Jelang Bahrain GP di Malaysia, Ferrari Beri Dukungan Penuh untuk Vasseur

Adib Turmudzi • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 19:06 WIB
Frédéric Vasseur mendapat dukungan resmi dari Ferrari di tengah spekulasi mengenai masa depannya yang kembali mencuat setelah komentar Christian Horner. (skysports.com)
Frédéric Vasseur mendapat dukungan resmi dari Ferrari di tengah spekulasi mengenai masa depannya yang kembali mencuat setelah komentar Christian Horner. (skysports.com)

 

RADARBONANG.ID, Sepang – Ferrari kembali memberikan penegasan mengenai posisi Frédéric Vasseur sebagai team principal menjelang Bahrain Grand Prix in Malaysia 2026 di Sepang International Circuit.

Pernyataan tersebut muncul setelah spekulasi mengenai masa depan Vasseur kembali mengemuka dalam beberapa hari terakhir.

Rumor tersebut semakin ramai setelah mantan team principal Red Bull, Christian Horner, menyebut Ferrari sebagai salah satu pekerjaan yang menarik baginya jika kembali ke Formula 1.

Ferrari kemudian merespons situasi tersebut melalui konferensi pers virtual yang digelar menjelang balapan di Malaysia.

Kepala komunikasi Ferrari, Maria Conti, menyampaikan bahwa tim tetap memiliki kepercayaan penuh terhadap Vasseur dan jajaran yang dipimpinnya.

Baca Juga: Bahrain GP di Malaysia Jadi Seri Berikutnya, Russell dan Verstappen Bawa Modal Berbeda dari Baku

“Kami memiliki kepercayaan penuh kepada Fred Vasseur dan timnya,” kata Conti dalam pernyataan Ferrari yang dikutip Reuters.

Ferrari juga menegaskan bahwa keputusan mengenai kepemimpinan tim telah dibuat dan tidak berubah akibat komentar yang muncul dari luar organisasi.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi upaya Ferrari untuk mengakhiri pembahasan mengenai posisi Vasseur sebelum perhatian tim kembali diarahkan kepada persaingan di lintasan.

Vasseur sendiri sebelumnya mengaku terganggu dengan banyaknya pertanyaan mengenai masa depannya.

Dalam wawancara setelah GP Azerbaijan, Vasseur mengatakan bahwa pembahasan mengenai rumor tersebut mengambil porsi besar dalam pemberitaan dan mengganggu fokus tim.

Spekulasi mulai menguat setelah Horner mengatakan kepada The Times bahwa Ferrari merupakan tim yang akan dipertimbangkannya jika kembali ke Formula 1 tanpa harus memiliki kepemilikan tim.

Horner bahkan menggambarkan Ferrari sebagai sebuah pekerjaan yang sangat menarik di Formula 1.

Mantan bos Red Bull tersebut meninggalkan posisinya di Red Bull pada 2025 setelah sekitar dua dekade memimpin tim tersebut.

Selama masa kepemimpinannya, Red Bull meraih sejumlah gelar dunia bersama Sebastian Vettel dan Max Verstappen.

Baca Juga: Setelah Drama Baku, F1 Hadapi Bahrain GP di Malaysia Sebelum Sprint Singapura

Namun, hingga saat ini tidak ada konfirmasi bahwa Ferrari telah melakukan pembicaraan dengan Horner mengenai posisi Vasseur.

Ferrari justru menyampaikan bahwa prioritas mereka adalah menjaga konsentrasi tim menjelang rangkaian balapan berikutnya.

Situasi tersebut terjadi ketika Ferrari masih berada dalam persaingan perebutan posisi papan atas klasemen konstruktor.

Setelah GP Azerbaijan, Ferrari berada di posisi kedua klasemen konstruktor dengan 378 poin.

Mercedes memimpin dengan 538 poin, sedangkan McLaren berada di posisi ketiga dengan 306 poin.

Ferrari juga belum mampu membawa salah satu pembalapnya ke podium dalam lima balapan terakhir.

Pada GP Azerbaijan, Charles Leclerc finis keempat dan Lewis Hamilton berada di posisi keenam.

Hasil tersebut membuat Ferrari tetap mendapatkan poin, tetapi belum mampu menandingi Mercedes dan Red Bull dalam perebutan posisi terdepan di Baku.

Vasseur mengatakan Ferrari akan membawa sejumlah peningkatan ke Malaysia dan tetap berusaha mendapatkan poin sebanyak mungkin pada sisa musim.

Baca Juga: Sean Gelael Menang di Fuji, BMW Team WRT Raih Kemenangan Dramatis di LMGT3

Fokus tersebut menjadi semakin penting karena kalender F1 kini memasuki rangkaian balapan yang padat.

Bahrain Grand Prix in Malaysia akan berlangsung pada 2–4 Oktober di Sepang International Circuit.

Balapan tersebut merupakan seri ke-16 musim 2026 sekaligus menjadi kembalinya Formula 1 ke Sepang setelah terakhir kali digunakan pada 2017.

Ferrari harus menghadapi sirkuit yang memiliki karakter berbeda dibandingkan Baku.

Sepang mempunyai kombinasi tikungan cepat, pengereman keras dan lintasan lurus panjang yang menuntut keseimbangan antara kecepatan serta pengelolaan ban.

Kondisi cuaca tropis juga berpotensi menambah tantangan bagi tim.

Dengan persiapan menuju Sepang yang sudah berlangsung, Ferrari kini berusaha mengalihkan perhatian dari rumor kepemimpinan kepada performa mobil.

Sementara itu, dukungan resmi terhadap Vasseur menjadi penegasan bahwa untuk saat ini Ferrari tetap mempertahankan struktur kepemimpinan yang ada.

Spekulasi mengenai Horner dan posisi Vasseur mungkin masih menjadi pembicaraan di paddock, tetapi keputusan resmi Ferrari menjelang GP di Malaysia adalah memberikan dukungan penuh kepada team principal asal Prancis tersebut.

Editor : Adib Turmudzi
Sumber : skysports.com
F1 Sepang 2026 Bahrain GP Malaysia Frédéric Vasseur Ferrari Christian Horner Ferrari Ferrari F1 2026