akan gampang rusak saat dipakai.

Belilah smartphone yang keluar 1 atau 2 tahun lalu untuk mengurasi risiko tersebut.

3. Cek Fisik Smartphone

Hal pertama yang langsung terlihat adalah fisik. Mengecek fisik smartphone menjadi sebuah keharusan. Cara penggunaan sebelumnya mudah terlihat.

Pastikan tidak ada celah pada bodi smartphone. Celah pada bodi smartphone menandakan part atau komponen pada smartphone tersebut telah diganti.

Adanya celah dapat merusak smartphone karena debu serta percikan air dapat masuk ke dalamnya.

Setelah mengecek bodi, jangan lupa cek layar smartphone.

Jika panel smartphone dibeli memiliki jenis panel Amoled, pastikan tidak memiliki penyakit burn in.

Burn in merupakan kondisi saat panel smartphone menampilkan gambar statis dalam beberapa waktu lalu meninggalkan bayangan permanen.

4. Cek Asesoris Smartphone

Fokus utama bukan hanya terletak pada perangkatnya saja, namun asesoris juga merupakan hal penting.

Asesoris bawaan pabrik memiliki kualitas terbaik daripada asesoris pihak ketiga.

Pastikan asesoris smartphone bekas yang akan dibeli adalah original.

Asesoris seperti carger dan kabel data original mempunyai kualitas yang baik dan terasa berisi.

Hal tersebut karena banyak carger abal-abal yang saat dipegang akan terasa ringan.
Memakai asesoris original dapat mengurangi risiko kebakaran saat perangkat sedang di-charge.

Pastikan juga smartphone yang akan dibeli mempunyai perlengkapan dus.

Hal ini meminimalisir smartphone yang dijual bukanlah smartphone dari hasil curian.

5. Cek Imei

Di era sekarang, imei merupakan hal penting. Sebab, jika imei tidak terdaftar di Kemenperin, dipastikan smartphone tersebut tidak akan bisa menerima sinyal dari operator Indonesia.

Hal ini wajib dilakukan terlebih dahulu jika akan membeli perangkat iPhone.

Pastikan perangkat iPhone mempunyai garansi dari distributor resmi Apple.

Perangkat yang mempunyai garansi resmi Indonesia akan memiliki kode PA/A, ID/A, atau FE/A.

6. Cek Fungsi Smartphone

Hal kecil ini seringkali dilupakan pengguna yang akan membeli smartphone bekas.

Selalu cek microphone, speaker, port pengecasan, serta tombol-tombol di smartphone tersebut.

Cek juga ke bagian software. Pastikan perangkat lunak yang digunakan smartphone tersebut adalah perangkat lunak resmi dari pabrik.

Membeli smartphone dengan perangkat lunak tidak resmi akan mengakibatkan risiko hilangnya data hingga masuknya Malware berbahaya lainnya.

7. Jika Memungkinkan, Mintalah Garansi

Garansi akan memastikan smartphone yang dibeli mempunyai kualitas yang cukup baik.

Diskusikan dengan penjual tentang garansi yang akan diberikan.

Konfirmasikan segera ke penjual jika ada fungsi smartphone yang tidak berjalan semestinya.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, maka pengguna dapat secara efektif meminimalisir risiko mendapatkan barang yang tak layak pakai serta menjadi pembeli yang cermat. (*)

KHIDMAT: Suasana selamatan Boiling House PG Modjopanggoong.
KHIDMAT: Suasana selamatan Boiling House PG Modjopanggoong.
Editor : Amin Fauzie
#tips dan trik #membeli smartphone bekas #barang second