Kalender F1 2027 Tak Bentrok, Max Verstappen Punya Peluang Kembali Balapan Endurance

Adib Turmudzi • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 10:56 WIB
Mobil Mercedes-AMG Team Verstappen Racing saat tampil di Nurburgring 24 2026. (Foto: Red Bull Content Pool)
Mobil Mercedes-AMG Team Verstappen Racing saat tampil di Nurburgring 24 2026. (Foto: Red Bull Content Pool)

RADARBONANG.ID - Max Verstappen berpotensi memiliki lebih banyak ruang untuk menjalani balapan endurance pada 2027 setelah kalender Formula 1 musim depan resmi diumumkan.

Kalender F1 2027 yang terdiri dari 24 seri menyisakan sejumlah akhir pekan tanpa benturan langsung dengan beberapa ajang endurance terbesar.

Nürburgring 24 Hours, 24 Hours of Le Mans, dan Spa 24 Hours semuanya berada di antara jadwal Grand Prix Formula 1.

Kondisi tersebut membuka kemungkinan bagi Verstappen untuk kembali menjalani aktivitas balap di luar F1.

Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi bahwa pembalap asal Belanda tersebut akan mengikuti salah satu ajang endurance itu pada 2027.

Ada Jeda di Antara Tiga GP

Kalender F1 2027 menempatkan Grand Prix Kanada pada 21–23 Mei, Monaco pada 4–6 Juni, dan Portugal pada 18–20 Juni.

Di antara tiga seri tersebut terdapat sejumlah balapan endurance penting.

Baca Juga: Kenapa Kita Sering Menguap? Ternyata Bukan Cuma Karena Mengantuk, Ini 5 Penjelasannya

Nürburgring 24 Hours dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Mei. Setelah itu, 24 Hours of Le Mans digelar pada 9–13 Juni, sementara Spa 24 Hours berlangsung pada 24–27 Juni.

Dengan susunan tersebut, ketiga balapan utama itu tidak berlangsung pada akhir pekan yang sama dengan Grand Prix F1.

Bagi pembalap seperti Verstappen, kondisi kalender semacam ini menjadi peluang untuk menambah program balap tanpa harus meninggalkan salah satu seri utama Formula 1.

Nürburgring Jadi Opsi yang Paling Dekat

Nürburgring memiliki kaitan yang cukup kuat dengan Verstappen.

Pada 2026, pembalap Red Bull tersebut menjalani debutnya di Nürburgring 24 Hours menggunakan Mercedes-AMG GT3 Evo bersama Mercedes-AMG Team Verstappen Racing.

Verstappen sebelumnya juga mengikuti balapan di Nordschleife sebagai bagian dari proses persiapan sebelum tampil di ajang 24 jam tersebut.

Debut itu belum berakhir sesuai harapan karena mobil yang dikendarainya mengalami masalah teknis sebelum mencapai finis.

Kondisi tersebut membuat kemungkinan kembali ke Nürburgring menjadi salah satu opsi yang menarik apabila Verstappen ingin melanjutkan program endurance-nya.

Sebelum mengikuti Nürburgring 24 Hours 2026, Verstappen juga sudah menyampaikan keterbukaannya terhadap balapan tambahan di NLS jika kalender Formula 1 memungkinkan.

Dengan jadwal 2027 yang tidak berbenturan langsung dengan Nürburgring 24 Hours, peluang tersebut kembali terbuka.

Spa 24 Hours Juga Masuk Perhitungan

Selain Nürburgring, Spa 24 Hours menjadi ajang lain yang berpotensi masuk dalam agenda Verstappen.

Balapan GT3 tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24–27 Juni 2027.

Posisi waktunya cukup menarik karena berada setelah GP Portugal pada 18–20 Juni dan sebelum GP Inggris pada 2–4 Juli.

Verstappen sebelumnya juga telah menunjukkan ketertarikan terhadap Spa 24 Hours.

Pada 2026, program tersebut belum bisa berjalan sesuai rencana karena jadwal Spa berbenturan dengan agenda Formula 1.

