RADARBONANG.ID – Nama Shin Tae-yong kembali menggema di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, setelah Timnas Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026).
Teriakan nama mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut terdengar dari tribun setelah skuad Garuda gagal meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
Momen tersebut terjadi setelah pertandingan berakhir. Para pemain Indonesia kemudian berkumpul di tengah lapangan untuk menjalani tradisi menyanyikan lagu “Tanah Airku” bersama-sama.
Di tengah momen tersebut, nama Shin Tae-yong kembali diteriakkan oleh suporter yang memenuhi SUGBK.
Peristiwa serupa juga terdengar dalam beberapa momen ketika pertandingan tidak berjalan sesuai harapan pendukung Indonesia.
Hasil Imbang Bikin Suporter Kecewa
Indonesia sebenarnya memasuki pertandingan dengan modal kemenangan 2-0 atas Singapura pada laga pembuka.
Baca Juga: Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun, Berikut Daftar Anak Soekarno dari Berbagai Pernikahan
Hasil tersebut membuat skuad Garuda membawa kepercayaan diri saat menghadapi Malaysia.
Namun, pertandingan di SUGBK berjalan berbeda.
Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-37.
Keputusan tersebut diambil wasit setelah melakukan peninjauan VAR atas pelanggaran terhadap pemain Malaysia.
Situasi itu membuat Indonesia harus mengubah pendekatan permainan.
Setelah sebelumnya berusaha mengambil kendali pertandingan, skuad Garuda lebih banyak berkonsentrasi menjaga pertahanan setelah kehilangan satu pemain.
Malaysia kemudian memiliki keuntungan jumlah pemain. Namun, hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol yang tercipta.
Indonesia akhirnya harus puas dengan tambahan satu poin.
Hasil 0-0 tersebut membuat Indonesia mengoleksi empat poin dari dua pertandingan.
Skuad Garuda berada di posisi kedua Grup A, sementara Malaysia berada di posisi teratas dengan jumlah poin yang sama tetapi unggul dalam selisih gol.
Nama Shin Tae-yong Kembali Terdengar
Setelah peluit panjang dibunyikan, teriakan “Shin Tae-yong” dari tribun menjadi salah satu momen yang menarik perhatian.
Nama pelatih asal Korea Selatan itu kemudian kembali terdengar ketika para pemain Indonesia membentuk lingkaran di tengah lapangan untuk menyanyikan “Tanah Airku”.
Shin Tae-yong sendiri pernah menangani Timnas Indonesia sebelum kemudian meninggalkan posisi tersebut. Kini, ia menangani Persija Jakarta.
JawaPos.com menyebut teriakan tersebut sebagai luapan kekecewaan suporter terhadap hasil pertandingan Indonesia.
IDN Times juga melaporkan bahwa nama Shin Tae-yong diteriakkan setelah hasil imbang tanpa gol tersebut.
Teriakan tersebut tidak secara otomatis menunjukkan adanya tuntutan tertentu dari seluruh suporter.
Namun, kemunculannya setelah pertandingan menjadi gambaran bahwa sebagian penonton menghubungkan hasil pertandingan saat ini dengan sosok pelatih yang pernah menangani Garuda.
Pemecatan Shin Tae-yong sebelumnya memang sempat mendapat sorotan dan kritik dari sejumlah pihak.
Karena itu, namanya kembali menjadi bagian dari percakapan suporter ketika Indonesia gagal meraih kemenangan di laga penting tersebut.
Indonesia Sebenarnya Berhasil Bertahan dalam Situasi Sulit
Di sisi lain, hasil imbang melawan Malaysia tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan secara keseluruhan.
Indonesia harus bermain dengan 10 pemain selama sebagian besar pertandingan setelah kartu merah Thom Haye.
Kondisi tersebut membuat skuad asuhan John Herdman harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan hasil.
Malaysia memiliki keunggulan jumlah pemain, tetapi tidak mampu mencetak gol hingga pertandingan berakhir.
Artinya, Indonesia masih berhasil mengamankan satu poin dalam situasi yang cukup sulit.
Bek Justin Hubner sebelumnya juga memberikan apresiasi terhadap perjuangan rekan-rekannya dalam pertandingan tersebut.
Menurutnya, kemampuan Indonesia mempertahankan pertahanan ketika bermain dengan 10 pemain merupakan hal yang layak mendapatkan pujian.
Bagi Hubner, perjuangan Timnas Indonesia belum berakhir.
Fokus Garuda Beralih ke Bangladesh
Setelah pertandingan melawan Malaysia selesai, perhatian Timnas Indonesia kini beralih ke pertandingan berikutnya.
Indonesia dijadwalkan menghadapi Bangladesh pada Kamis (1/10/2026).
Laga tersebut menjadi pertandingan ketiga sekaligus bagian penting dalam persaingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Baca Juga: Bahrain GP di Malaysia Jadi Seri Berikutnya, Russell dan Verstappen Bawa Modal Berbeda dari Baku
Hasil melawan Malaysia membuat persaingan di papan atas semakin ketat.
Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin, sehingga pertandingan berikutnya akan menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk menjaga peluang melaju ke partai final.
Karena itu, perhatian pemain dan tim pelatih kini perlu kembali diarahkan kepada pertandingan berikutnya.
Teriakan nama Shin Tae-yong di SUGBK menjadi bagian dari suasana setelah pertandingan melawan Malaysia.
Namun, bagi Timnas Indonesia, kompetisi belum selesai.
Skuad Garuda masih memiliki pertandingan melawan Bangladesh yang harus dihadapi.
Hasil laga tersebut akan ikut menentukan perjalanan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : jawapos.com