Colapinto Kena Penalti Lima Posisi di Sepang Usai Insiden Beruntun GP Azerbaijan

Adib Turmudzi • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 20:06 WIB
Franco Colapinto akan menjalani Bahrain Grand Prix in Malaysia dengan penalti turun lima posisi setelah terlibat insiden dengan Pierre Gasly dan Lando Norris di GP Azerbaijan. (formula1.com)
Franco Colapinto akan menjalani Bahrain Grand Prix in Malaysia dengan penalti turun lima posisi setelah terlibat insiden dengan Pierre Gasly dan Lando Norris di GP Azerbaijan. (formula1.com)

 

RADARBONANG.ID, Sepang – Franco Colapinto akan menghadapi Bahrain Grand Prix in Malaysia dengan tambahan hukuman setelah insiden yang melibatkan dirinya, Pierre Gasly, dan Lando Norris pada GP Azerbaijan 2026.

Pembalap Alpine tersebut mendapat penalti turun lima posisi di grid untuk balapan berikutnya setelah dinilai menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas tabrakan di Baku.

Hukuman itu merupakan konsekuensi dari penalti waktu 10 detik yang dijatuhkan steward setelah insiden pada lap ke-36 GP Azerbaijan.

Karena Colapinto tidak menyelesaikan balapan, penalti waktu tersebut tidak dapat dijalankan seperti biasa.

Steward kemudian mengonversinya menjadi pengurangan lima posisi pada grid balapan berikutnya yang diikuti Colapinto.

Baca Juga: Bahrain GP di Malaysia Jadi Seri Berikutnya, Russell dan Verstappen Bawa Modal Berbeda dari Baku

Dengan demikian, hukuman tersebut akan berlaku ketika Formula 1 kembali berlaga di Sepang International Circuit pada 2–4 Oktober.

Insiden terjadi ketika balapan kembali dilanjutkan setelah periode Safety Car.

Colapinto berusaha mempertahankan posisinya saat memasuki Turn 1, tetapi pengeremannya terlambat sehingga mobil Alpine tersebut tidak dapat melewati tikungan dengan terkendali.

Mobil Colapinto kemudian menabrak Alpine milik Gasly.

Benturan tersebut membuat mobil Gasly bergerak dan kemudian terlibat tabrakan dengan McLaren yang dikendarai Norris.

Ketiga pembalap akhirnya gagal menyelesaikan GP Azerbaijan.

Dalam keputusan steward, Colapinto dinilai “wholly or predominantly to blame” atas insiden tersebut.

Steward juga mencatat bahwa meskipun tabrakan terjadi di tikungan pertama setelah restart, tidak terdapat kontribusi dari pembalap lain yang dapat mengurangi tanggung jawab Colapinto.

Kerugian bagi Alpine menjadi lebih besar karena kedua mobil mereka sebenarnya berada dalam posisi untuk mendapatkan poin.

Gasly dan Colapinto sama-sama memulai GP Azerbaijan dari 10 besar setelah menjalani sesi kualifikasi yang kompetitif.

Baca Juga: Setelah Drama Baku, F1 Hadapi Bahrain GP di Malaysia Sebelum Sprint Singapura

Colapinto bahkan menempati posisi ke-10 pada kualifikasi Baku.

Namun, peluang tersebut berakhir setelah insiden pada fase kedua balapan.

Gasly langsung harus menghentikan mobilnya setelah tabrakan, sedangkan Colapinto sempat kembali ke pit sebelum Alpine akhirnya memutuskan untuk menghentikan mobil tersebut.

Norris juga kehilangan kesempatan mendapatkan poin setelah McLaren miliknya ikut terseret dalam insiden.

Setelah balapan, Norris sempat menyampaikan kritik keras terhadap Colapinto dan menyerukan hukuman yang lebih berat.

Namun, juara dunia tersebut kemudian meminta maaf kepada Colapinto atas komentar yang disampaikannya setelah insiden.

Norris juga mengatakan bahwa dirinya telah menghubungi pembalap Argentina tersebut secara pribadi setelah melihat kembali kejadian dan situasinya secara lebih lengkap.

Colapinto sendiri menerima keputusan steward dan menyampaikan permintaan maaf kepada Gasly serta tim Alpine.

Baca Juga: Sean Gelael Menang di Fuji, BMW Team WRT Raih Kemenangan Dramatis di LMGT3

Insiden tersebut kini menjadi bagian dari persiapan Colapinto menghadapi seri berikutnya di Sepang.

Hukuman lima posisi tidak memengaruhi hasil kualifikasinya.

Colapinto tetap dapat mengikuti seluruh sesi latihan dan kualifikasi secara normal.

Namun, posisi yang diperolehnya dalam kualifikasi akan menjadi dasar sebelum pengurangan lima posisi diterapkan pada grid balapan.

Sebagai contoh, jika Colapinto menempati posisi kesembilan dalam kualifikasi, secara normal ia akan turun menjadi posisi ke-14 setelah penalti diterapkan.

Posisi tersebut tetap dapat berubah apabila terdapat pembalap lain yang menerima hukuman grid atau perubahan lain sebelum balapan dimulai.

Bahrain Grand Prix in Malaysia akan menjadi balapan pertama Formula 1 di Sepang sejak 2017.

Sirkuit tersebut kembali digunakan setelah perubahan kalender membuat balapan Bahrain dipindahkan ke Malaysia.

Balapan utama dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 4 Oktober.

Bagi Colapinto, akhir pekan tersebut menjadi kesempatan untuk memperbaiki hasil dari Baku sekaligus menghadapi konsekuensi langsung dari insiden yang terjadi pada seri sebelumnya.

Dengan penalti lima posisi yang sudah dipastikan, pembalap Alpine itu harus bekerja lebih keras sejak sesi latihan hingga kualifikasi apabila ingin memulai balapan dari posisi yang kompetitif.

Editor : Adib Turmudzi
Sumber : Formula1.com
GP Azerbaijan 2026 F1 Sepang 2026 Franco Colapinto penalti Colapinto Sepang Bahrain Grand Prix Malaysia