RADARBONANG.ID – Red Bull Racing memperkenalkan penampilan khusus untuk Max Verstappen dan Isack Hadjar menjelang Grand Prix Amerika Serikat 2026.
Kedua pembalap tersebut akan mengenakan race suit berwarna putih selama akhir pekan balapan di Circuit of The Americas, Austin, Texas, pada 23–25 Oktober mendatang.
Pengumuman yang dibagikan pada 15 Oktober itu menghadirkan perubahan visual dari pakaian balap reguler Red Bull yang selama musim ini identik dengan warna biru gelap dan aksen merah.
Baca Juga: F1 Kembali ke Afrika Setelah 33 Tahun, Rwanda Siapkan Sirkuit Grand Prix Baru
Desain baru tersebut menampilkan dominasi warna putih dengan aksen biru serta logo sponsor yang tetap menjadi bagian dari identitas tim.
Alih-alih mengubah identitas utama Red Bull, pendekatan ini memberikan sentuhan berbeda untuk menyambut salah satu seri yang memiliki karakter kuat dalam kalender Formula 1.
Pemilihan konsep tersebut berkaitan dengan suasana Texas yang lekat dengan budaya koboi dan gaya western.
Red Bull turut mengangkat tema tersebut melalui materi promosi dan koleksi merchandise khusus untuk menyambut kunjungan Formula 1 ke Amerika Serikat.
Verstappen juga memperkenalkan helm khusus yang akan digunakannya di Austin.
Helm tersebut didominasi warna putih dan menampilkan lambang singa khas pembalap asal Belanda itu dengan tambahan topi koboi, menyesuaikan tema yang diusung tim untuk balapan mendatang.
Melalui perpaduan pakaian balap dan helm tersebut, Red Bull menghadirkan konsep visual yang tidak hanya berpusat pada seragam pembalap, tetapi juga pengalaman promosi menjelang akhir pekan Grand Prix.
Langkah ini sekaligus memperlihatkan bagaimana tim Formula 1 memanfaatkan karakter setiap negara atau lokasi penyelenggara untuk membangun kedekatan dengan penggemar.
Amerika Serikat menjadi salah satu pasar penting bagi Formula 1, sementara Austin menawarkan identitas lokal yang cukup berbeda dibandingkan sejumlah sirkuit lain dalam kalender kejuaraan.
Namun, perubahan penampilan tersebut tidak berarti Red Bull telah mengonfirmasi penggunaan warna putih pada mobil RB22.
Hingga pengumuman race suit tersebut dipublikasikan, belum ada kepastian bahwa mobil Verstappen dan Hadjar akan menggunakan livery khusus yang senada dengan pakaian balap mereka.
Pertanyaan mengenai kemungkinan perubahan warna mobil justru muncul setelah penggemar melihat desain baru tersebut di media sosial.
Baca Juga: Rossi Hadapi Verstappen di GT3, Dua Legenda Balap Siap Berbagi Lintasan
Sejumlah penggemar berharap Red Bull membawa konsep serupa ke mobil balapnya, tetapi keputusan mengenai livery merupakan hal terpisah dari pengenalan pakaian pembalap.
Bagi Red Bull, perhatian terhadap detail visual juga berlangsung ketika tim sedang berusaha menjaga momentum kompetitif pada musim 2026.
Verstappen datang menuju seri Amerika Serikat setelah meraih kemenangan di Grand Prix Malaysia dan Singapura, hasil yang memperkuat posisinya dalam persaingan kejuaraan.
Sementara itu, Hadjar menjalani musim pertamanya bersama tim utama Red Bull dan masih berupaya menjaga konsistensi performa di tengah persaingan ketat.
Meski race suit khusus tidak mengubah karakter teknis mobil, penampilan tersebut memberikan identitas tersendiri bagi tim dalam menyambut seri di Texas.
Baca Juga: Trik Sidepod Red Bull Ditiru Audi, FIA Perketat Aturan Teknis F1 2027
GP Amerika Serikat berikutnya akan menjadi kesempatan bagi Red Bull untuk mempertahankan momentum di lintasan sekaligus memperkenalkan kampanye visual yang berbeda kepada penggemarnya.
Dengan race suit putih, helm bertema koboi, dan merchandise khusus, Red Bull membawa nuansa Texas ke dalam penampilan Verstappen dan Hadjar.
Kini, perhatian berikutnya tertuju pada apakah kejutan tim hanya berhenti pada perlengkapan pembalap atau akan disertai perubahan visual lain ketika RB22 tampil di Austin.
Editor : Adib TurmudziSumber : Motorsport.com