Namun, kalender 2027 memberikan ruang yang jauh lebih longgar.

Verstappen Racing sendiri sudah memiliki keterlibatan dalam balapan GT3, sehingga pengalaman tersebut menjadi salah satu modal jika ia kembali mempertimbangkan ajang endurance di kelas tersebut.

Le Mans Punya Tantangan Berbeda

Nama terbesar dalam daftar tersebut tentu saja 24 Hours of Le Mans.

Balapan endurance legendaris itu dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Juni 2027.

Posisi Le Mans berada di antara GP Monaco pada 4–6 Juni dan GP Portugal pada 18–20 Juni sehingga balapan utamanya tidak bertabrakan dengan F1.

Namun, ada persoalan lain.

Test Day Le Mans dijadwalkan pada 6 Juni, tepat ketika Formula 1 menjalani akhir pekan GP Monaco.

Bagi pembalap yang berstatus rookie di Le Mans, Test Day memiliki kaitan dengan persyaratan partisipasi.

Karena itu, persoalannya bukan sekadar apakah balapan utama bertabrakan dengan F1, tetapi juga bagaimana memenuhi rangkaian persiapan sebelum lomba.

Ada mekanisme dispensasi tertentu bagi pembalap berperingkat Platinum, tetapi hal tersebut tetap membuat rencana debut Verstappen di Le Mans membutuhkan pengaturan lebih lanjut.

Verstappen sendiri sudah pernah mengungkapkan ambisinya untuk suatu saat mengikuti berbagai balapan endurance besar, termasuk Le Mans dan Rolex 24 At Daytona.

Bathurst Juga Berpeluang

Peluang Verstappen tampil di balapan endurance 2027 sebenarnya tidak hanya datang dari tiga ajang tersebut.

Bathurst 12 Hour dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Februari 2027 di Mount Panorama, Australia.

Jadwal tersebut berada sebelum dimulainya musim F1 2027 sehingga tidak berbenturan dengan Grand Prix.

Sejumlah laporan bahkan menyebut penyelenggara Bathurst memiliki ketertarikan untuk menghadirkan Verstappen.

Posisinya menjadi semakin menarik karena tes pramusim F1 2027 baru dijadwalkan pada 24–27 Februari di Bahrain.

Artinya, secara kalender, Bathurst memiliki ruang sebelum aktivitas resmi Formula 1 dimulai.

Namun, sekali lagi, belum ada konfirmasi bahwa Verstappen akan turun di Bathurst.

Kalender Membuka Pintu, Keputusan Tetap di Tangan Verstappen

Susunan kalender F1 2027 memang memberikan lebih banyak peluang bagi Verstappen untuk menjalani balapan tambahan.

Baca Juga: Tak Perlu Kafe Mewah, Warmindo Tetap Jadi Andalan Anak Muda untuk Makan dan Nongkrong

Nürburgring 24 Hours, Le Mans, dan Spa 24 Hours tidak bertepatan dengan Grand Prix Formula 1. Bathurst bahkan berlangsung sebelum musim F1 dimulai.

Namun, jadwal yang memungkinkan tidak otomatis berarti Verstappen akan mengikuti semuanya.

Program endurance membutuhkan persiapan, latihan, komitmen tim, serta pengaturan dengan Red Bull.

Untuk Le Mans, persoalan Test Day juga menjadi faktor tambahan yang harus diperhitungkan.

Karena itu, untuk saat ini belum tepat menyebut Verstappen sudah dipastikan akan kembali ke endurance pada 2027.

Yang sudah terlihat jelas adalah kalender Formula 1 musim depan memberikan lebih banyak ruang dibandingkan sebelumnya.

Jika Verstappen memang ingin memperluas aktivitas balapnya di luar F1, sejumlah jendela pada 2027 kini tersedia. Tinggal menunggu apakah peluang tersebut benar-benar berubah menjadi program balap.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : fia.com
F1 2027 Max Verstappen 2027 Verstappen endurance Le Mans 2027 Nürburgring 24 Hours