RADARBONANG.ID, Baku – McLaren membawa paket pengembangan baru untuk MCL40 pada Formula 1 GP Azerbaijan 2026.
Pembaruan tersebut menjadi bagian dari upaya tim mempertahankan perkembangan performa setelah menunjukkan peningkatan dalam beberapa seri terakhir.
McLaren mengonfirmasi adanya tambahan komponen aerodinamika pada MCL40 untuk menghadapi karakter Sirkuit Jalan Raya Baku yang berbeda dari sejumlah lintasan sebelumnya.
Selain komponen baru, McLaren juga akan kembali menggunakan konsep H-Wing yang sebelumnya diperkenalkan di Monza. Tim akan mengevaluasi seluruh komponen tersebut selama sesi latihan sebelum menentukan spesifikasi yang digunakan pada kualifikasi dan balapan.
Pembaruan ini memiliki tujuan yang cukup spesifik karena Baku menghadirkan kombinasi karakteristik yang sulit ditemukan dalam satu sirkuit.
Lintasan tersebut memiliki salah satu trek lurus terpanjang dalam kalender Formula 1, tetapi juga memiliki beberapa tikungan dengan kecepatan rendah.
Baca Juga: Jangan Salah Hari, GP Azerbaijan 2026 Digelar Sabtu 26 September, Ini Jadwal Lengkapnya
Kondisi tersebut membuat tim harus mencari keseimbangan antara menghasilkan downforce yang cukup di sektor teknis dan mengurangi hambatan udara ketika mobil memasuki lintasan lurus.
Chief Technical Officer McLaren Rob Marshall menyebut Baku sebagai sirkuit dengan karakter ekstrem. Menurutnya, konfigurasi lintasan membuat pilihan desain dan setup memiliki pengaruh besar terhadap performa keseluruhan mobil.
Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah lantai mobil.
Paket baru McLaren disebut mencakup pengembangan pada bagian floor yang diarahkan untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika sekaligus membantu mobil menghadapi kelemahan di tikungan lambat.
Selain itu, versi terbaru H-Wing akan kembali dipertimbangkan setelah sebelumnya tidak digunakan pada GP Madrid.
Konsep tersebut menjadi salah satu pendekatan McLaren untuk mengatur karakteristik sayap belakang sesuai kebutuhan lintasan. Di Baku, tim harus mempertimbangkan kembali penggunaannya karena kecepatan tinggi di lintasan lurus dapat membuat hambatan udara menjadi faktor penting.
McLaren tidak hanya mengejar peningkatan kecepatan satu putaran melalui paket tersebut.
Tim juga harus memperhatikan pengelolaan ban, rem, serta energi yang digunakan sepanjang lap.
Baca Juga: Kalender F1 2027 Tak Bentrok, Max Verstappen Punya Peluang Kembali Balapan Endurance
Mobil akan tiba di tikungan pertama setelah melaju di lintasan lurus panjang, sehingga temperatur ban dan rem dapat menjadi persoalan tersendiri.
Situasi tersebut membuat keuntungan dari sebuah upgrade tidak otomatis terlihat melalui kecepatan maksimum.
Tim harus menemukan konfigurasi yang memungkinkan MCL40 tetap kompetitif di sektor teknis tanpa kehilangan terlalu banyak waktu ketika memasuki bagian berkecepatan tinggi.
Perkembangan MCL40 sendiri berlangsung secara bertahap sepanjang musim 2026.
McLaren sebelumnya menjelaskan bahwa tim sempat tertinggal dari beberapa rival pada awal musim sebelum menemukan performa tambahan melalui pengembangan pada lantai, sayap, dan sejumlah komponen aerodinamika lainnya.
Tim kemudian melanjutkan siklus pengembangan tersebut setelah musim memasuki paruh kedua.
Performa McLaren juga mulai menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa balapan terakhir.
Lando Norris mencatat tiga pole position dalam empat seri terakhir dan memenangkan dua di antaranya. Hasil tersebut membuat McLaren kembali berada dalam persaingan di bagian depan setelah mengawali musim dengan periode yang lebih sulit.
Namun, paket Baku bukan hanya berkaitan dengan persaingan pada musim 2026.
McLaren juga harus menentukan kapan pengembangan MCL40 dihentikan dan sumber daya mulai dialihkan secara lebih besar kepada mobil musim 2027.
Technical Director McLaren Neil Houldey sebelumnya menjelaskan bahwa tim masih mempertimbangkan pengembangan lanjutan setelah Baku. Keputusan tersebut bergantung pada seberapa besar potensi performa yang masih dapat ditemukan dari mobil saat ini.
Rob Marshall juga menyatakan McLaren masih memiliki alasan untuk melanjutkan pengembangan MCL40 selama peluang meraih kemenangan tetap terbuka.
Dengan demikian, GP Azerbaijan bukan hanya menjadi arena untuk menguji komponen baru.
Baca Juga: Lando Norris Tes Hypercar McLaren di Portimao, Sinyal Baru Menuju Le Mans 2027?
Hasil dari paket tersebut dapat memberikan informasi penting mengenai seberapa jauh MCL40 masih bisa dikembangkan menjelang akhir musim sekaligus membantu tim menentukan pembagian sumber daya untuk proyek berikutnya.
Bagi Norris dan Oscar Piastri, tantangan berikutnya adalah memaksimalkan paket tersebut di lintasan yang memiliki margin kesalahan sangat kecil.
Jika upgrade mampu memberikan tambahan performa tanpa mengorbankan kecepatan di lintasan lurus, McLaren berpeluang mendapatkan data penting dari salah satu sirkuit paling kompleks dalam kalender F1 2026.
Editor : Adib TurmudziSumber : mclaren.com