RADARBONANG.ID, SEPANG - Max Verstappen akhirnya mengakhiri penantian panjang untuk meraih pole position pertamanya pada Formula 1 2026 setelah menjadi pembalap tercepat dalam sesi kualifikasi Bahrain Grand Prix di Malaysia yang berlangsung di Sirkuit Internasional Sepang, Sabtu (3/10).
Pembalap Red Bull tersebut mencatat waktu 1 menit 35,130 detik dan unggul 0,298 detik atas Lewis Hamilton yang membawa Ferrari menempati posisi kedua.
Hasil tersebut menjadi pole position pertama Verstappen pada musim ini sekaligus yang pertama bagi Red Bull setelah seluruh sesi kualifikasi sebelumnya pada 2026 dikuasai mobil bermesin Mercedes, baik melalui Mercedes sendiri maupun tim pelanggan seperti McLaren dan Alpine.
Baca Juga: Verstappen Kejar Kemenangan Perdana 2026, Sepang Jadi Kesempatan Berikutnya Red Bull
Verstappen tampil konsisten sejak awal kualifikasi dengan menjadi pembalap tercepat pada Q1, Q2, hingga Q3, sebelum akhirnya mengunci posisi teratas melalui catatan waktu terbaiknya pada percobaan terakhir.
Pada putaran kedua di Q3, Verstappen sempat tidak memperbaiki catatan waktunya pada dua sektor pertama, tetapi mampu mendapatkan waktu signifikan pada sektor terakhir untuk memangkas catatan sebelumnya dan mengamankan pole dengan selisih hampir tiga persepuluh detik dari Hamilton.
Posisi kedua menjadi hasil penting bagi Hamilton setelah pembalap Ferrari tersebut mampu memanfaatkan percobaan terakhir di Q3 untuk menggeser Isack Hadjar dari baris depan.
Hamilton sebelumnya sempat mencatat waktu 1 menit 35,250 detik pada percobaan awal Q3 dan kemudian menutup sesi dengan waktu 1 menit 35,428 detik.
Hasil tersebut membuat Hamilton akan memulai balapan dari baris depan bersama Verstappen, sekaligus membuka peluang terjadinya pertarungan langsung antara dua juara dunia tersebut pada balapan di Sepang.
Baca Juga: FIA Tetapkan Sepang sebagai Heat Hazard, Sistem Pendingin Wajib Disiapkan Tim F1
Isack Hadjar sebenarnya menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit 35,558 detik, tetapi pembalap Red Bull itu mendapat penalti turun lima posisi setelah menggunakan komponen mesin pembakaran internal baru di luar alokasi yang diperbolehkan.
Penalti tersebut membuat Hadjar akan turun ke posisi kedelapan saat balapan, sementara Kimi Antonelli naik ke posisi ketiga, diikuti Charles Leclerc, Lando Norris, Oscar Piastri, dan George Russell.
Antonelli mencatat waktu 1 menit 35,631 detik atau terpaut 0,501 detik dari Verstappen, sedangkan Leclerc hanya berjarak 0,536 detik dari pole setelah sebelumnya menjadi pembalap tercepat pada FP2.
George Russell justru mengalami kesulitan lebih besar dengan hanya menempati posisi kedelapan dalam catatan waktu kualifikasi, terpaut 0,741 detik dari Verstappen.
Performa Mercedes tersebut cukup berbeda dibandingkan sesi latihan bebas ketiga beberapa jam sebelumnya ketika Antonelli menjadi pembalap tercepat dengan waktu 1 menit 36,302 detik, unggul 0,278 detik dari Verstappen.
Namun, ketika masuk kualifikasi, Red Bull mampu menemukan tambahan kecepatan yang membuat Verstappen kembali berada di depan para rivalnya.
Baca Juga: Mercedes Bawa Livery Khusus PETRONAS ke Sepang, W17 Tampil dengan Sentuhan Hijau
Pole di Sepang juga memiliki arti khusus bagi Verstappen karena pembalap Belanda tersebut merupakan pemenang terakhir Formula 1 ketika sirkuit ini menjadi tuan rumah Grand Prix Malaysia pada 2017.
Sembilan tahun setelah balapan terakhir F1 di Sepang, Verstappen kembali menunjukkan kecepatannya di lintasan yang sama dan kini memiliki posisi terdepan untuk memburu kemenangan pertamanya pada musim 2026.
Dengan Hamilton berada tepat di sampingnya dan sejumlah pembalap utama mendapat keuntungan dari penalti Hadjar, posisi start di Sepang menghadirkan susunan yang berbeda dari hasil akhir kualifikasi.
Balapan Bahrain Grand Prix di Malaysia pada Minggu (4/10) pun akan menjadi kesempatan pertama Verstappen mengubah pole position tersebut menjadi kemenangan setelah sepanjang musim belum berhasil finis di posisi pertama.
Editor : Adib TurmudziSumber : Motorsport.com