Dua Wakil Indonesia Terhenti di Semifinal, Fajar/Fikri dan Alwi Farhan Amankan Medali Perunggu

Bihan Mokodompit • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Alwi Farhan sama-sama meraih medali perunggu setelah terhenti di semifinal Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok.NOC/NMA)
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Alwi Farhan sama-sama meraih medali perunggu setelah terhenti di semifinal Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok.NOC/NMA)

RADARBONANG.ID – Kontingen Indonesia menambah dua medali dari cabang olahraga bulu tangkis pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Alwi Farhan sama-sama meraih medali perunggu setelah terhenti di semifinal nomor perorangan.

Fajar/Fikri lebih dulu memastikan podium setelah kalah dari ganda putra China, Liang Weikeng/Wang Chang, dalam pertandingan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Senin (28/9/2026).

Sementara itu, Alwi Farhan gagal melangkah ke final tunggal putra setelah dikalahkan wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn.

Dua hasil tersebut membuat Indonesia memiliki tambahan dua medali perunggu dari arena bulu tangkis pada hari yang sama.

Fajar/Fikri Terhenti dalam Tiga Gim

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus mengakhiri perjalanan di nomor ganda putra setelah kalah dari Liang Weikeng/Wang Chang.

Baca Juga: 127 Tahun Evolusi Kereta Listrik Indonesia, dari Trem Masa Kolonial hingga Whoosh 350 Km/Jam

Pertandingan semifinal berlangsung dalam tiga gim dengan skor 17-21, 21-13, 9-21 untuk kemenangan pasangan China.

Hasil tersebut sekaligus memastikan Fajar/Fikri membawa pulang medali perunggu.

Gim pertama berjalan cukup ketat. Kedua pasangan sempat saling mengejar angka sebelum Liang/Wang mampu mengambil momentum.

Pasangan China tersebut kemudian menjaga keunggulan hingga akhir gim dan mengamankan kemenangan 21-17.

Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri langsung memberikan respons.

Permainan pasangan Indonesia menjadi lebih agresif sehingga mereka mampu mengendalikan perolehan angka.

Fajar/Fikri akhirnya merebut gim kedua dengan skor 21-13 dan membuat pertandingan harus dilanjutkan ke gim penentuan.

Namun, momentum kembali berpindah ke pasangan China pada gim ketiga.

Liang/Wang mampu menjaga tekanan sejak awal dan membuat Fajar/Fikri kesulitan mengembangkan permainan. Mereka pun menutup gim penentuan dengan skor telak 21-9.

Kekalahan tersebut membuat Fajar/Fikri gagal menciptakan All Indonesian Final di nomor ganda putra.

Sebelumnya, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sudah lebih dahulu mengamankan tempat di partai puncak.

Alwi Farhan Juga Bawa Pulang Perunggu

Medali perunggu berikutnya dipersembahkan Alwi Farhan dari nomor tunggal putra.

Pebulu tangkis muda Indonesia tersebut menghadapi Kunlavut Vitidsarn dalam semifinal yang berlangsung di arena yang sama.

Alwi harus mengakui keunggulan wakil Thailand tersebut dalam dua gim langsung. Pertandingan berakhir dengan skor 13-21, 15-21.

Kunlavut mampu mengendalikan permainan sejak gim pertama.

Alwi berusaha mempertahankan persaingan, tetapi lawannya lebih konsisten dalam mengamankan poin-poin penting.

Memasuki gim kedua, Alwi kembali mencoba memberikan perlawanan.

Namun, Kunlavut tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga akhirnya memastikan tiket ke final.

Hasil tersebut membuat Alwi meraih medali perunggu nomor tunggal putra.

Alwi mengakui kondisi fisiknya sudah terkuras setelah menjalani rangkaian pertandingan yang padat.

Ia sebelumnya juga tampil pada nomor beregu putra dan harus menjalani pertandingan dua kali dalam satu hari pada nomor perorangan.

Meski begitu, Alwi mengatakan dirinya tidak ingin menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan atas kekalahan dari Kunlavut.

Fajar/Fikri dan Alwi Sudah Sumbang Medali Sejak Beregu

Raihan Fajar/Fikri dan Alwi Farhan di nomor perorangan menambah koleksi medali mereka di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Ketiganya, bersama sejumlah pemain lain, sebelumnya ikut membawa Indonesia meraih medali emas dari nomor beregu putra.

Tim Indonesia mengalahkan China dengan skor 3-2 pada final beregu putra, Kamis (24/9).

Dalam pertandingan tersebut, Fajar/Fikri memang kalah dari Liang Weikeng/Wang Chang, tetapi Alwi Farhan berhasil menyumbangkan kemenangan ketika menghadapi Li Shi Feng.

Dengan hasil di nomor perorangan, Fajar/Fikri dan Alwi kembali naik podium.

Bagi Fajar/Fikri, medali perunggu ini juga menjadi tambahan medali bagi Muhammad Shohibul Fikri yang menjalani debut di Asian Games.

Sebelumnya, Fikri menyebut dirinya ingin terus berjuang setelah memastikan medali di nomor perorangan.

Indonesia Koleksi 27 Medali

Tambahan dua perunggu dari bulu tangkis ikut memperkaya koleksi medali Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Baca Juga: John Herdman Tak Mau Timnas Indonesia Kehabisan Energi saat Hadapi Malaysia di SUGBK Malam Ini

Berdasarkan pembaruan klasemen pada 28 September 2026, Indonesia mengoleksi 27 medali yang terdiri dari dua emas, lima perak, dan 20 perunggu.

Selain dari bulu tangkis, Indonesia juga memperoleh medali perunggu dari cabang BMX Racing melalui Jasmine Azzahra Setyobudi pada hari yang sama.

Perjuangan kontingen Merah Putih masih berlanjut hingga rangkaian Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berakhir.

Di sektor bulu tangkis, Indonesia juga masih memiliki wakil yang melaju ke final nomor perorangan.

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil mengamankan tiket partai puncak ganda putra, sedangkan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga melaju ke final ganda campuran.

Artinya, peluang Indonesia untuk menambah medali dari bulu tangkis masih terbuka.

Fajar/Fikri dan Alwi Farhan memang harus mengakhiri perjalanan di semifinal. Namun, keduanya tetap berhasil membawa pulang medali dari nomor perorangan dan menambah koleksi podium Indonesia di Aichi-Nagoya.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : kemenpora.go.id
Fajar Fikri Alwi Farhan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 medali bulu tangkis Indonesia hasil badminton Asian Games