Ferrari Dekati Mercedes dan Red Bull di FP1, Leclerc Jadi Ancaman Jelang Kualifikasi Baku

Adib Turmudzi • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 08:00 WIB
Charles Leclerc membawa Ferrari bersaing di barisan depan pada latihan bebas pertama GP Azerbaijan 2026. Pembalap asal Monako itu menempati posisi ketiga dengan selisih hanya 0,004 detik dari Max Verstappen yang berada di urutan kedua. (Peter Kiss / WHYOUT images)
Charles Leclerc membawa Ferrari bersaing di barisan depan pada latihan bebas pertama GP Azerbaijan 2026. Pembalap asal Monako itu menempati posisi ketiga dengan selisih hanya 0,004 detik dari Max Verstappen yang berada di urutan kedua. (Peter Kiss / WHYOUT images)

 

 

RADARBONANG.ID, Baku – Charles Leclerc membuka akhir pekan GP Azerbaijan 2026 dengan menempatkan Ferrari di posisi ketiga pada sesi latihan bebas pertama.

Pembalap asal Monako tersebut mencatat waktu 1 menit 45,791 detik di Baku City Circuit, hanya terpaut 0,404 detik dari George Russell yang menjadi pembalap tercepat.

Leclerc juga hanya berjarak 0,004 detik dari Max Verstappen yang berada di posisi kedua.

Hasil tersebut membuat Ferrari terlihat cukup dekat dengan dua tim yang berada di depan pada sesi pembuka akhir pekan balapan.

Menariknya, Leclerc dan rekan setimnya Lewis Hamilton mencatat waktu menggunakan ban medium, sementara Russell dan Verstappen menetapkan waktu tercepat mereka dengan ban soft.

Baca Juga: Russell Kuasai FP1 Azerbaijan, Antonelli Terhenti dan Verstappen Tempel di Posisi Kedua

Hamilton sendiri menempati posisi keempat dengan waktu 1 menit 45,824 detik.

Selisih antara Leclerc dan Hamilton hanya 0,033 detik sehingga Ferrari menjadi salah satu tim dengan performa paling konsisten pada FP1.

Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi Ferrari karena Baku memiliki karakter yang menuntut kompromi dalam menentukan tingkat downforce mobil.

Lintasan sepanjang 6,003 kilometer tersebut memiliki sektor jalanan yang sempit di kawasan kota tua sekaligus trek lurus utama yang sangat panjang.

Tim harus menentukan setelan yang memungkinkan mobil tetap stabil di tikungan tanpa kehilangan terlalu banyak kecepatan di lintasan lurus.

Pada sesi pembuka, Ferrari memilih pendekatan yang berbeda dibandingkan beberapa rival utama.

Leclerc dan Hamilton tidak menggunakan ban soft untuk mencatat waktu tercepat mereka sehingga posisi ketiga dan keempat memberikan gambaran bahwa mobil Ferrari masih memiliki ruang untuk meningkatkan catatan waktu.

Formula 1 mencatat Leclerc menyelesaikan 25 lap selama FP1, sedangkan Hamilton juga menjalani jumlah putaran yang sama.

Keduanya menjalani sesi relatif lancar dibandingkan sejumlah pembalap lain yang mengalami masalah teknis atau kehilangan waktu di lintasan.

Baca Juga: 6 Hours of Fuji 2026 Jadi Penentu, Toyota, BMW dan Ferrari Berebut Gelar WEC dengan Selisih Tipis

Leclerc sebelumnya dikenal memiliki catatan kuat di Baku, tetapi Ferrari tetap menghadapi tantangan untuk menerjemahkan kecepatan latihan menjadi performa satu lap pada kualifikasi.

Data FP1 menjadi penting bagi tim untuk memahami bagaimana ban bekerja ketika permukaan lintasan mulai mendapatkan lebih banyak grip.

Pirelli menyebut kondisi lintasan pada awal akhir pekan sangat kotor dan minim cengkeraman, sehingga waktu lap mengalami perubahan cukup besar seiring bertambahnya jumlah kendaraan yang melintas.

Situasi tersebut berarti urutan pada FP1 belum sepenuhnya mencerminkan kekuatan masing-masing tim ketika memasuki sesi kualifikasi.

Ferrari kemudian menghadapi pekerjaan tambahan setelah FP2 menunjukkan jarak mereka dengan Mercedes semakin melebar.

Leclerc mengakhiri FP2 di posisi keempat dengan selisih 1,126 detik dari Russell.

Hamilton berada tepat di belakangnya dengan jarak 1,318 detik.

Leclerc sendiri mengakui Ferrari masih kekurangan kecepatan setelah menjalani dua sesi latihan di Baku.

Menurut pembalap Ferrari tersebut, tim perlu menganalisis data yang diperoleh pada Kamis malam untuk menemukan peningkatan sebelum kualifikasi.

Situasi itu membuat hasil FP1 Leclerc menjadi semakin menarik karena Ferrari sempat terlihat mampu berada sangat dekat dengan Red Bull dan Mercedes.

Russell memang memimpin sesi tersebut dengan catatan 1 menit 45,387 detik, tetapi selisih empat pembalap teratas hanya 0,437 detik.

Baca Juga: Isack Hadjar Resmi Bertahan di Red Bull hingga 2027, Kembali Dampingi Verstappen di Baku

Verstappen berada di posisi kedua, Leclerc ketiga, sedangkan Hamilton keempat.

Persaingan tersebut kemudian berubah pada FP2 ketika Mercedes meningkatkan kecepatannya dan Russell kembali menjadi pembalap tercepat.

Namun, Ferrari masih memiliki kesempatan memperbaiki performa karena FP3 dan kualifikasi memberikan ruang bagi tim untuk mengoptimalkan setelan mobil.

Kualifikasi GP Azerbaijan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 25 September pukul 12.00 waktu setempat.

Sesi tersebut akan menjadi ujian sebenarnya bagi Ferrari untuk mengetahui apakah kedekatan Leclerc dengan Verstappen pada FP1 dapat dipertahankan ketika seluruh pembalap mengejar catatan satu lap terbaik.

Dengan karakter Baku yang memungkinkan perbedaan waktu sangat kecil di antara pembalap, posisi Leclerc pada FP1 memberikan indikasi bahwa Ferrari belum bisa dikesampingkan dari persaingan barisan depan.

Editor : Adib Turmudzi
Sumber : Formula1.com
GP Azerbaijan 2026 Ferrari F1 FP1 Baku kualifikasi F1 Azerbaijan charles leclerc