RADARBONANG.ID, Portimao – Max Verstappen kembali menjadi sorotan di dunia balap GT3 setelah namanya dikaitkan dengan rencana Verstappen Racing untuk mengikuti seri penutup GT World Challenge Europe Endurance Cup di Portimao, Portugal.
Balapan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 18 Oktober 2026 dan menjadi putaran terakhir Endurance Cup musim ini.
Kemungkinan Verstappen tampil semakin menarik karena agenda tersebut tidak berbenturan dengan kalender Formula 1.
Pada periode tersebut, Formula 1 tidak memiliki balapan sehingga pembalap Red Bull Racing tersebut memiliki ruang untuk kembali mengikuti kompetisi GT3 di luar kesibukannya sebagai pembalap F1.
Namun, hingga 24 September 2026, Verstappen belum dikonfirmasi sebagai bagian dari susunan pembalap Verstappen Racing untuk Portimao.
Baca Juga: Isack Hadjar Kembali ke Red Bull, Verstappen Dapat Rekan Setimnya di Baku
Tim tersebut sepanjang musim ini menggunakan Mercedes-AMG GT3 EVO nomor 3 dengan Chris Lulham, Daniel Juncadella, dan Jules Gounon sebagai line-up Endurance Cup.
Ketiganya tercatat sebagai pembalap penuh Verstappen Racing dalam kejuaraan tersebut.
Situasi berubah menjelang seri penutup karena terdapat potensi benturan jadwal bagi sebagian pembalap.
Juncadella dan Gounon memiliki agenda lain pada periode yang sama di FIA World Endurance Championship, sehingga Verstappen Racing berpotensi harus menyesuaikan komposisi pembalap untuk balapan tiga jam di Portugal.
Kondisi tersebut membuka kemungkinan Verstappen mengambil salah satu kursi yang tersedia.
Sejumlah laporan menyebut Verstappen memang sedang dipertimbangkan untuk mengemudikan Mercedes-AMG GT3 milik timnya sendiri di Portimao.
Namun, keputusan tersebut masih menunggu kepastian susunan pembalap dan belum diumumkan secara resmi oleh Verstappen Racing.
Jika benar tampil, Portimao akan menjadi pengalaman baru bagi Verstappen di GT World Challenge Europe.
Program GT3 yang dijalankan Verstappen Racing musim ini sebenarnya sudah memberikan sejumlah hasil positif tanpa kehadiran langsung Verstappen di balik kemudi.
Baca Juga: Williams Bawa Upgrade Besar ke Baku, FW48 Dapat Paket Baru Jelang GP Azerbaijan
Lulham, Juncadella, dan Gounon telah membawa Mercedes-AMG tersebut meraih kemenangan di Magny-Cours dan podium keseluruhan di Nürburgring.
Di Zandvoort, mobil nomor 3 juga mampu finis kelima pada Race 1 setelah memulai lomba dari posisi ke-27.
Program tersebut merupakan kelanjutan dari keterlibatan Verstappen dalam balap GT yang semakin intensif.
Sebelumnya, ia mengikuti 24 Hours of Nürburgring 2026 dengan Mercedes-AMG GT3 dan berbagi mobil dengan Juncadella, Gounon, serta Lucas Auer.
Balapan Nordschleife menjadi salah satu agenda utama Verstappen di luar Formula 1 musim ini sekaligus bagian dari rencana jangka panjangnya untuk terus aktif dalam balap endurance.
Portimao kemudian dapat menjadi kesempatan berikutnya untuk memperluas pengalaman tersebut.
Sirkuit Algarve memiliki panjang 4,692 kilometer dengan 18 tikungan.
Karakter lintasan yang memiliki perubahan elevasi dan kombinasi tikungan cepat serta lambat akan memberikan tantangan berbeda dibandingkan Nordschleife.
Balapan utama GT World Challenge Europe di Portimao juga dijadwalkan berlangsung selama tiga jam pada Sabtu, 17 Oktober.
Selain Verstappen, nama Alex Palou sebelumnya sempat muncul sebagai calon rekan satu tim dalam pembicaraan mengenai kemungkinan line-up Verstappen Racing di Portugal.
Palou memiliki pengalaman mengendarai Mercedes-AMG GT3 setelah mengikuti Indianapolis 8 Hour pada 2024.
Namun, laporan terbaru menyebut rencana mempertemukan Verstappen dan Palou dalam satu mobil tidak akan terwujud pada finale 2026.
Baca Juga: McLaren Hadirkan Upgrade Aerodinamika di Baku, MCL40 Diuji di Sirkuit Penuh Kompromi
Dengan demikian, perhatian kini lebih tertuju pada siapa yang akan mengisi kursi Verstappen Racing jika Juncadella dan Gounon benar-benar tidak dapat tampil.
Bagi Verstappen, keputusan tersebut juga harus mempertimbangkan jadwal Formula 1 dan persiapan menghadapi sisa musim.
Untuk saat ini, peluang tampil di Portimao masih sebatas kemungkinan.
Meski demikian, fakta bahwa Verstappen Racing akan berlaga di sana dan tim memiliki kebutuhan untuk menyesuaikan line-up membuat nama juara dunia F1 tersebut kembali masuk dalam pembicaraan menjelang penutup musim GT3 Eropa.
Sumber : gt-world-challenge-europe.com