Pole Pertama Jadi Modal Verstappen Memburu Kemenangan di Sepang

Adib Turmudzi • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 07:00 WIB
Max Verstappen merayakan pole position pertamanya pada Formula 1 2026 setelah menjadi yang tercepat dalam kualifikasi Bahrain Grand Prix di Sepang (Srinivasa Krishnan)
Max Verstappen merayakan pole position pertamanya pada Formula 1 2026 setelah menjadi yang tercepat dalam kualifikasi Bahrain Grand Prix di Sepang (Srinivasa Krishnan)
 
Max Verstappen merayakan pole position pertamanya pada Formula 1 2026 setelah menjadi yang tercepat dalam kualifikasi Bahrain Grand Prix di Sepang

 

RADARBONANG.ID, SEPANG - Max Verstappen memasuki balapan Bahrain Grand Prix di Malaysia dengan modal penting setelah mengakhiri paceklik pole position pada Formula 1 2026.

Pembalap Red Bull tersebut menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Internasional Sepang, Sabtu (3/10), sekaligus membuka peluang untuk mengejar kemenangan pertamanya musim ini.

Verstappen mencatat waktu 1 menit 35,130 detik pada Q3 dan unggul 0,298 detik atas Lewis Hamilton yang menempati posisi kedua.

Kecepatan tersebut menjadi perkembangan signifikan bagi Red Bull setelah tim asal Milton Keynes itu mengawali musim dengan kesulitan bersaing secara konsisten di barisan terdepan.

Verstappen mengakui hasil tersebut terasa istimewa karena menjadi buah dari proses pengembangan mobil sepanjang musim.

Baca Juga: Verstappen Rebut Pole Sepang, Hamilton Amankan Baris Depan

Menurutnya, Red Bull secara bertahap semakin memahami karakter mobil setelah menghadapi periode awal musim yang tidak mudah.

Kondisi itu terlihat dari performa Verstappen dalam beberapa balapan terakhir.

Pada Grand Prix Azerbaijan pekan sebelumnya, Verstappen finis di posisi kedua dan hanya terpaut kurang dari dua persepuluh detik dari George Russell yang keluar sebagai pemenang.

Hasil tersebut menjadi podium ketujuh Verstappen pada musim 2026 dan menunjukkan bahwa Red Bull mulai menemukan kecepatan yang lebih kompetitif menjelang rangkaian balapan berikutnya.

Performa tersebut kemudian berlanjut ketika Formula 1 kembali ke Sepang.

Verstappen langsung menjadi yang tercepat pada FP1, kemudian tetap berada dalam persaingan terdepan sepanjang akhir pekan hingga akhirnya mengamankan pole.

Ia juga menjadi pembalap pertama pada musim ini yang menempatkan mobil tanpa mesin Mercedes di posisi pole.

Pencapaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa Red Bull mulai mampu mematahkan dominasi Mercedes yang sebelumnya sangat kuat dalam sesi kualifikasi 2026.

Meski demikian, Verstappen tidak menganggap pole sebagai jaminan kemenangan.

Karakter Sepang yang panas membuat kondisi ban, rem, dan mobil menjadi faktor penting selama balapan.

Baca Juga: Mercedes Bawa Livery Khusus PETRONAS ke Sepang, W17 Tampil dengan Sentuhan Hijau

Verstappen menyebut balapan akan membutuhkan banyak pengelolaan karena suhu tinggi dapat memberikan tekanan tambahan kepada pembalap maupun mobil.

Selain faktor teknis, posisi start juga menghadirkan tantangan tersendiri karena Lewis Hamilton akan berada tepat di samping Verstappen pada baris pertama.

Hamilton menunjukkan peningkatan performa setelah Ferrari melakukan sejumlah perubahan pada mobil selama sesi latihan.

Pembalap asal Inggris tersebut sebelumnya mengalami persoalan degradasi ban, tetapi Ferrari menemukan pengaturan yang dinilai lebih sesuai untuk menghadapi kondisi Sepang.

Di belakang keduanya, Kimi Antonelli akan memulai balapan dari posisi ketiga setelah Isack Hadjar terkena penalti turun lima posisi.

Hadjar sebenarnya mencatat waktu tercepat ketiga dalam kualifikasi, tetapi penalti tersebut membuatnya harus start dari posisi kedelapan.

Situasi itu memberikan Verstappen ruang untuk menghadapi balapan dari posisi terdepan dengan Antonelli dan Hamilton sebagai ancaman utama di barisan depan.

Bagi Verstappen, kesempatan tersebut datang pada momen ketika target pribadinya semakin jelas.

Ia sebelumnya menyatakan ingin setidaknya memenangkan satu balapan pada musim 2026 setelah beberapa kali hanya mendekati kemenangan.

Baca Juga: FIA Tetapkan Sepang sebagai Heat Hazard, Sistem Pendingin Wajib Disiapkan Tim F1

Kini, pole pertama musim ini memberinya peluang konkret untuk mewujudkan target tersebut di sirkuit yang memiliki kenangan khusus baginya.

Verstappen merupakan pemenang terakhir F1 di Sepang pada 2017, sebelum sirkuit tersebut keluar dari kalender.

Sembilan tahun kemudian, ia kembali memimpin grid di lintasan yang sama.

Balapan Minggu (4/10) akan menentukan apakah perkembangan Red Bull selama beberapa seri terakhir akhirnya mampu membawa Verstappen kembali ke podium tertinggi.

Editor : Adib Turmudzi
Sumber : Crash.net
F1 Sepang 2026 Bahrain Grand Prix Malaysia Max Verstappen 2026 Red Bull F1 Kemenangan perdana Verstappen