Tiga Penalti Ubah Grid Sepang, Antonelli Naik ke Posisi Ketiga

Adib Turmudzi • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 19:19 WIB
Max Verstappen memimpin starting grid Bahrain Grand Prix di Malaysia setelah merebut pole position, sementara Lewis Hamilton dan Kimi Antonelli mengisi barisan terdepan di Sepang. (Michael Potts / LAT images via Getty Images)
Max Verstappen memimpin starting grid Bahrain Grand Prix di Malaysia setelah merebut pole position, sementara Lewis Hamilton dan Kimi Antonelli mengisi barisan terdepan di Sepang. (Michael Potts / LAT images via Getty Images)

 

RADARBONANG.ID, SEPANG - Susunan starting grid Bahrain Grand Prix di Malaysia mengalami sejumlah perubahan setelah tiga pembalap menerima penalti sebelum balapan Formula 1 berlangsung di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (4/10).

Max Verstappen tetap mempertahankan pole position setelah menjadi pembalap tercepat dalam kualifikasi, sementara Lewis Hamilton akan mendampinginya dari posisi kedua.

Perubahan terbesar terjadi di belakang kedua pembalap tersebut setelah Isack Hadjar, Franco Colapinto, dan Arvid Lindblad terkena hukuman grid dengan tingkat penalti berbeda.

Hadjar sebenarnya mengakhiri kualifikasi di posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit 35,558 detik.

Baca Juga: Verstappen Rebut Pole Sepang, Hamilton Amankan Baris Depan

Namun, pembalap Red Bull tersebut harus turun lima posisi karena penggunaan komponen power unit yang melewati batas alokasi yang diperbolehkan.

Akibat hukuman tersebut, Hadjar turun ke posisi kedelapan pada starting grid.

Kondisi itu membuat Kimi Antonelli mendapatkan keuntungan terbesar dari perubahan di barisan depan.

Pembalap Mercedes yang sebelumnya menempati posisi keempat dalam kualifikasi kini naik ke posisi ketiga dan akan start tepat di belakang Hamilton.

Charles Leclerc juga ikut naik satu posisi ke urutan keempat.

Lando Norris dan Oscar Piastri kemudian menempati posisi kelima dan keenam, sementara George Russell bergerak ke posisi ketujuh.

Perubahan tersebut membuat Red Bull hanya memiliki Verstappen di barisan terdepan, sedangkan Hadjar harus memulai balapan dari posisi yang lebih jauh meski sebelumnya berhasil mencatat waktu ketiga tercepat.

Bagi Hadjar, hukuman tersebut menjadi tantangan tambahan setelah Red Bull menunjukkan performa kompetitif sepanjang akhir pekan di Sepang.

Pembalap asal Prancis itu sebelumnya mampu bersaing dengan Verstappen dalam sesi latihan dan kualifikasi.

Baca Juga: Mercedes Bawa Livery Khusus PETRONAS ke Sepang, W17 Tampil dengan Sentuhan Hijau

Kini, ia harus memanfaatkan kecepatan mobil sekaligus mencari celah untuk kembali masuk ke persaingan posisi depan.

Di bagian tengah grid, Pierre Gasly akan memulai balapan dari posisi kesembilan, disusul Gabriel Bortoleto di urutan ke-10.

Liam Lawson berada di posisi ke-11, sedangkan Fernando Alonso menempati posisi ke-12.

Carlos Sainz dan Lance Stroll melengkapi posisi ke-13 dan ke-14.

Perubahan grid juga memberikan keuntungan bagi beberapa pembalap yang sebelumnya berada di posisi lebih rendah saat kualifikasi.

Nico Hulkenberg naik ke posisi ke-15, diikuti Oliver Bearman dan Esteban Ocon.

Alexander Albon kemudian menempati posisi ke-18, sementara Valtteri Bottas dan Sergio Perez berada di urutan berikutnya.

Franco Colapinto menjadi salah satu pembalap yang paling terdampak akibat hukuman tersebut.

Pembalap Alpine itu menerima penalti gabungan sebanyak 15 posisi yang membuatnya turun jauh dari posisi hasil kualifikasi.

Colapinto sebelumnya menempati posisi ke-15 dalam sesi penentuan grid.

Namun, hukuman tersebut membuatnya harus memulai balapan dari posisi ke-21.

Arvid Lindblad mengalami konsekuensi lebih berat setelah menerima penalti 30 posisi.

Jumlah tersebut berasal dari penggunaan sejumlah komponen power unit di luar alokasi yang diperbolehkan.

Karena jumlah hukuman melebihi posisi yang tersedia di grid, Lindblad harus memulai balapan dari posisi paling belakang.

Situasi ini membuat hasil kualifikasi tidak sepenuhnya mencerminkan susunan grid final di Sepang.

Verstappen dan Hamilton tetap menjadi penghuni baris pertama, tetapi penalti Hadjar membuat Antonelli memperoleh posisi start ketiga.

Leclerc juga mendapatkan keuntungan dengan naik ke posisi keempat, sementara pembalap McLaren dan Mercedes ikut mengalami perubahan posisi.

Bagi Verstappen, situasi tersebut membuat posisinya sebagai pole sitter tetap aman menjelang balapan.

Pembalap Red Bull itu akan memiliki Hamilton di sisi kanan baris pertama dan Antonelli di belakangnya.

Baca Juga: FIA Tetapkan Sepang sebagai Heat Hazard, Sistem Pendingin Wajib Disiapkan Tim F1

Sementara itu, Hadjar harus memulai dari posisi kedelapan dan menghadapi persaingan lebih panjang untuk kembali ke barisan depan.

Dengan kondisi grid yang berubah setelah kualifikasi, persaingan di Sepang tidak hanya bergantung pada kecepatan mobil.

Strategi, manajemen ban, dan kemampuan melakukan overtake akan menjadi faktor penting bagi pembalap yang mengalami penurunan posisi akibat penalti.

Editor : Adib Turmudzi
Sumber : Crash.net
Isack Hadjar Bahrain Grand Prix Malaysia Starting grid F1 Sepang Penalti F1 2026 Kimi Antonelli