Lando Norris Tes Hypercar McLaren di Portimao, Sinyal Baru Menuju Le Mans 2027?

Adib Turmudzi • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 11:58 WIB
Lando Norris menjajal McLaren MCL-HY di Portimão dalam persiapan menuju debut McLaren di WEC 2027. Tes ini juga membuka kemungkinan baru bagi Norris di ajang endurance. (www.fiawec.com)
Lando Norris menjajal McLaren MCL-HY di Portimão dalam persiapan menuju debut McLaren di WEC 2027. Tes ini juga membuka kemungkinan baru bagi Norris di ajang endurance. (www.fiawec.com)

RADARBONANG.ID - Lando Norris kembali mencicipi mobil balap di luar Formula 1.

Pembalap McLaren itu menjalani pengujian McLaren MCL-HY di Autódromo Internacional do Algarve, Portimão, Portugal, pada 14 September 2026.

Tes tersebut menjadi bagian dari program pengembangan Hypercar McLaren untuk menghadapi musim 2027 FIA World Endurance Championship (WEC).

MCL-HY dipersiapkan sebagai mobil yang akan membawa McLaren kembali ke kelas tertinggi balap ketahanan internasional, termasuk 24 Hours of Le Mans.

Bagi Norris, pengujian di Portimão bukan sekadar menjalani demonstrasi seperti yang sebelumnya dilakukan di Goodwood Festival of Speed.

Kali ini, pembalap Inggris tersebut terlibat langsung dalam sesi pengembangan mobil bersama tim McLaren Hypercar.

Setelah menjalani satu putaran awal untuk beradaptasi dengan mobil, Norris menyelesaikan 38 lap di sirkuit sepanjang 4,653 kilometer.

Program tersebut mencakup sejumlah item pengembangan sekaligus memberikan kesempatan kepada tim untuk memperoleh masukan dari pembalap yang kini berstatus juara dunia Formula 1.

Baca Juga: WELO Harus Menunggu Lebih Lama, Fanmeeting Ong Seong Wu Jakarta Pindah ke 15 November

Bukan Sekadar Tes Biasa

McLaren memanfaatkan pengalaman Norris sebagai pembalap Formula 1 untuk mendapatkan perspektif berbeda mengenai karakter MCL-HY.

Mobil endurance memiliki karakter yang berbeda dari mobil Formula 1.

Karena itu, masukan dari pembalap yang terbiasa dengan mobil F1 dapat menjadi tambahan dalam proses pengembangan, terutama ketika tim masih menjalani rangkaian pengujian sebelum homologasi.

Norris juga mengaku mendapat pengalaman berbeda dari tes tersebut.

Ia mengatakan sudah bertahun-tahun tidak menjalani pengujian serius dengan mobil selain Formula 1.

Menurut Norris, kesempatan tersebut menjadi pengalaman spesial karena dirinya tetap bisa mencoba sesuatu yang berbeda dalam lingkungan McLaren.

Ia juga berharap masukan dan perspektif yang diberikan dapat membantu tim selama periode pengembangan MCL-HY.

Bersama Dua Pembalap untuk Program WEC

Dalam pengujian di Portimão, Norris bekerja bersama Mikkel Jensen dan Laurens Vanthoor.

Keduanya memiliki pengalaman panjang di balap endurance.

Jensen merupakan pembalap pabrikan McLaren yang telah dipersiapkan untuk program WEC 2027, sedangkan Vanthoor merupakan juara dunia pembalap Hypercar WEC 2024.

McLaren sejauh ini baru mengumumkan dua pembalap untuk program WEC 2027, yakni Jensen dan Vanthoor.

Keduanya menjadi bagian dari fondasi tim yang sedang mempersiapkan MCL-HY sebelum turun dalam kompetisi penuh musim depan.

Vanthoor juga bukan nama asing di Le Mans. Pembalap Belgia tersebut pernah memenangi 24 Hours of Le Mans 2018 di kelas LMGTE Pro dan finis kedua secara keseluruhan pada edisi tahun lalu.

Pengalamannya menjadi salah satu modal penting McLaren ketika memasuki level tertinggi balap ketahanan.

McLaren Bersiap Kembali ke Le Mans

Keterlibatan Norris terjadi ketika proyek MCL-HY memasuki tahap pengembangan yang semakin serius.

McLaren sebelumnya membawa MCL-HY ke hadapan publik dalam Goodwood Festival of Speed.

Setelah itu, program pengujian berlanjut untuk mempersiapkan mobil menghadapi debut WEC 2027.

Kembalinya McLaren ke kelas tertinggi endurance juga memiliki nilai historis.

Pabrikan Inggris tersebut pernah mencatat kemenangan keseluruhan di 24 Hours of Le Mans 1995 melalui McLaren F1 GTR. Kini, lebih dari tiga dekade kemudian, McLaren kembali menyiapkan mobil untuk menghadapi ajang legendaris tersebut.

Kalender WEC 2027 menempatkan 24 Hours of Le Mans pada 12–13 Juni.

Setelah itu, WEC akan melanjutkan musim dengan 6 Hours of São Paulo pada 11 Juli, sebelum menuju Circuit of the Americas, Fuji, dan Bahrain.

Bagaimana Peluang Norris ke Le Mans?

Tes Portimão langsung memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan Norris tampil di Le Mans bersama McLaren.

Ketertarikan tersebut memang terlihat dari pernyataan Norris sendiri. Setelah menyelesaikan pengujian, ia mengatakan tidak sabar untuk kembali mengendarai MCL-HY pada kesempatan berikutnya.

Namun, tes tersebut belum menjadi tanda bahwa Norris telah ditetapkan sebagai pembalap McLaren untuk WEC 2027.

McLaren baru mengumumkan Jensen dan Vanthoor sebagai dua pembalap program 2027.

Baca Juga: NTB Kembali Tembus 10 Besar MTQ Nasional, Delapan Peserta Raih Prestasi di Semarang

Sementara itu, Norris masih memiliki komitmen utamanya di Formula 1 bersama McLaren.

Kalender F1 2027 sendiri terdiri dari 24 seri. Grand Prix Monaco dijadwalkan berlangsung pada 4–6 Juni, sedangkan Le Mans digelar pada 12–13 Juni.

Setelah Monaco, F1 baru kembali menggelar balapan pada 18–20 Juni di Portimão, Portugal.

Jadwal tersebut memang menunjukkan adanya ruang waktu antara Monaco dan Grand Prix Portugal.

Namun, tampil di Le Mans tetap membutuhkan pertimbangan teknis, komitmen tim, persiapan fisik, serta keputusan resmi dari McLaren.

Untuk saat ini, Norris baru terlibat sebagai pembalap yang membantu proses pengembangan MCL-HY.

Tes 38 lap di Portimão menjadi pengalaman penting bagi kedua pihak.

Bagi McLaren, masukan Norris menambah perspektif dalam persiapan menuju WEC 2027.

Sementara bagi Norris, kesempatan tersebut membuka pengalaman baru di luar Formula 1 dan membuat kemungkinan keterlibatannya dalam balap endurance semakin menarik untuk dinantikan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : mclaren.com
WEC 2027 Le Mans 2027 McLaren MCL-HY tes Hypercar McLaren lando norris