RADARBONANG.ID, Formula 1 langsung menghadapi tantangan baru setelah drama Grand Prix Azerbaijan 2026 berakhir dengan kemenangan George Russell atas Max Verstappen di Baku City Circuit.
Hasil tersebut menjadi modal berbeda bagi kedua pembalap menjelang seri ke-16 musim ini yang akan berlangsung di Sepang International Circuit, Malaysia.
Russell meninggalkan Azerbaijan dengan tambahan 25 poin setelah mengamankan kemenangan ketiganya pada musim 2026.
Pembalap Mercedes itu tampil dari pole position dan mampu mempertahankan keunggulan meskipun mendapat tekanan Verstappen pada lap terakhir.
Baca Juga: Kalender F1 2027 Tak Bentrok, Max Verstappen Punya Peluang Kembali Balapan Endurance
Russell akhirnya melewati garis finis hanya 0,196 detik di depan pembalap Red Bull tersebut.
Kemenangan di Baku juga menjadi kemenangan kedelapan sepanjang karier Russell di Formula 1.
Verstappen harus menerima tambahan 18 poin setelah finis kedua.
Pembalap asal Belanda itu sempat mendekati Russell pada fase akhir setelah dua periode Safety Car membuat jarak di barisan depan kembali rapat.
Namun, Verstappen tidak mampu menyelesaikan manuver untuk mengambil alih posisi pertama dan harus puas dengan podium kedua.
Di belakang mereka, Isack Hadjar membawa Red Bull meraih double podium setelah finis ketiga.
Hasil tersebut membuat Red Bull mengakhiri akhir pekan Baku dengan dua mobil di tiga besar, sementara Charles Leclerc membawa Ferrari finis keempat.
Kimi Antonelli melengkapi lima besar setelah melakukan pemulihan dari posisi ke-16 di grid.
Baca Juga: Kalender F1 2027 Resmi Dirilis, Ada 24 GP dan 10 Sprint hingga Monaco Dapat Format Balapan Baru
Antonelli sebelumnya mengalami kecelakaan pada bagian awal kualifikasi yang membuatnya tidak dapat melanjutkan sesi.
Pembalap Italia tersebut kemudian berhasil mengurangi dampak dari hasil kualifikasi melalui balapan yang konsisten dan membawa pulang 10 poin.
Hasil Baku membuat Russell memangkas jarak dengan Antonelli dalam klasemen pembalap.
Antonelli masih memimpin kejuaraan, sementara Russell berada di posisi kedua dengan selisih 66 poin.
Situasi tersebut membuat setiap seri berikutnya memiliki arti penting bagi Mercedes, terutama karena musim masih menyisakan beberapa balapan.
Namun, tantangan berikutnya bukan langsung Singapura seperti yang sebelumnya disebut.
Formula 1 akan terlebih dahulu menuju Malaysia untuk menggelar Formula 1 Gulf Air Bahrain Grand Prix in Malaysia pada 2–4 Oktober 2026.
Balapan tersebut merupakan seri ke-16 dalam kalender musim ini dan akan berlangsung di Sepang International Circuit.
Nama Bahrain Grand Prix tetap digunakan meskipun lokasi penyelenggaraannya berada di Malaysia.
Perubahan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian kalender 2026 yang memungkinkan balapan Bahrain tetap digelar dengan Sepang sebagai lokasi alternatif.
Formula 1 dan FIA mengonfirmasi Malaysia sebagai tuan rumah Bahrain Grand Prix pada Juli 2026.
Baca Juga: WEC 2027 Tambah Jadi 9 Putaran, Silverstone Kembali Setelah 8 Tahun dan McLaren Debut Hypercar
Kesepakatan tersebut membuat Sepang kembali menjadi bagian dari kalender Formula 1 setelah terakhir kali menggelar Grand Prix pada 2017.
Bagi Russell, Sepang menjadi kesempatan untuk melanjutkan hasil positif setelah kemenangan di Baku.
Sementara bagi Verstappen, seri tersebut menjadi kesempatan untuk kembali memburu kemenangan pertamanya pada Grand Prix musim 2026.
Karakter Sepang juga memberikan tantangan berbeda dibandingkan Baku.
Sirkuit tersebut memiliki kombinasi tikungan berkecepatan tinggi dan lintasan panjang yang dapat memberikan tekanan berbeda terhadap mobil serta ban.
Kondisi cuaca Malaysia juga dapat menjadi faktor yang harus diperhitungkan oleh tim selama akhir pekan balapan.
Setelah Bahrain GP in Malaysia berakhir, Formula 1 baru akan bergerak menuju Singapura.
GP Singapura dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober dan menjadi seri ke-17 dalam kalender 2026.
Dengan demikian, Russell dan Verstappen akan terlebih dahulu berhadapan di Sepang sebelum kembali bertemu dalam balapan malam di Marina Bay.
Rangkaian dua seri tersebut menjadi bagian dari fase akhir musim yang semakin padat.
Russell membawa kepercayaan diri setelah kemenangan di Baku, sedangkan Verstappen memiliki tambahan poin dan hasil podium sebagai modal menuju Malaysia.
Persaingan klasemen juga membuat hasil di Sepang berpotensi kembali mengubah jarak di antara para pembalap papan atas.
Editor : Adib TurmudziSumber : Formula1.com