RADARBONANG.ID, Baku – Isack Hadjar dipastikan tetap menjadi bagian dari Red Bull Racing untuk Formula 1 musim 2027.
Kepastian tersebut diumumkan Red Bull pada Rabu, 23 September 2026, bertepatan dengan kembalinya Hadjar ke lintasan pada GP Azerbaijan setelah absen dalam tiga seri akibat cedera pergelangan tangan.
Perpanjangan kontrak tersebut sekaligus memastikan komposisi pembalap Red Bull untuk musim 2027.
Hadjar akan kembali menjadi rekan satu tim Max Verstappen, yang sebelumnya telah mendapatkan perpanjangan kontrak hingga akhir musim 2030.
Keputusan mempertahankan Hadjar datang setelah pembalap asal Prancis itu menunjukkan perkembangan positif pada musim keduanya di Formula 1.
Baca Juga: Isack Hadjar Kembali ke Red Bull, Verstappen Dapat Rekan Setimnya di Baku
Sebelum mengalami cedera, Hadjar mencatat tujuh finis beruntun di posisi enam besar sejak GP Miami hingga GP Hungaria.
Rangkaian tersebut termasuk podium di GP Monaco dan menjadi salah satu periode terbaik Hadjar sejak dipromosikan ke tim utama Red Bull pada awal 2026. (formula1.com)
Performa tersebut membuat Red Bull menilai Hadjar mampu beradaptasi dengan tuntutan tim utama meskipun baru menjalani musim keduanya di Formula 1.
Team Principal Red Bull Laurent Mekies menyebut perkembangan Hadjar di dalam maupun luar lintasan menjadi salah satu alasan tim memilih melanjutkan kerja sama.
Hadjar juga dinilai aktif terlibat dalam proses pengembangan mobil bersama para insinyur Red Bull di Milton Keynes.
Namun, pengumuman kontrak tersebut terjadi dalam situasi yang cukup berbeda bagi Hadjar.
Pembalap berusia 21 tahun itu baru kembali mengikuti balapan setelah cedera pergelangan tangan membuatnya harus melewatkan GP Belanda, Italia, dan Spanyol.
Cedera tersebut dialami saat menjalani latihan pada jeda musim panas dan membuat Hadjar membutuhkan waktu pemulihan selama beberapa pekan.
Hadjar mengatakan dirinya telah menjalani pengujian simulator untuk memastikan kondisi pergelangan tangannya cukup kuat sebelum kembali mengemudikan mobil Formula 1.
GP Azerbaijan menjadi balapan pertama Hadjar sejak GP Hungaria pada Juli.
Baca Juga: Williams Bawa Upgrade Besar ke Baku, FW48 Dapat Paket Baru Jelang GP Azerbaijan
Ia akan langsung menghadapi salah satu sirkuit paling menantang dalam kalender Formula 1, dengan kombinasi lintasan lurus panjang dan sektor sempit di kawasan kota tua Baku.
Kondisi tersebut membuat comeback Hadjar tidak hanya menjadi soal mengembalikan ritme balap, tetapi juga menguji kemampuan fisiknya setelah cukup lama tidak mengendarai RB22 dalam kompetisi resmi.
Sementara itu, Verstappen menyambut positif keputusan Red Bull untuk mempertahankan Hadjar.
Pembalap asal Belanda tersebut mengatakan kelanjutan kerja sama dengan Hadjar memberikan kontinuitas bagi tim dan membuat mereka dapat lebih fokus pada balapan.
Verstappen juga menilai Red Bull perlu terus meningkatkan performa mobil karena tim masih berusaha mengejar Mercedes dan McLaren dari sisi kecepatan murni. (formula1.com)
Kembalinya Hadjar juga mengakhiri sementara perubahan susunan pembalap di kubu Red Bull.
Selama tiga seri terakhir, Liam Lawson menggantikan Hadjar di Red Bull dan berhasil mencetak poin pada GP Belanda serta GP Madrid.
Lawson kemudian kembali ke Racing Bulls untuk GP Azerbaijan, sementara Yuki Tsunoda kembali menjalankan peran sebagai pembalap cadangan.
Baca Juga: McLaren Hadirkan Upgrade Aerodinamika di Baku, MCL40 Diuji di Sirkuit Penuh Kompromi
Bagi Hadjar, kontrak baru tersebut memberikan kepastian mengenai masa depannya sekaligus kesempatan untuk melanjutkan proses adaptasi di tim utama.
Namun, tantangan terdekatnya adalah kembali tampil kompetitif setelah absen tiga balapan.
Dengan kontrak hingga 2027 yang sudah dipastikan, perhatian Hadjar kini dapat sepenuhnya diarahkan pada persaingan di lintasan, dimulai dari GP Azerbaijan yang berlangsung hingga Sabtu, 26 September.
Editor : Adib TurmudziSumber : redbullracing.com