RADARBONANG.ID, Sepang - Mercedes menghadirkan tampilan khusus pada mobil W17 menjelang kembalinya Formula 1 ke Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, akhir pekan ini.
George Russell dan Kimi Antonelli akan mengendarai W17 dengan tambahan nuansa hijau yang terinspirasi dari identitas PETRONAS pada Bahrain Grand Prix in Malaysia.
Livery khusus tersebut diperkenalkan Mercedes pada Rabu, 30 September 2026, sebagai bagian dari perayaan kembalinya Formula 1 ke Malaysia setelah terakhir kali menggelar balapan di Sepang pada 2017.
Sentuhan hijau pada W17 menjadi penghormatan terhadap hubungan panjang Mercedes dengan PETRONAS, perusahaan energi asal Malaysia yang menjadi salah satu mitra utama tim tersebut.
Baca Juga: Cuaca Panas dan Hujan Mengintai Sepang, F1 Bersiap Hadapi Kondisi Tak Terduga
Bagi Mercedes, penggunaan livery tersebut memiliki arti tersendiri karena Formula 1 akhirnya kembali ke negara yang selama bertahun-tahun menjadi bagian penting dalam perjalanan kerja sama mereka.
Toto Wolff menyebut akhir pekan di Sepang memiliki makna khusus bagi Mercedes karena hubungan jangka panjang dengan PETRONAS.
Menurut Wolff, kembalinya Formula 1 ke Sepang juga menjadi kesempatan untuk mengapresiasi kerja sama antara Malaysia dan Bahrain yang memungkinkan balapan tetap berlangsung pada musim 2026.
Balapan yang berlangsung pada 2–4 Oktober tersebut secara resmi tetap menggunakan nama Bahrain Grand Prix in Malaysia.
Sepang menjadi tuan rumah setelah Bahrain tidak dapat menggelar balapan sesuai jadwal awal, sehingga Formula 1 dan FIA menyepakati Malaysia sebagai lokasi penyelenggaraan.
Bagi PETRONAS, kembalinya Formula 1 ke Sepang juga membawa kembali perhatian terhadap hubungan perusahaan tersebut dengan Mercedes.
Kerja sama Mercedes dan PETRONAS telah menjadi bagian dari identitas tim sejak Mercedes kembali sebagai konstruktor pabrikan di Formula 1 pada 2010.
Karena itu, livery khusus yang digunakan di Sepang tidak hanya berfungsi sebagai perubahan tampilan mobil, tetapi juga menjadi simbol hubungan antara tim Formula 1 tersebut dengan mitra asal Malaysia.
Baca Juga: Colapinto Kena Penalti Lima Posisi di Sepang Usai Insiden Beruntun GP Azerbaijan
Mercedes tidak hanya membawa perubahan visual untuk menghadapi akhir pekan di Sepang.
Tim tersebut juga menyiapkan paket peningkatan pada W17 yang akan digunakan pada balapan kali ini.
Pembaruan tersebut menjadi bagian dari upaya Mercedes mempertahankan performa mobil setelah Russell meraih kemenangan di Azerbaijan pada akhir pekan sebelumnya.
Kemenangan di Baku membuat persaingan internal Mercedes kembali menjadi perhatian.
Russell kini memangkas jarak dengan Antonelli menjadi 66 poin dalam klasemen pembalap setelah rekan setimnya hanya mampu finis kelima di Azerbaijan.
Sepang kemudian menjadi tantangan berbeda karena karakter sirkuit tersebut tidak sama dengan Baku.
Lintasan sepanjang 5,543 kilometer itu memiliki kombinasi tikungan cepat, zona pengereman keras dan lintasan lurus panjang yang menuntut keseimbangan mobil.
Kondisi cuaca juga menjadi faktor penting karena suhu tinggi dan kelembapan dapat meningkatkan beban fisik pembalap sekaligus memengaruhi pengelolaan ban.
Toto Wolff menilai Sepang membutuhkan performa kuat di tikungan berkecepatan tinggi, traksi yang baik, pengelolaan ban dan konsistensi dalam kondisi panas.
Kondisi tersebut membuat livery khusus PETRONAS bukan satu-satunya perhatian Mercedes pada akhir pekan ini.
Russell dan Antonelli harus membuktikan kemampuan W17 menghadapi karakter Sepang sekaligus memanfaatkan paket pembaruan yang dibawa tim.
Baca Juga: Setelah Drama Baku, F1 Hadapi Bahrain GP di Malaysia Sebelum Sprint Singapura
Kembalinya Formula 1 ke Malaysia juga memberikan tantangan tersendiri karena sebagian besar pembalap di grid saat ini belum pernah menjalani balapan F1 di Sepang.
Dari 22 pembalap yang ada di grid, hanya 10 yang pernah membalap di sirkuit tersebut dalam ajang Formula 1.
Dengan demikian, akhir pekan di Sepang menjadi perpaduan antara perayaan hubungan Mercedes dan PETRONAS serta ujian teknis bagi W17.
Warna hijau pada mobil Mercedes akan menjadi salah satu pemandangan yang paling mudah dikenali ketika Formula 1 kembali melintasi Sepang.
Namun setelah sesi latihan dimulai, perhatian tim akan beralih sepenuhnya pada performa mobil, pengelolaan ban dan persaingan di lintasan.
Editor : Adib TurmudziSumber : Formula1.com