RADARBONANG.ID, Baku – Formula 1 memasuki rangkaian balapan penting setelah Grand Prix Azerbaijan 2026 di Baku membuka fase triple header yang akan membawa para pembalap menuju Malaysia dan kemudian Singapura.
George Russell menjadi pembalap yang membawa hasil terbesar dari Baku setelah mengamankan kemenangan ketiganya pada musim 2026.
Pembalap Mercedes tersebut harus mempertahankan posisi terdepan dari tekanan Max Verstappen hingga lap terakhir.
Russell akhirnya finis hanya 0,196 detik di depan Verstappen dalam balapan yang berlangsung selama 51 lap di Baku City Circuit.
Baca Juga: Kalender F1 2027 Tak Bentrok, Max Verstappen Punya Peluang Kembali Balapan Endurance
Verstappen harus puas berada di posisi kedua, sementara rekan setimnya di Red Bull, Isack Hadjar, melengkapi podium setelah finis di urutan ketiga.
Charles Leclerc membawa Ferrari finis keempat, sedangkan Kimi Antonelli menempati posisi kelima setelah melakukan pemulihan dari posisi start ke-16.
Hasil tersebut membuat persaingan di papan atas klasemen pembalap kembali berubah.
Antonelli masih memimpin kejuaraan, tetapi Russell berhasil memangkas selisih poin setelah meraih kemenangan di Baku.
Menurut klasemen setelah GP Azerbaijan, keunggulan Antonelli atas Russell kini menjadi 66 poin.
Russell juga semakin dekat dengan rekan setimnya dalam persaingan internal Mercedes setelah memperoleh tambahan maksimal 25 poin dari Baku.
Namun, para pembalap tidak memiliki waktu panjang untuk beristirahat karena seri berikutnya memiliki cerita yang berbeda.
F1 akan langsung meninggalkan Azerbaijan dan menuju Sepang International Circuit di Malaysia untuk menggelar Formula 1 Gulf Air Bahrain Grand Prix in Malaysia pada 2–4 Oktober 2026.
Balapan tersebut merupakan bagian dari perubahan kalender 2026 setelah Bahrain tidak dapat menjadi lokasi penyelenggaraan sesuai jadwal awal.
Formula 1 dan FIA kemudian menetapkan Sepang sebagai lokasi penyelenggaraan Bahrain Grand Prix pada tahun ini.
Baca Juga: Kalender F1 2027 Resmi Dirilis, Ada 24 GP dan 10 Sprint hingga Monaco Dapat Format Balapan Baru
Dengan demikian, balapan di Sepang tetap menggunakan nama Bahrain Grand Prix in Malaysia, bukan Malaysian Grand Prix.
Kembalinya Formula 1 ke Sepang juga menjadi salah satu cerita menarik karena sirkuit tersebut terakhir kali menjadi tuan rumah balapan F1 pada 2017.
Max Verstappen merupakan pembalap terakhir yang memenangkan Grand Prix Formula 1 di Sepang sebelum Malaysia keluar dari kalender.
Setelah balapan di Sepang, F1 akan melanjutkan perjalanan menuju Singapura pada 9–11 Oktober.
GP Singapura 2026 akan menjadi seri ke-17 dalam kalender musim ini dan memiliki format akhir pekan yang berbeda.
Marina Bay akan menjadi tuan rumah Sprint F1 untuk pertama kalinya.
Rangkaian akhir pekan tersebut akan dimulai dengan Sprint Qualifying pada Jumat, dilanjutkan Sprint pada Sabtu, kemudian kualifikasi balapan utama pada Sabtu malam.
Grand Prix Singapura sendiri akan berlangsung pada Minggu, 11 Oktober.
Artinya, persaingan setelah Baku akan berlangsung dalam rangkaian tiga seri yang dimulai dari Azerbaijan, berlanjut ke Sepang, lalu ditutup dengan Singapura.
Format tersebut memberikan tantangan berbeda bagi setiap tim karena karakter Baku, Sepang, dan Marina Bay memiliki tuntutan teknis yang tidak sama.
Mercedes akan berusaha mempertahankan performa positif setelah Russell mengamankan kemenangan di Azerbaijan.
Baca Juga: WEC 2027 Tambah Jadi 9 Putaran, Silverstone Kembali Setelah 8 Tahun dan McLaren Debut Hypercar
Red Bull juga memiliki modal penting setelah Verstappen dan Hadjar membawa dua mobil tim ke podium.
Bagi Antonelli, dua seri berikutnya akan menjadi kesempatan untuk mempertahankan keunggulan klasemen setelah Russell berhasil memangkas jarak di Baku.
Sementara itu, Verstappen akan memasuki rangkaian tersebut dengan tambahan 18 poin dari Azerbaijan setelah nyaris merebut kemenangan dari Russell.
Dengan kalender yang semakin padat dan persaingan klasemen yang masih terbuka, hasil di Sepang dapat menjadi bagian penting sebelum perhatian F1 beralih ke Sprint pertama di Singapura.
Editor : Adib TurmudziSumber : Formula1.com