John Herdman Beri Pesan Usai Indonesia Ditahan Malaysia, Benarkah Isyarat Bakal Mundur?

Muhammad Azlan Syah • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 10:22 WIB
Pesan John Herdman setelah Timnas Indonesia ditahan Malaysia 0-0 ikut menjadi sorotan. Benarkah ada sinyal soal masa depannya? Ini faktanya. (istimewa)
Pesan John Herdman setelah Timnas Indonesia ditahan Malaysia 0-0 ikut menjadi sorotan. Benarkah ada sinyal soal masa depannya? Ini faktanya. (istimewa)

RADARBONANG.ID – Hasil imbang Timnas Indonesia melawan Malaysia membuat perhatian suporter tidak hanya tertuju pada skor 0-0.

Setelah pertandingan, pesan John Herdman kepada pendukung Skuad Garuda ikut memunculkan pertanyaan soal masa depan sang pelatih.

Indonesia gagal meraih kemenangan dalam laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026).

Bahkan, Skuad Garuda harus bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-37.

Di tengah situasi tersebut, Herdman justru memberikan perhatian khusus kepada suporter yang tetap memberikan dukungan dari tribun hingga pertandingan berakhir.

Lantas, apakah pernyataan Herdman itu berkaitan dengan masa depannya sebagai pelatih Timnas Indonesia?

Baca Juga: Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Ditahan Malaysia 0-0, Ini Skemanya

Bukan Pernyataan Akan Mundur

Nama John Herdman memang menjadi sorotan setelah Indonesia hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia.

Namun, dalam pernyataan seusai pertandingan, Herdman tidak menyebut dirinya akan mundur apabila Indonesia gagal lolos dari fase grup.

Pesan yang disampaikan pelatih asal Inggris tersebut justru berkaitan dengan dukungan suporter.

Herdman meminta para fans tetap memberikan dukungan kepada perjuangan Timnas Indonesia.

Ia juga mengaku terkesan dengan atmosfer yang tercipta di SUGBK sepanjang pertandingan.

“Melihat stadion seperti itu, kemudian mendengar dan merasakan energi mereka dalam 20 menit terakhir, itu benar-benar sesuatu yang luar biasa,” kata Herdman dalam konferensi pers seusai laga.

Menurut Herdman, dukungan tersebut memberikan energi besar kepada pemain yang sedang berjuang di lapangan.

Ia bahkan menyebut dukungan suporter sebagai faktor penting bagi tim dan negara.

56.894 Suporter Penuhi SUGBK

Pertandingan Indonesia melawan Malaysia memang berlangsung dalam atmosfer yang sangat kuat.

Sebanyak 56.894 suporter tercatat hadir langsung di SUGBK untuk menyaksikan duel kedua tim.

Dukungan tersebut semakin terasa ketika Indonesia harus bertahan dengan 10 pemain setelah kartu merah Thom Haye.

Dalam kondisi tersebut, para pemain Indonesia harus bekerja lebih keras untuk menjaga pertahanan dari tekanan Malaysia.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 0-0.

Herdman mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya.

Menurut dia, para pemain telah mengeluarkan seluruh kemampuan meski harus menjalani sebagian besar pertandingan dengan jumlah pemain yang tidak lengkap.

Kenapa Pesannya Jadi Sorotan?

Pertandingan melawan Malaysia datang dalam situasi yang cukup menentukan bagi Indonesia.

Sebelum pertandingan, Skuad Garuda memiliki peluang untuk memperkuat posisi di Grup A.

Namun, hasil imbang membuat persaingan di papan atas tetap terbuka.

Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin setelah dua pertandingan.

Indonesia sebelumnya mengalahkan Singapura, sedangkan Malaysia juga mengawali perjalanan di grup dengan hasil positif.

Kini, pertandingan terakhir melawan Bangladesh menjadi laga penting bagi perjalanan Skuad Garuda di turnamen tersebut.

Karena itu, setiap pernyataan Herdman setelah pertandingan ikut menjadi perhatian publik.

Apalagi, hasil imbang melawan Malaysia juga membuat sebagian suporter menunjukkan kekecewaan.

Setelah laga, nama Shin Tae-yong bahkan sempat terdengar dari tribun SUGBK.

Situasi tersebut membuat pembicaraan mengenai Herdman dan Timnas Indonesia semakin ramai.

Herdman Justru Minta Suporter Tetap Setia

Jika melihat pernyataan yang disampaikan seusai pertandingan, pesan Herdman lebih mengarah pada permintaan agar suporter tetap berada di belakang tim.

Ia mengapresiasi energi yang diberikan puluhan ribu pendukung Indonesia.

Herdman menilai atmosfer tersebut memberikan dampak positif kepada pemain, terutama ketika pertandingan memasuki 20 menit terakhir.

Dengan kata lain, tidak ada pernyataan langsung dari Herdman yang menyebut dirinya siap mundur jika Indonesia gagal melaju dari fase grup.

Yang disampaikan justru apresiasi terhadap suporter dan kebanggaan atas perjuangan pemain.

Hal tersebut penting dibedakan karena spekulasi mengenai masa depan pelatih bisa berkembang dengan cepat setelah sebuah tim gagal meraih kemenangan.

Laga Bangladesh Jadi Penentu Berikutnya

Setelah pertandingan melawan Malaysia selesai, perhatian Timnas Indonesia kini beralih kepada Bangladesh.

Laga terakhir Grup A dijadwalkan berlangsung di SUGBK pada Kamis (1/10/2026).

Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menentukan langkah berikutnya di FIFA ASEAN Cup 2026.

Situasi klasemen membuat kemenangan menjadi hasil yang sangat berarti bagi Skuad Garuda.

Namun, posisi akhir Indonesia tetap akan bergantung pada hasil pertandingan lain di Grup A serta perhitungan klasemen setelah seluruh pertandingan selesai.

Herdman tentu masih memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan bersama tim.

Terlebih, pertandingan melawan Malaysia menunjukkan bahwa bermain dengan 10 pemain dapat mengubah jalannya pertandingan secara drastis.

Jadi, Benarkah Herdman Mau Mundur?

Untuk saat ini, pernyataan Herdman seusai laga melawan Malaysia tidak menunjukkan adanya pengumuman atau sinyal langsung bahwa dirinya akan mundur apabila Indonesia gagal lolos dari fase grup.

Pesan yang disampaikan kepada publik justru mengenai suporter.

Baca Juga: Justin Hubner Puji Soliditas Timnas Indonesia Usai Tahan Malaysia, Kini Fokus Hadapi Bangladesh

Herdman mengapresiasi atmosfer SUGBK dan berharap dukungan tersebut tetap diberikan kepada Timnas Indonesia.

Spekulasi mengenai masa depan pelatih memang bisa muncul ketika hasil pertandingan tidak sesuai harapan. Namun, pernyataan soal mundur membutuhkan dasar yang jelas.

Dalam konferensi pers seusai Indonesia bermain imbang melawan Malaysia, Herdman tidak menyampaikan hal tersebut.

Yang terlihat justru ia masih berbicara mengenai perjuangan pemain dan pentingnya dukungan suporter untuk pertandingan berikutnya.

Jadi, jika muncul anggapan bahwa Herdman sudah memberi kode akan mundur setelah fase grup, pernyataan tersebut perlu dibedakan dari apa yang benar-benar disampaikan sang pelatih.

Untuk sementara, fokus Herdman dan Timnas Indonesia masih tertuju pada satu pertandingan tersisa.

Bangladesh sudah menunggu.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : jawapos.com
FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Malaysia masa depan John Herdman timnas indonesia John Herdman