RADARBONANG.ID, SEPANG - Perebutan gelar juara dunia Formula 1 2026 mulai memasuki fase yang semakin menguntungkan Kimi Antonelli setelah George Russell gagal finis dalam Bahrain Grand Prix di Malaysia, Minggu (4/10).
Pembalap Mercedes tersebut sebelumnya berhasil memangkas jarak dengan rekan setimnya menjadi 66 poin setelah memenangkan Grand Prix Azerbaijan di Baku.
Namun, momentum Russell kembali terhenti di Sepang ketika mobilnya mengalami masalah power unit hanya beberapa lap sebelum balapan berakhir.
Russell saat itu sedang berada di posisi ketiga dan berada dalam jalur untuk meraih podium.
Kegagalan tersebut membuat Mercedes kehilangan tambahan poin penting sekaligus memberikan keuntungan besar kepada Antonelli dalam perebutan gelar.
Baca Juga: Verstappen Racing Menuju Portimao, Peluang Max Verstappen di GT3 Kembali Jadi Sorotan
Antonelli sendiri berhasil finis di posisi kedua di belakang Max Verstappen.
Hasil tersebut memberinya tambahan 18 poin dan membuat keunggulannya atas Russell kembali melebar menjadi 84 poin.
Situasi tersebut terasa semakin berat bagi Russell karena sebelumnya ia sempat kembali melihat peluang untuk mengejar gelar setelah kemenangan dominan di Baku.
Sebelum seri Azerbaijan, Russell bahkan tertinggal 81 poin dari Antonelli.
Kemenangan di Baku kemudian memangkas selisih tersebut menjadi 66 poin dan menghidupkan kembali persaingan internal Mercedes.
Namun, hasil Sepang membuat Russell kembali kehilangan sebagian besar keuntungan yang baru saja ia bangun.
Russell juga mengakui bahwa peluangnya untuk merebut gelar kini menjadi sangat kecil setelah mengalami kegagalan mekanis tersebut.
Masalah itu menjadi semakin menyakitkan karena performa Mercedes sebenarnya cukup kompetitif untuk membawa Russell dan Antonelli finis bersama di barisan depan.
Russell berada di posisi ketiga ketika masalah power unit membuatnya harus menghentikan mobilnya.
Ia kehilangan kesempatan mengamankan 15 poin untuk posisi ketiga, sementara Antonelli berhasil membawa pulang 18 poin dari posisi kedua.
Baca Juga: Kalender F1 2027 Tak Bentrok, Max Verstappen Punya Peluang Kembali Balapan Endurance
Perbedaan tersebut membuat Antonelli tidak hanya mempertahankan posisi teratas, tetapi juga memperbesar ruang aman di klasemen.
Berdasarkan klasemen setelah balapan Sepang, Antonelli mengoleksi 320 poin, sedangkan Russell berada di angka 236 poin.
Lewis Hamilton menempati posisi ketiga dengan 214 poin, sementara Charles Leclerc berada di urutan keempat dengan 191 poin.
Max Verstappen dan Lando Norris sama-sama mengumpulkan 188 poin setelah balapan di Sepang.
Dengan kondisi tersebut, Russell membutuhkan hasil yang sangat konsisten pada balapan-balapan berikutnya jika ingin mempertahankan peluang mengejar rekan setimnya.
Sebaliknya, Antonelli kini dapat lebih fokus mengamankan poin tanpa harus mengambil risiko berlebihan demi mengejar kemenangan di setiap seri.
Namun, keunggulan 84 poin belum membuat perebutan gelar selesai.
Masih terdapat beberapa seri yang memberikan peluang besar bagi Russell maupun pembalap lain untuk mengubah situasi klasemen.
GP Singapura menjadi kesempatan berikutnya bagi Russell untuk memangkas selisih tersebut.
Balapan di Marina Bay juga memiliki format Sprint sehingga terdapat tambahan poin yang dapat diperebutkan dibandingkan akhir pekan Grand Prix biasa.
Baca Juga: Ocon Tinggalkan Haas, Rafael Câmara Mulai Dikaitkan dengan Kursi 2027
Bagi Mercedes, tantangan terbesar bukan hanya mempertahankan performa mobil, tetapi juga memastikan masalah reliabilitas tidak kembali menghentikan salah satu pembalapnya.
Antonelli sendiri menyebut kegagalan Russell sebagai sesuatu yang mengecewakan bagi tim.
Pembalap Italia tersebut juga mengingatkan bahwa Mercedes masih memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama karena persoalan reliabilitas telah beberapa kali mengganggu musim mereka.
Masalah tersebut menjadi perhatian penting karena Antonelli sendiri pernah mengalami kegagalan power unit di Barcelona.
Artinya, meskipun Mercedes masih memegang posisi kuat dalam perebutan gelar pembalap, reliabilitas tetap menjadi ancaman yang dapat mengubah perhitungan dalam waktu singkat.
Di sisi lain, kemenangan Verstappen di Sepang membuat pembalap Red Bull itu kembali masuk dalam pembicaraan persaingan papan atas.
Namun, dengan 188 poin yang dimilikinya, Verstappen masih tertinggal jauh dari Antonelli.
Fokus utama Mercedes kini adalah menjaga keunggulan Antonelli sekaligus membantu Russell kembali memperoleh momentum sebelum jarak tersebut menjadi terlalu sulit dikejar.
Sepang akhirnya memberikan keuntungan besar kepada Antonelli.
Sementara itu, Russell harus menghadapi kenyataan bahwa satu kegagalan teknis dapat mengubah arah perebutan gelar hanya dalam satu balapan.
Editor : Adib TurmudziSumber : Formula1.com